Collaborative Governance dalam Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Terlantar di Kota Pekanbaru

Authors

  • Azizah Nefida Aulia Universitas Riau
  • Mimin Sundari Nasution Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.53697/iso.v5i2.3023

Keywords:

ODGJ, Terlantar, Collaborative Governance, Kolaborasi Lintas Sektor, Kesehatan Jiwa, Pelayanan Sosial

Abstract

Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar di Kota Pekanbaru menjadi tantangan sosial yang memerlukan kerja sama lintas sektor. Masih banyak ditemukan gelandangan psikotik akut berkeliaran, keterbatasan fasilitas penampungan pasca pemulihan, serta tingginya jumlah pasien yang tidak dapat direunifikasi sehingga menimbulkan overload di RSJ Tampan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses kolaborasi antar instansi dalam upaya penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar dengan menyoroti bentuk kerja sama, peran masing-masing pihak serta hambatan-hambatan yang muncul dalam upaya penanganan ODGJ terlantar, dengan menggunakan teori Collaborative Governance dari Ansell dan Gash(2008) yang dilihat dari Face to face dialog (Dialog Tatap Muka), Trust Building (Membangun Kepercayaan), Commitment to process (Komitmen Terhadap Proses), Shared Understanding (Saling Memahami), Intermediate Outcome (Hasil Sementara). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara RSJ Tampan, Dinas Sosial Provinsi Riau dan Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Panti Kehidupan Insan Produktif, serta Badan Amil Zakat (BAZNAS) Provinsi Riau sudah terbentuk namun belum berjalan secara optimal, masih banyaknya ODGJ terlantar berkeliaran disekitaran Kota Pekanbaru. Hambatan utama adalah keterbatasan fasilitas dan daya tampung, minimnya pengetahuan masyarakat, stigma negatif dari masyarakat dan keluarga, keterbatasan sumber daya manusia. Saran dari penelitian ini adalah mempercepat pembangunan daya tampung untuk pasien perempuan di UPT Bina Laras, menambah dan meratakan tenaga kesehatan     jiwa, memperkuat sistem penjangkauan dan pendataan ODGJ secara berkelanjutan serta memperkuat edukasi dan literasi kesehatan jiwa di masyarakat

References

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Astuti, R.S., Warsono, H., & Rachim, A. (2020). Collaborative Govenance Dalam Perspektif Administrasi Publik. In Collaborative Govenance Dalam Perspektif Administrasi Publik. Tim DAP Press.

Aziz, B. W., & Wati, F. W. (2024). Collaborative Governance dalam Penanganan Gelandangan dan Pengemis di Butung, Kota Makassar. 11(November), 363–373.

Burlian, P. (2016). Patologi Sosial: Perspektif Sosiologis Yuridis dan Filosofis. Bumi Aksara. https://basyamediautama.com/patologi-sosial/

Daulay, W., Wahyuni, S. E., & Nasution, M. L. (2021). Kualitas HIdup Orang dengan Gangguan Jiwa: Systematic Review. Jurnal Keperawatan Jiwa (JIK): Persatuan Perawatan Nasional Indonesia, 9(1), 187–196. https://doi.org/10.26714/jkj.9.1.2021.187-196

Diah Puspita, S. (2022). Kesehatan Mental Dan Penanganan Gangguannya Secara Islami Di Masa Kini. Jurnal Forum Kesehatan : Media Publikasi Kesehatan Ilmiah , 12, 2–3. http://e-journal.poltekkes-palangkaraya.ac.id/jfk/

Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). An integrative framework for collaborative governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1–29.

Emzir. (2018). Metode Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Raja Grafindo Persada

Engkus, A. R. A., & Alliadzar Hanif, A. T. F. (2021). Buku Mewujudkan GG melalui Pelayanan Publik. Dialektika, 19(1), 1–361

Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Hasanah, N., Maharani, A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., Nuryami, & Waris, L. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin (Issue March). PT. Global Eksekutif Tekhnologi.

Malik, R., Hidir, A., Rukmini, K., & Ghufronudin, G. (2022). Kajian Aksiologi Max Scheler terhadap Persepsi Jemaah Masjid terkait Keberadaan Ruang Terbuka Hijau di Kota Pekanbaru. JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan, 8(1), 149–161.

Malik, R., Hidir, A., Silalahi, N., & Rahmi, S. A. (2023). Manusia Silver dan Seni Jalanan: Manifestasi Ruang Kebebasan Bagi Masyarakat di Perkotaan. Jurnal Intervensi Sosial, 2(2), 10-16.

