Optimalisasi Blue Economy Melalui Ekowisata Mangrove Dalam Mendukung Keberlanjutan Ekonomi di Kabupaten Sumenep
DOI:
https://doi.org/10.53697/iso.v5i2.2781Keywords:
Blue Economy, Ekowistata, Ketahanan Ekonomi, Wilayah PesisirAbstract
Penelitian ini meneliti peran sektor ekonomi biru dalam memperkuat ketahanan ekonomi di wilayah pesisir dan laut. Melalui analisis regresi, ditemukan bahwa variabel ekonomi biru memiliki koefisien positif, menunjukkan kontribusi signifikan terhadap ketahanan ekonomi. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan satu satuan dalam ekonomi biru dapat meningkatkan ketahanan ekonomi sebesar 19,5%, dengan variabel lainnya konstan. Nilai R² sebesar 0,350 menunjukkan bahwa 63,50% variasi dalam ketahanan ekonomi dapat dijelaskan oleh ekonomi biru, sementara 36,50% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti kebijakan fiskal dan moneter, kondisi politik dan sosial, perkembangan teknologi, serta kondisi eksternal seperti perubahan iklim dan dinamika ekonomi. Pengujian regresi linier sederhana memperlihatkan bahwa variabel ekonomi biru memiliki nilai signifikan sebesar 0,000, yang menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan ekonomi. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan sektor ekonomi biru untuk mendukung ketahanan ekonomi yang berkelanjutan, sambil mempertimbangkan berbagai faktor lain yang juga berpengaruh.
References
Alfarizi, M. (2024). Sustainable Blue Economy of the Riau Islands: Challenges, Opportunities, and Strategic Steps Based on the Penta Helix. Jurnal Tata Kelola Pemerintahan, 03(1), 1–15.
Alongi, D. M. (2008). Mangrove forests: Resilience, protection from tsunamis, and responses to global climate change. Coastal and Shelf Science, 76(1), 1–13.
Andika, S. (2025). Implementasi Blue Economy Dan Green Economy Untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada Wisata Mangrove Petengoran Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran). https://repository.radenintan.ac.id/37832/
Aprilia, W., Prakoso, L. Y., & Sudiarso, A. (2022). Strategi Badan Keamanan Laut (Bakamla) dalam Mencegah Terjadinya Kejahatan Transnasional di Perbatasan Negara Ditinjau dari Posisi Strategis Kepulauan Riau. Jurnal Maritim Indonesia (Indonesian Maritime Journal), 10(1), 19–28.
Arifin, Z., Falahudin, D., Saito, H., Mintarsih, T. H., Hafizt, M., & Suteja, Y. (2023). Indonesian policy and researches toward 70% reduction of marine plastic pollution by 2025. Marine Policy, 155. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.marpol.2023.10569 2
Clarke, B., Otto, F., Stuart-Smith, R., & Harrington, L. (2022). Extreme weather impacts of climate change: an attribution perspective. Environmental Research: Climate, 1(1), 012001. https://doi.org/10.1088/2752-5295/ac6e7d
Elayaperumal, V., Hermes, R., & Brown, D. (2019). An ecosystem based approach to the assessment and governance of the Bay of Bengal Large Marine Ecosystem. Deep-Sea Research Part II: Topical Studies in Oceanography, 163, 87–95. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.dsr2.2019.01.001
Fauziah, A. R., Priansyah, T. A., Ferreira, P. D. C., & Pandin, M. Y. R. (2024). Penerapan Blue Economy Pada Pendapatan Sektor Wisata Hutan Mangrove Surabaya. Akuntoteknologi, 16(1), 109–118. https://doi.org/10.31253/aktek.v16i1.3126
Febryaningrum, V., Mayangsari, S. & Pandin. M. Y. R. (2024). Peran Ekonomi Biru Dalam Memperkuat Ketahanan Ekonomi (Studi Kasus Kawasan Wisata Mangrove di Surabaya). 2(3), 67–84. https://doi.org/https://doi.org/10.59024/jumek.v2i3.368.
Kurniawan, F,. et al (2024). Implementasi Social-Ecological Rehabilitation dalam Mensukseskan Program Konservasi Mangrove di Desa Tanjung, Kabupaten Sumenep, Madura. Abdimas Agro-Maritime Journal, 1(2). https://abdimas.ubb.ac.id/index.php/agro-maritim/article/view/10
Hidayah, Z., & Rosyadi, K. (2019). Regional mapping and community development to conserve mangrove forests on the southern coast of Sumenep Madura. The 1st Workshop on Multimedia Education, Learning, Assessment and Its Implementation in Game and Gamification in Conjunction with COMDEV 2018, 56.
