Problematika Legislasi Undang-Undang KUHP Baru: Antara Modernisasi Hukum Pidana dan Kontroversi Publik

Authors

  • Kaharuddin Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Andreana Adinegoro Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Fildza Nazhifah Kamila Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Nabila Azzahra Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3346

Keywords:

KUHP Baru, Modernisasi Hukum Pidana, Politik Hukum, Kontroversi Legislasi, HAM

Abstract

Pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 menandai fase penting pembaruan hukum pidana Indonesia setelah lebih dari satu abad menggunakan kodifikasi kolonial. Penelitian ini bertujuan menganalisis problematika legislasi KUHP baru dengan menelaah secara komprehensif ketegangan antara agenda modernisasi hukum pidana dan gelombang kontroversi publik yang muncul sejak proses penyusunannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif yang dikombinasikan dengan analisis sosio-legal untuk memahami hubungan antara rumusan norma, dinamika politik hukum, serta respons masyarakat.Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, sejumlah ketentuan seperti penghinaan presiden, kriminalisasi kesusilaan, dan pasal yang menyentuh ranah privat berpotensi bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia, kebebasan sipil, dan standar hukum pidana modern. Kedua, proses legislasi mencerminkan kontestasi antara kepentingan progresif yang mendorong modernisasi dan kelompok konservatif yang mempertahankan nilai moral tertentu, sementara partisipasi publik masih bersifat informatif dan belum memenuhi standar partisipasi bermakna. Ketiga, kontroversi substansial dan prosedural tersebut menimbulkan tantangan terhadap legitimasi demokratis dan efektivitas implementasi KUHP baru menjelang pemberlakuannya pada 2026. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun KUHP baru memuat sejumlah elemen progresif seperti penguatan keadilan restoratif dan perluasan perlindungan korban, berbagai ketentuan kontroversial berpotensi menghambat tujuan reformasi hukum pidana. Oleh karena itu, diperlukan revisi terhadap pasal bermasalah, peningkatan transparansi serta partisipasi publik dalam penyusunan regulasi turunan, dan strategi sosialisasi yang sistematis agar implementasi KUHP baru dapat berlangsung secara adil, demokratis, dan responsif terhadap dinamika sosial.

References

Alfatdi, A. R., Cahyani, I. A. R., & Khusnannisa, S. (2022). Menelisik Lebih dalam Pengaturan Tindak Pidana Perzinahan dalam RKUHP Melalui Berbagai Pandangan. Jurnal Studia Legalia: Jurnal Ilmu Hukum. (2022). Volume 3, nomor 1, Oktober 2022, 33–39

Analisis terhadap KUHP baru Indonesia. (2025). Indonesian Journal of Law and Justice, 2(4), 1-10. https://journal.pubmedia.id/index.php/lawjustice/article/view/4135

Awaluddin, S. (2024). Keadilan restoratif: Konsep dan pengaturannya dalam sistem hukum Indonesia (Vol. 1).

Cahyani, H., Firdaus, I. N., Sitanggang, J. E., & Irawan, F. (2022). Kebijakan pasal pasal kontroversial dalam RUU KUHP ditinjau dari perspektif dinamika sosial kultur masyarakat Indonesia. Journal of Law, Administration, and Social Science, 2(2), 81–90. https://doi.org/10.54957/jolas.v2i2.175

Capital punishment in the perspective of the national criminal code. (n.d.). Indonesian Journal of Law and Justice. https://journal.pubmedia.id/index.php/lawjustice/article/download/4337/4137/13097

Dinamika politik hukum dalam pembentukan KUHP baru. (n.d.). E-Journal Cahaya Ilmu Bangsa. https://ejournal.cahayailmubangsa.institute/index.php/causa/article/view/1451

Heliany, I., Widowati, W., & Sihotang, M. (2023). The pluralism of Indonesian criminal law: Implications and orientations in the post-new criminal code. SASI, 29(3), 514–523. https://doi.org/10.47268/sasi.v29i3.1494

Hermanto, B. (2025). Questioning the role of adat criminal law in KUHP baru. Sriwijaya Law Review. https://journal.fh.unsri.ac.id/index.php/SCLS/article/view/4727

Hukum pidana Indonesia dalam perspektif KUHP baru. (n.d.). Jurnal Press. https://ejournal.amertamedia.co.id/index.php/press/article/download/582/298

ICJR. (2016). Envisioning Indonesian penal code reform. Diplomatic Brief Edition. https://icjr.or.id/wp-content/uploads/2016/03/Envisioning-Indonesian-Penal-Code-Reform.pdf

Irza, M. Y. (2025). Paradigma modern KUHP nasional terhadap tindak pidana. Jurnal Era Publikasi. https://jurnal.erapublikasi.id/index.php/JEL/article/download/1552/969

Kusnadi, E. (2022). Decolonization of criminal law in Indonesia: The influence of criminal law colonialism in the new criminal code. International Journal of Sociology & Law (IJSL), 2(1), 177–191.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2023). Putusan MK Nomor 7 Tahun 2023.

