Pengaruh Job Insecurity terhadap Employee Well-Being pada Era Ketidakstabilan Ekonomi Global

Authors

  • Bonse Aris Mandala Putra Simangunsong Universitas Nusa Putra
  • Rasty Yulia Institut Maritim Prasetiya Mandiri
  • Arwin Universitas Syiah Kuala PSDKU Gayo Lues
  • Dharnita Chandra Institut Maritim Prasetya Mandiri

DOI:

https://doi.org/10.53697/emak.v7i2.4036

Keywords:

Job Insecurity, Employee Well-Being, Ketidakstabilan Ekonomi, Manajemen SDM

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh job insecurity terhadap employee well-being pada karyawan sektor swasta dalam kondisi ketidakstabilan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional untuk menganalisis hubungan antara variabel independen dan variabel dependen secara empiris dan terukur. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria minimal satu tahun masa kerja di wilayah Sukabumi, Jawa Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur menggunakan skala Likert lima poin untuk mengukur persepsi ketidakamanan kerja dan kesejahteraan karyawan secara sistematis. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach’s Alpha di atas 0,60. Selain itu, dilakukan uji asumsi klasik untuk memastikan distribusi data memenuhi persyaratan analisis regresi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak statistik guna meningkatkan akurasi dan konsistensi hasil pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job insecurity berpengaruh negatif dan signifikan terhadap employee well-being (p < 0,05). Nilai koefisien regresi sebesar -0,628 menunjukkan bahwa setiap peningkatan persepsi ketidakamanan kerja akan diikuti oleh penurunan tingkat kesejahteraan karyawan secara konsisten. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,384 mengindikasikan bahwa 38,4% variasi employee well-being dapat dijelaskan oleh job insecurity, sedangkan 61,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian yang tidak dianalisis dalam studi ini. Temuan ini menunjukkan bahwa ketidakamanan kerja merupakan faktor penting dalam menentukan kondisi kesejahteraan psikologis karyawan. Oleh karena itu, organisasi perlu memperkuat kebijakan yang berfokus pada peningkatan kepastian kerja, transparansi komunikasi, serta penyediaan dukungan psikologis guna menjaga stabilitas karyawan secara berkelanjutan di tengah tekanan ekonomi global.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Jalil, N. I., Tan, S. A., Ibharim, N. S., Musa, A. Z., Ang, S. H., & Mangundjaya, W. L. (2023). The Relationship between Job Insecurity and Psychological Well-Being among Malaysian Precarious Workers: Work–Life Balance as a Mediator. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(3), 2758. https://doi.org/10.3390/ijerph20032758

Abidin, D., Rizal, I., Sundari, S., & Pakpahan, M. (2024). Pendekatan Holistik Dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Untuk Meningkatkan Kepuasan Kerja. Jurnal Cakrawala Akademika, 1(3), 924–939. https://doi.org/10.70182/JCA.v1i3.63

Adinata, M. C., & Turangan, J. A. (2023). Pengaruh Motivasi Kerja, Stres Kerja, dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT X. Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan, 5(1), 162–171. https://doi.org/10.24912/jmk.v5i1.22567

Agustini, A. (2024). Analisis Strategi Retensi Karyawan Untuk Mengurangi Turnover Dan Meningkatkan Loyalitas Karyawan. Nobel Management Review, 5(3), 415–428. https://doi.org/10.37476/nmar.v5i3.5081

Amin, R. A., & Pancasati, R. (2022). Pengaruh Job Insecurity Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervering. TMJ (Technomedia Journal), 6(2), 160–172. https://doi.org/10.33050/tmj.v6i2.1753

Astuti, D., & Dhania, D. R. (2022). Work engagement ditinjau dari psychological well-being dan komunikasi interpersonal. Cassava Journal of Social Science, 1(1), 40–50. https://doi.org/10.58959/cjss.v1i1.6

Aula, S., Hanoum, S., & Prihananto, P. (2022). Peran Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Resiliensi Organisasi: sebuah Studi Literatur. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 11(1), 164–170. https://doi.org/10.12962/j23373520.v11i1.67483

Azahra, N., & Hafidz, G. P. (2025). Pengaruh Ketidakamanan Kerja, Ketidakstabilan Kerja Terhadap Kinerja Kerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening. Journal Of Human And Education (JAHE), 5(1), 597–607. https://doi.org/10.31004/jh.v5i1.2154

Bannay, D. F., & Hadi, M. J. (2021). Authentic Leadership and Psychological Well-being at the Workplace: Exploring the Mediating Role of Perceived Job Security. Jurnal Pengurusan, 63, 1–15. https://doi.org/10.17576/pengurusan-2021-63-09

Fadillah, A., Puspa, T., & Survia, D. (2024). Job Satisfaction Dipengaruhi Oleh Psychological Well-Being Dan Di Moderasi Oleh Work–Life Balance Pada Karyawan PT. X. Jurnal Ekonomi Trisakti, 4(2), 2415–2424. https://doi.org/10.25105/jet.v4i2.19613

Gerson, Sangapan, L., Manurung, A. H., & Eprianto, I. (2025). Analisis Kualitatif terhadap Keterikatan Pegawai di Era Pasca Pandemi: Studi Kasus pada Organisasi di Indonesia. Jurnal Bisnis Dan Ekonomi (JBE), 3(2), 522–537. https://doi.org/10.61597/jbe-ogzrp.v3i2.90

