Mengapa Jurnalis Sulit Berserikat? Analisis Literatur Tentang Keterbatasan Serikat Pekerja di Industri Media
DOI:
https://doi.org/10.53697/iso.v5i1.2744Keywords:
Industri Media, Jurnalis, Kebebasan Berserikat, Serikat PekerjaAbstract
Artikel ini mengkaji berbagai literatur yang membahas tantangan pembentukan dan keberlangsungan serikat pekerja di industri media Indonesia. Meskipun serikat pekerja telah terbukti memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan dan perlindungan pekerja di berbagai sektor, kondisi tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam industri media. Jurnalis menghadapi tantangan struktural seperti upah rendah, ketidakpastian kerja, eksploitasi, diskriminasi gender, serta lemahnya perlindungan institusional. Studi ini menemukan bahwa tekanan dari manajemen dan rendahnya kesadaran kolektif menjadi hambatan utama dalam pembentukan serikat. Namun, kasus Dewan Karyawan Tempo menunjukkan bahwa serikat pekerja masih dapat tumbuh dan berfungsi secara efektif jika didukung oleh iklim kerja yang terbuka dan kesadaran bersama. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun penuh tantangan, penguatan serikat pekerja di industri media tetap memiliki peluang untuk dikembangkan.
References
Ahmad, I. F., & Al Ayubbi, S. A. (2024). Kronik Gerakan Serikat Buruh di Indonesia: Peta dan Sejarah. Journal of Social Movements, 1(1), 1-24. https://doi.org/10.62491/jsm.v1i1.2024.1
AJI Indonesia. (2025). Polisi Tindaklanjuti Dugaan Union Busting Serikat Pekerja CNN Indonesia. Aliansi Jurnalis Independen. https://aji.or.id/informasi/polisi-tindaklanjuti-dugaan-union-busting-serikat-pekerja-cnn-indonesia
Archintya, N., & Mediawati, N. F. (2024). Serikat Pekerja sebagai Katalisator Hak dan Kesejahteraan Pekerja di Indonesia. Customary Law Journal, 1(3), 1-9. https://doi.org/10.47134/jcl.v1i3.2959
Ariani, D. W. (2023). Hubungan Industrial (2nd ed.). Universitas Terbuka.
Arifin, S., Riyadi, S., Sasmito, Faisol, E., Sihite, E., & Yuafriza. (2023). Eksploitasi Jurnalis Lepas di Industri Media Indonesia: Sebuah Pemetaan Upah dan Kondisi Kerja Jurnalis Lepas di Indonesia. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia.
Barbash, J. (1984). The Elements of Industrial Relations. 11, 66-78.
Budiaji, W. (2020). Media Unions In Response To Covid-19 In Indonesia. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia.
Eldy, E., Pradhanawati, A., & Nugraha, H. S. (2014). Pengaruh Upah, Peran Serikat Pekerja Terhadap Kesejahteraan Pekerja Melakui Unjuk Rasa Pada Serikat Nasional PSP PT SAI APPAREL INDUSTRIES. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 3(3), 51-60. https://doi.org/10.14710/jiab.2014.5738
Hakim, W. (2016). Strategi Komunikasi Serikat Pekerja Pers dalam Menyelesaikan Konflik Hubungan Industrial di Perusahaan Media. Jurnal Ultimacomm, 8(2), 25-43.
Kalaloi, A. F., Fitriawan, R. A., & Nuraeni, R. (2023). Journalism and Journalists’ Vulnerability during COVID-19 Pandemic in Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 26(3), 311-327. https://doi.org/10.22146/jsp.68466
Kirom, S. (2013). Buruh dan Kekuasaan: Dinamika Perkembangan Gerakan Serikat Pekerja di Indonesia (Masa Kolonial-Orde Lama). Avatara, 1(1), 9-15.
Kurniawan, S., & Sulistyaningrum, E. (2017). Dampak Serikat Buruh Terhadap Tingkat Upah Buruh Sektor Swasta di Indonesia. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 10(2), 193-215. https://doi.org/10.24843/JEKT.2017.v10.i02.p09
Mifatahul Zanah, F. A., Suprihatin, & Wulandari, E. R. (2023). Gender Discrimination by Female Journalists Against Companies in the Media. Digicom: Jurnal Komunikasi dan Media, 3(4), 253 – 260.
Mukhijab. (2018). Pekerja Pers Menjelang Senja Kala Media Cetak. Community, 1(4), 1-14.
Pembayun, E. C., & Yuwono, A. I. (2023). The conventional media's political economy practices in the media convergence era: Case study of labor commodification in TV industry. Informasi, 53(1), 55-68. https://doi.org/10.21831/informasi.v53i1.57013
Rahadi, D. R., Susilowati, E., & Farid, M. (2021). Hubungan Industrial: Konsep dan Teori (1st ed.). CV. Lentera Ilmu Madani.
Rigby, M., & O’Brien-Smith, F. (2010). Trade union interventions in work-life balance. Work, employment and society, 24(2), 203-220. 10.1177/0950017010362145
Salamon, E. (2017). The “Free Press” of Unionized Journalists and Students. Journalism Practice, 1-20. http://www.tandfonline.com/action/showCitFormats?doi=10.1080/17512786.2017
Sandiah, R. S. (2024). Urgensi Peningkatan Kesejahteraan Bagi Profesi Jurnalis Sebagai Bentuk Pemenuhan Hak Tenaga Kerja di Indonesia. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(3), 316-320. https://doi.org/10.5281/zenodo.11765737
Sasmito. (2024). Jalan Hidup Jurnalisme. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia.
Simanjuntak, P. J. (2003). Manajemen hubungan industrial (1st ed.). Pustaka Sinar Harapan.
Suspahariati, Nurcahyani, D., & Zumanita, R. (2022). Pengaruh Organisasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Insentif Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Jatim Autocomp Indonesia. Jurnal Ekonomika45, 10(1), 273-280. https://univ45sby.ac.id/ejournal/index.php/ekonomika
Tirto. (2024). Duduk Perkara Kasus PHK Karyawan CNN Indonesia yang Jadi Sorotan. Tirto.id.
Wulandari, L. S., & Sari, N. P. (2019). Women's journalists in the practice of mass media in Semarang city. Informasi, 49(2), 101-112. https://doi.org/10.21831/informasi.v49i2.27854
Zion, L., Sherwood, M., O'Donnell, P., Marjoribanks, T., & Ricketson, M. (2016). Working for less: the aftermath for journalists made redundant in Australia between 2012 and 2014. Communication Research and Practice, 1-20. http://www.tandfonline.com/action/showCitFormats?doi=10.1080/22041451.2016
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Putri Astrian Surahman, Efi Fadilah, Nunik Maharani Hartoyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