Mansar, A. (2023). Harmonization of Indonesian criminal law through the new criminal code. Journal of Law and Social Sciences. https://ojs.journalsdg.org/jlss/article/view/2381

Mubarok, N. (2024). Sejarah perkembangan hukum pidana di Indonesia: Menyongsong kehadiran KUHP 2023 dengan memahami dari aspek kesejarahan pendahuluan sampai pada masa-masa seperti ini dalam beberapa periode, bangsa Indonesia, 27(1).

Nadianti, E., & Kusumo, B. A. (2025). Politik hukum pidana dalam pembaharuan hukum pidana nasional: Analisis terhadap KUHP baru Indonesia (No. 4, pp. 1–10).

Nasution, M. I. (2024). Kajian literatur atas KUHP baru. Judge: Jurnal Hukum. https://journal.cattleyadf.org/index.php/Judge/article/view/507

Palasenda, N. F. (2025). Implikasi pasal 240 KUHP terhadap kebebasan berpendapat. Jurnal Hukum Unkris. https://ejournal.hukumunkris.id/index.php/binamulia/article/download/1001/266

Paradigm shift of death penalty regulation in the new criminal code. (n.d.). E-Journal of Law and Humanity. https://ejlh.jurnal.unej.ac.id/index.php/ejlh/article/download/45809/14595

Pembaruan hukum pidana melalui penerapan prinsip insignifikansi. (2025). Jurnal Hukum dan Ekonomi. https://journals.kaka.co.id/index.php/jhe/article/view/7

Pembaruan sistem pemidanaan di Indonesia: Kajian literatur atas KUHP baru. (2024). Judge: Jurnal Hukum. https://journal.cattleyadf.org/index.php/Judge/article/download/507/353

Pengaturan pedoman pemidanaan KUHP baru. (n.d.). Jurnal Hukum DPR RI. https://jurnal.dpr.go.id/index.php/hukum/article/download/4573/pdf

Problematika kriminalisasi kohabitasi dalam KUHP baru. (2025). Lembaga Bantuan Hukum Pengayoman Unpar. https://lbhpengayoman.unpar.ac.id/problematika-kriminalisasi-kohabitasi-dalam-kuhp-baru/

Rahmawati, S. D., Andrian, Z., Universitas Islam Indonesia, & Universitas Gadjah Mada. (2025). Telaah Undang-Undang KUHP baru dalam perspektif politik hukum.

Reform of Indonesian criminal law reviewed from Law Number 1 of 2023. (n.d.). International Journal of Sharia Law. https://international.appihi.or.id/index.php/IJSL/article/download/330/442/1719

Reformasi hukum pidana di era digital: Analisis terhadap KUHP baru. (2025). Repository Universitas Kristen Indonesia. http://repository.uki.ac.id/20245/

Rizki, A. (2025). Tantangan perubahan dan perkembangan KUHP baru di Indonesia (Repository UKI).

Sutikno, A. (2024, Desember). Yang baru soal asas legalitas dalam KUHP baru. dandapala.com. https://dandapala.com/opini/detail/yang-baru-soal-asas-legalitas-dalam-kuhp-baru

Tinjauan kritis terhadap kesesuaian KUHP baru. (n.d.). Jurnal Locus Media. https://jurnal.locusmedia.id/index.php/jalr/article/download/478/273/663

Transformasi penegakan hukum pidana dalam KUHP baru. (2025). Dandapala Journal. https://dandapala.com/article/detail/transformasi-penegakan-hukum-pidana-dalam-kuhp-baru

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). LN 2023/No. 1.

Downloads

Published

2025-12-09

How to Cite

Kaharuddin, Adinegoro, A., Kamila, F., & Azzahra, N. (2025). Problematika Legislasi Undang-Undang KUHP Baru: Antara Modernisasi Hukum Pidana dan Kontroversi Publik. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 6(1), 12. https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3346

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 14 15 16 17 18 19 20 21 22 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.