Kontribusi Literasi Digital Terhadap Etika Penggunaan Instagram di Kalangan Remaja Perempuan SMA Al-Wildan 14

Authors

  • Khansa Deliylah IPB University
  • Hudi Santoso IPB University
  • Hadiyanto IPB University
  • Enden Darjatul Ulya IPB University
  • Fahmi Fuad Cholagi IPB University

DOI:

https://doi.org/10.53697/jkomitek.v6i1.3308

Keywords:

Literasi Digital, Etika Digital, Media Sosial, Instagram, Remaja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital terhadap etika penggunaan media sosial Instagram pada siswa perempuan SMA Al-Wildan 14. Fenomena meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan remaja sering kali diiringi dengan perilaku yang kurang etis dalam berinteraksi di ruang digital. Literasi digital menjadi aspek penting untuk dipahami, karena tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis dalam mengakses teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, menyaring informasi, serta menjaga kesopanan dan tanggung jawab dalam komunikasi daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner skala Likert kepada siswa perempuan pengguna aktif Instagram.

References

Alfazri, M., & Syahputra, J. (2024). Literasi Digital dan Etika Komunikasi dalam Konteks Media Sosial. Jurnal Syiar-Syiar.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Ayhan, B. (2017). Digital literacy. In Digitalization and Society. https://doi.org/10.3726/978-3-653- 07022-4

Darvin, R. (2025). Platformization, social media, and investing in unequal digital literacy practices. Applied Linguistics Review, ISSN 1868-6303, https://doi.org/10.1515/applirev-2025-0217

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25(Edisi ke-9). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hartl, A. (2024). Empowering Digital Natives: InstaClone - A Novel Approach to Data Literacy Education in the Age of Social Media. SIGCSE 2024 Proceedings of the 55th ACM Technical Symposium on Computer Science Education, 1, 484-490, https://doi.org/10.1145/3626252.3630839

Humaizi (2024). Harmony in virtual space: Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) development communication in creating digital literacy based on religious moderation. Journal of Infrastructure Policy and Development, 8(7), ISSN 2572-7923, https://doi.org/10.24294/jipd.v8i7.4299

Mahendra, B. (2017). Eksistensi sosial remaja dalam Instagram (sebutan perspektif komunikasi). Jurnal Visi Komunikasi, 16(1), 157.

Na, E.Y. (2024). Analysis of the Impact of Active Parental Intervention, Digital Literacy, Online Opportunities, and Self-regulation on Adolescents’ Online Usage. Studies in Computational Intelligence, 1160, 37-47, ISSN 1860-949X, https://doi.org/10.1007/978-3-031-61163-6_4

Ng, W. (2012). Can we teach digital natives digital literacy? Computers & Education, 59(3), 1065–1078. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2012.04.016

Putri, L. (2023). Pengaruh media sosial TikTok terhadap perilaku sopan santun siswa. Jurnal Amal Pendidikan, 4(1), 33–42.

Safitri, A., & Dewi, D. A. (2021). Implementasi nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman generasi milenial dalam bersikap di media sosial. Edupsycouns: Journal of Education, Psychology and Counseling, 3(1), 78–87.

Santoso, S. (2014). Menguasai statistik dengan SPSS 22. Elex Media Komputindo.

Schildhauer, P. (2024). Towards a critical digital literacy framework: Exploring the impact of algorithms in the creation of filter bubbles on Instagram. Born Digital Texts in the English Language Classroom, 89-105, https://doi.org/10.21832/9781800414815-007

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suler, J. (2010). Psychology of the digital age: Humans become electric. Cambridge University Press.

Sulistyowati, F., & Agustina, F. K. (2021). Literasi digital dalam meningkatkan kemampuan wirausaha online pada ibu-ibu KKPA Dusun Jodog Desa Gilangharjo Pandak Kabupaten Bantul. SHARE, 7(2), 59–69.

Syahid, A., Nuraisyah, D., Wulandari, W., & Ramadhan, S. R. (2024). Mengungkap hoaks: Memberdayakan siswa SMP dengan keterampilan berpikir kritis. NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2).

Wilczyński, B. (2025). Physiotherapy students’ trust in social-media physiotherapy influencers: implications for digital-literacy training in medical education. BMC Medical Education, 25(1), ISSN 1472-6920, https://doi.org/10.1186/s12909-025-07760-0

Downloads

Published

2025-12-15

How to Cite

Deliylah, K., Santoso, H., Hadiyanto, Ulya, E., & Cholagi, F. (2025). Kontribusi Literasi Digital Terhadap Etika Penggunaan Instagram di Kalangan Remaja Perempuan SMA Al-Wildan 14. Jurnal Komputer, Informasi Dan Teknologi, 6(1), 9. https://doi.org/10.53697/jkomitek.v6i1.3308

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.