Distribusi Kekuasaan di Lingkungan Anggota Dewan: Analisis Kajian Literatur Terhadap Proses Pengambilan Keputusan Politik
DOI:
https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3628Keywords:
Distribusi Kekuasaan, Anggota Dewan, Keputusan Politik, Kelompok Pengaruh, Kepemimpinan, Literatur PolitikAbstract
Penelitian ini membahas bagaimana kekuasaan terdistribusi di lingkungan anggota dewan dan bagaimana distribusi tersebut memengaruhi proses pengambilan keputusan politik. Kajian dilakukan melalui analisis literatur dari berbagai penelitian dan buku terbaru terkait dinamika kekuasaan, politik, kepemimpinan kolegial, dan peran kelompok pengaruh. Hasil kajian menunjukkan bahwa distribusi kekuasaan tidak pernah sepenuhnya merata. Faktor yang membentuknya meliputi posisi formal, jaringan politik, kepemimpinan, serta kemampuan anggota membangun pengaruh. Dalam proses keputusan politik, kekuasaan berperan melalui tiga mekanisme: membentuk agenda, menegosiasikan kepentingan, dan membangun koalisi. Literatur juga menekankan pentingnya etika politik dan tanggung jawab sosial agar kekuasaan tidak disalahgunakan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa distribusi kekuasaan di lembaga legislatif merupakan hasil interaksi antara struktur formal dan dinamika informal, yang bersama-sama menentukan kualitas keputusan politik.
References
Ahkami, N., Maesaroh, S., & Asy'ari, H. (2025). Peran politik, kekuasaan, dan manajemen konflik dalam manajemen pendidikan. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 258–268.
Alim, M. S. (2024). Ilmu politik & kebijakan publik. Mega Press Nusantara.
Andriyani, F., Fitriani, N. A., & Ledo, R. (2025). Peran kekuasaan dan politik dalam meningkatkan kinerja. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 3(3), 136–141.
Carayannis, E. G. (2018). Composite innovation metrics: MCDA and the Quadruple Innovation Helix framework. Technological Forecasting and Social Change, 131, 4–17. ISSN 0040-1625. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2017.03.008
Deni, H. A., et al. (2024). Pengantar ilmu politik. Cendikia Mulia Mandiri.
Donaghy, T. Q. (2023). Fossil fuel racism in the United States: How phasing out coal, oil, and gas can protect communities. Energy Research and Social Science, 100. ISSN 2214-6296. https://doi.org/10.1016/j.erss.2023.103104
Donkin, A. (2018). Global action on the social determinants of health. BMJ Global Health, 3. ISSN 2059-7908. https://doi.org/10.1136/bmjgh-2017-000603
El-Khozondar, H. J. (2023). Standalone hybrid PV/wind/diesel-electric generator system for a COVID-19 quarantine center. Environmental Progress and Sustainable Energy, 42(3). ISSN 1944-7442. https://doi.org/10.1002/ep.14049
Hegele, Y. (2021). Federalism and the management of the COVID-19 crisis: Centralisation, decentralisation and (non-)coordination. West European Politics, 44(5), 1052–1076. ISSN 0140-2382. https://doi.org/10.1080/01402382.2021.1873529
Hodson, D. (2020). Going beyond STS education: Building a curriculum for sociopolitical activism. Canadian Journal of Science Mathematics and Technology Education, 20(4), 592–622. ISSN 1492-6156. https://doi.org/10.1007/s42330-020-00114-6
Ioannou, A. (2017). Risk-based methods for sustainable energy system planning: A review. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 74, 602–615. ISSN 1364-0321. https://doi.org/10.1016/j.rser.2017.02.082
Mortreux, C. (2018). Political economy of planned relocation: A model of action and inaction in government responses. Global Environmental Change, 50, 123–132. ISSN 0959-3780. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2018.03.008
Nesbitt, L. (2018). The dimensions of urban green equity: A framework for analysis. Urban Forestry and Urban Greening, 34, 240–248. ISSN 1618-8667. https://doi.org/10.1016/j.ufug.2018.07.009
Nurdiarti, R., & Nastain, M. (2021). Etika dan tanggung jawab sosial politik anggota DPRD Kota Yogyakarta dalam implementasi kebijakan publik. Ettisal: Jurnal Komunikasi, 6(1), 99–113.
Savirani, A., et al. (2025). Pengantar kajian kekuasaan. UGM Press.
Sifat, M. M. H. (2023). Towards electric digital twin grid: Technology and framework review. Energy and AI, 11. ISSN 2666-5468. https://doi.org/10.1016/j.egyai.2022.100213
Sinaga, H. M. (2024). Analisis peran kelompok pengaruh dalam pengambilan keputusan politik. Tugas Mahasiswa FISIPOL, 1(1).
Sparkes, S. P. (2019). Political economy analysis for health financing reform. Health Systems and Reform, 5(3), 183–194. ISSN 2328-8604. https://doi.org/10.1080/23288604.2019.1633874
Suwito, E. P. (2013). Hakikat pendidikan ilmu pengetahuan sosial. Widya Karya.
Swyngedouw, E. (2018). “… And not a single injustice remains”: Hydro-territorial colonization and techno-political transformations in Spain. Water Justice, 115–133. https://doi.org/10.1017/9781316831847.008
Tarigan, R. S. (2024). Konstitusi dan kekuasaan: Studi kasus dalam hukum tata negara. Ruang Karya Bersama.
Trotter, P. A. (2017). Electricity planning and implementation in sub-Saharan Africa: A systematic review. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 74, 1189–1209. ISSN 1364-0321. https://doi.org/10.1016/j.rser.2017.03.001
Wathoni, S. (2024). Implementasi kepemimpinan transformasional dalam sistem kolektif kolegial. Jurnal Pembangunan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana, 6(2), 149–161.