Graham, B. A., Sinclair, R. R., & Sliter, M. (2024). Job insecurity and health and well-being: What happens when you really need or love your job? Economic and Industrial Democracy, 45(3), 743–769. https://doi.org/10.1177/0143831X231183981

Lala, A. N. T., Muis, M., Hamid, N., & Reni, A. (2024). Dampak Dimensi Kesejahteraan Karyawan terhadap Hasil Kerja: Studi Integratif tentang Keuangan, Karir, dan Kesehatan. Nobel Management Review, 5(3), 447–461. https://doi.org/10.37476/nmar.v5i3.5110

Maharani, A., Zeifuddin, A., Safitri, D. A., Rosada, H. S., & Anshori, M. I. (2023). Kesejahteraan Mental Karyawan dalam Era Digital: Dampak Teknologi pada Kesejahteraan Mental Karyawan dan Upaya untuk Mengatasi Stres Digital. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN), 2(4), 185–200. https://doi.org/10.58192/ebismen.v2i4.1385

Marcheline, A. R., & Adiati, R. P. (2021). Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kesejahteraan Psikologis pada Karyawan yang Mengalami Job Mismatch. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(2), 1303–1312. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i2.28616

Meda, J., FoEh, J. E. H. J., & Niha, S. S. (2022). Pengaruh Ketidakamanan Kerja, Iklim Organisasi dan Pengembangan Karir terhadap Loyalitas Karyawan yang Dimediasi Oleh Kepuasan Kerja. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 1(2), 392–407. https://doi.org/10.38035/jim.v1i2.50

Mintawati, H., Simangunsong, B. A. M. P., Suhardi, M., Supriyadi, A., Efrida, I., & Louw, R. F. (2023). The Influence of Employee Motivation and Psychology on Job Satisfaction in Companies. Judicious, 4(2), 226–233. https://doi.org/10.37010/jdc.v4i2.1525

Nath, A., Rai, S., Bhatnagar, J., & Cooper, C. L. (2024). Coping strategies mediating the effects of job insecurity on subjective well-being, leading to presenteeism: An empirical study. International Journal of Organizational Analysis, 32(2), 209–235. https://doi.org/10.1108/IJOA-10-2022-3476

Prasetyo, Y. M. (2023). Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Budaya Kaizen, dan Kesejahteraan Terhadap Kepuasan Kerja. Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi (JIBEMA), 1(1), 74–86. https://doi.org/10.62421/jibema.v1i1.8

Riania, P. A., & Nisa, P. C. (2022). Pengaruh Job Insecurity Terhadap Turnover Intention yang dimediasi Job Satisfaction, Affective Organizational Commitment, dan Work Engagement Karyawan Pabrik yang Sudah Menikah. E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis, 23(2), 101–114. https://doi.org/10.29103/e-mabis.v23i2.858

Sinaga, Z. V., Fitri, N. K., & Mangundjaya, W. L. (2024). Peran Kepemimpinan Terhadap Kesejahteraan Psikologis (Psychological Well-Being) Karyawan di Tempat Kerja: Literatur Review. Jurnal Greenation Sosial Dan Politik, 2(3), 392–407. https://doi.org/10.38035/jgsp.v2i3.121

Singh, R., Sharma, A., Gupta, N., Mishra, M., & Kushwaha, R. (2025). Anxiety, mental health, job insecurity and workplace challenges: Exploring the well-being of women gig workers in the gig economy. Mental Health and Social Inclusion, 29(4), 362–381. https://doi.org/10.1108/MHSI-10-2024-0193

Suryani, N. K. (2022). Kepuasan Kerja: Pengaruhnya Dalam Organisasi Tinjauan Teoritis Dan Empiris. Jurnal Imagine, 2(2), 70–81. https://doi.org/10.35886/imagine.v2i2.491

Tupamahu, N., Tewal, B., & Trang, I. (2022). Pengaruh Keseimbangan Kehidupan Kerja, Stres Kerja, Dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Di Era Pandemi Covid-19. Jurnal EMBA, 10(3), 856–866. https://doi.org/10.35794/emba.v10i3.42364

Wibawa, A. M., Purwanto, P., & Rahayu, S. (2024). Pengaruh Iklim Organisasi dan Job Insecurity terhadap Kinerja dengan Psychological well-being sebagai Variabel Mediasi. Co-Value: Jurnal Ekonomi Koperasi Dan Kewirausahaan, 15(1), 32–45. https://doi.org/10.59188/covalue.v15i01.4431

Yunardi, V., & Ie, M. (2023). Pengaruh Motivasi Kerja, Stres Kerja Dan Perilaku Kewargaan Organisasional Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Salah Satu Perusahaan. Jurnal Muara Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 7(1), 164–173. https://doi.org/10.24912/jmieb.v7i1.21978

Downloads

Published

2026-04-23

How to Cite

Simangunsong, B., Yulia, R., Arwin, & Chandra, D. (2026). Pengaruh Job Insecurity terhadap Employee Well-Being pada Era Ketidakstabilan Ekonomi Global. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Dan Keuangan, 7(2), 11. https://doi.org/10.53697/emak.v7i2.4036

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.