Mayarni, Almasdi, S., Sofyan, H. S., Amrul, K., Mimin, S. N., Andri, S., & Eka, H. (2022). Tata Kelola Kawasan Mangrove Terintegrasi Dalam Perspektif Governance Di Indonesia. In Universitas Riau (per, Issue January).

Molla, Y., Supriatna, T., & Kurniawati, L. (2021). Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Kampung Wisata Praiijing Di Desa Tebara Kecamatan Kota Waikabu-Bak Kabupaten Sumba Barat. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa, 6(2), 140–148. https://doi.org/10.33701/jipsk.v6i2.1790

Nasrulhaq, N. (2020). Nilai Dasar Collaborative Governance Dalam Studi Kebijakan Publik. Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, 6(3), 395–402. https://doi.org/10.26618/kjap.v6i3.2261

Nisa, N. K., Darmastuti, A., & Budiono, P. (2023). Collaborative Governance Penanganan Orang Dengan Ganggunan Jiwa (ODGJ) di Kota Bandar Lampung. Perspektif, 12(3), 961–970. https://doi.org/10.31289/perspektif.v12i3.9526

Noor, M., Suaedi, F., & Mardiyanta, A. (2022). Collaborative Governance Suatu Tinjauan Teoritis dan Praktik (1st ed.). Bildung.

Nurhidayat, I. (2023). Prinsip-Prinsip Good Governance Di Indonesia. Journal E-Gov Wiyata : Education and Goverment, 1(1), 40–52. https://journal.wiyatapublisher.or.id/index.php/e-govHalaman40

Pedoman Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia

Riau pos. (2024). Heboh, Diduga ODGJ Tanpa Busana di Jalan Tuanku Tambusai. Diakses di: https://riaupos.jawapos.com/pekanbaru/2254045687/heboh-diduga-odgjtanpa-busana-di-jalan-tuanku-tambusai

RRI.co.id. (2024). Pasien rumah sakit jiwa tampan yang dirawat melebihi kapasitas. Diakses dari https://www.rri.co.id/daerah/581474/pasien-rumah-sakit-jiwa-tampan-yangdirawat-melebihi-kapasitas

Rsjiwatampan.riau.go.id. (2024). RSJ Tampan Jalin Kerja Sama Dengan Panti Kesanpro dan Baznas Atasi ODGJ Terlantar. Diakses dari https://rsjiwatampan.riau.go.id/artikel/detail/rsj-tampan-jalin-kerjasama-dengan-panti-kesanpro-dan-baznas-atasi-odgj-terlantar

Rusinani, K. P. D. (2022). Literature Review: Gangguan Mental Depresi Pada Wanita. Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science), 10(3), 103–110. http://ejournal.akbidyo.ac.id/index.php/JIK/article/view/214/135

Safitri, A. H., Widianingsih, I., & Halimah, M. (2017). Koordinasi Dalam Penanganan Gelandangan Pikotik Di Kota Bandung. JANE - Jurnal Administrasi Negara, 2(1), 10–20. https://doi.org/10.24198/jane.v2i1.13678

Scott London. Collaboration and Community. Diunduh dari http://www.scottlondon.com/reports/collaboration.pdf

Simanungkalit, R., & Kadarisman, Y. (2025). Etos Kerja Pemulung Dalam Meningkatkan Pendapatan di Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora , 5(1), 14–14.

Sundari Nasution, M., Zulkarnaini, Z., & Tua Simanjuntak, H. (2023). Collaborative Governance – Can it Achieve Sustainable Development Goals (SDGS) Towards Independent Villages in Strategic Border Areas. Iapa Proceedings Conference, 85. https://doi.org/10.30589/proceedings.2023.882

Tampanguma, K. S., Kalangi, J. A. S., & Rogahang, J. J. (2020). Kolaborasi bisnis terhadap pendapatan pengelolaan captikus di Desa Lalumpe. Jurnal Productivity, 1(4), 322–327. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/productivity/article/view/30063

Vitoasmara, K., Vio Hidayah, F., Yuna Aprillia, R., & Dyah Dewi, L. A. (2024). Gangguan Mental (Mental Disorders). Student Research Journal, 2, 57–68. https://doi.org/10.55606/srjyappi.v2i3.1219

Downloads

Published

2025-09-19

How to Cite

Azizah Nefida Aulia, & Mimin Sundari Nasution. (2025). Collaborative Governance dalam Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Terlantar di Kota Pekanbaru. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(2), 13. https://doi.org/10.53697/iso.v5i2.3023

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.