Jing, Z. (2020). Legal Issues On Indonesian Marine Plastic Debris Pollution. Indonesia Law Review, 10(1), 87–110. https://doi.org/https://doi.org/10.15742/ilrev.v10n1.592
Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2023). Statistik Kelautan dan Perikanan 2023.
Medina, C. P. (2023). Blue Economy, a New Threat for the Rights of Coastal Communities. Development (Basingstoke), 66(1–2), 123–126. https://doi.org/https://doi.org/10.1057/s41301-023-00376-1
Naibaho, A. A., Harefa, M. S., Nainggolan, R. S., & Alfiaturahmah, V. L. (2022). Investigasi Pemanfaatan Hutan Mangrove dan Dampaknya Terhadap Daerah Pesisir di Pantai Mangrove Paluh Getah, Tanjung Rejo. J-CoSE: Journal of Community Service & Empowerment, 1(1), 22–33. https://doi.org/10.58536/j-cose.v1i1.3
Nansi, M. R., Natalia, M. E., & Rohman, N. R. (2024). Pemulihan ekonomi biru Indonesia pasca pandemi. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(2), 6992–7001.
Nurqalbi, A. (2024). Economy Blue Sebagai Pilar Pembangunan Sosial Ekonomi di Kabupaten Bulukumba. Journal of Comunity Development, 3(3), 46–56.
Pane, D. D. P., E. (2021). Blue economy development framework for Indonesia’s economic transformation. http://saruna.mnu.edu.mv/jspui/handle/123456789/14760
Poti, J., & Hendrayady, A. (2020). Membangun Branding Image Kepulauan Riau sebagai Destinasi Wisata Nasional. Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN), 8(1), 60–78.
Pranatal, E., Basuki, M., Wardhani, N. P., & HM, G. B. (2023). Kegiatan Penanaman Bibit Mangrove Secara Sinergi Untuk Melestarian Ekosistem Pantai di Wilayah pesisir Surabaya. JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian Dan Penerapan IPTEK), 7(2), 183–190. https://doi.org/10.31284/j.jpp-iptek.2023.v7i2.3309
Rachmadiarazaq, R., Khadijah, S. A. R., & Furqan, A. (2023). Rekomendasi Pengelolaan Sampah Pada Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya. Jurnal Kepariwisataan, 22(1), 51–59. https://doi.org/10.52352/jpar.v22i1.955
Ramadhan, F. & Softyana, J. (2025). Pengaruh Dinamika Perubahan Lahan Dan Aktivitas Manusia Terhadap Degradasi Mangrove Serta Implikasi Terhadap Upaya Konservasipesisir: Review Literatur. Edusola : Journal Education, Sociology and Law, 1(1), 486–496. https://publisherqu.com/index.php/edusola/article/view/2264/2027
Rudianto., Bengen, D. G. & Kurniawan. F. (2020). Causes and Effects of Mangrove Ecosystem Damage on Carbon Stocks and Absorption in East Java, Indonesia. Sustainability, 12(24). https://doi.org/10.3390/su122410319.
Saputra, R. A., Sidabutar, Y. F. D., & Tanjung, R. (2024). Peningkatan Aksesibilitas Wisata Alam Pantai Senggiling Dalam Mendukung Keberadaan Potensi Wilayah Di Teluk Sebong Kabupaten Bintan Kepulauan Riau. Jurnal Potensi, 4(1).
Sujantoko, S., Pratikto, W. A., Prastianto, R. W., Maulana, M. I., Rosari Dewi, A. V., Adha, I. A., Analiyah, D. F., Hardian, M. A., & Anggara, D. R. (2023). Kajian Pengembangan Pesisir Kota Surabaya dengan Metode SWOT. Media Komunikasi Teknik Sipil, 29(1), 1–10. https://doi.org/10.14710/mkts.v29i1.43166
Vierros, M. & De Fontaubert, C. (2017). The Potential of the Blue Economy for SIDS and LDCs. World Bank Group. https://coilink.org/20.500.12592/pzzwzx on 23 Jul 2025.
Wuwung, L., Croft, F., Benzaken, D., Azmi, K., Goodman, C., Rambourg, C., & Voyer, M. (2022). Global blue economy governance – A methodological approach to investigating blue economy implementation. Frontiers in Marine Science, 9. https://doi.org/https://doi.org/10.3389/fmars.2022.1043881
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Akis Jasuli, Bondan Dewabrata, Siti Sa'adah, Lailiy Kurnia Illahi, R. Raditya Wira Fabri, Annisa Syakina, Rosnindar Prio Eko Rahardjo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



