Pengelolaan Potensi Konflik Kepentingan antara Ruang Redaksi Katadata dan Unit Bisnis Katadata Insight Center
DOI:
https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3618Keywords:
Konflik Kepentingan, Independensi Media, Pagar Api, Bisnis MediaAbstract
Penelitian ini menganalisis pengelolaan potensi konflik kepentingan antara ruang redaksi Katadata dan unit bisnis Katadata Insight Center (KIC) sebagai unit riset berbasi data. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, analisis dokumen internal, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi konflik kepentingan muncul dalam bentuk permintaan eksposur klien, keberatan terhadap pemberitaan. serta tekanan terhadap penyesuaian hasil riset. Katadata mengelola potensi konflik kepentingan melalui pemisahan fungsi editorial dan komersial, sentralisasi pengambilan keputusan pada level pimpinan, penerapan sistem verifikasi berlapis, serta penggunaan kontrak kerja sebagai batas etis dalam praktik riset KIC. Temuan ini menunjukkan bahwa konflik kepentingan dalam media digital berbasis data tidak dapat dihindari, namun dapat dikelola secara sistematis untuk menjaga kredibilitas jurnalistik dan keberlanjutan bisnis media.
References
Achmad, Z. A. (2022). Perbandingan Sistem Pers dan Sistem Pers Indonesia. Sahaja.
Asprila, A., & Maharani, N. (2019). Jurnalisme Data Dalam Digitalisasi Jurnalisme Investigasi Tempo. Kajian Jurnalisme, 2. https://doi.org/10.24198/jkj.v2i2.21362
Azzahra, K. N., & Priambodo, G. (2024, Agustus 2). Dinamika Transformasi Media. Jurnal Ilmu Komunikasi Balayudha, 4, 109-122.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.
Davis, M., & Stark, A. (2001). Conflict of interest in the professions. Oxford University Press.
Dewan Pers. (2023). Hasil Survei Indeks Kemerdekaan Pers 2023.
Dirgantara, H., Supriadi, D., & Besman, A. (2020). Motif Pelanggan Dalam Menggunakan Kompas.id Sebagai Layanan Media Digital Berbayar. Kajian Jurnalisme, 03.
Ejaz, D. W., Mukharjee, M., & Feltcher, D. R. (2025, December 4). Climate change news audiences report 2025: Analysis of news use and attitudes in eight countries. Reuters Institute.
Kovach, B. (2003). Elemen-elemen jurnalisme: apa yang seharusnya diketahui wartawan dan yang diharapkan publik. Institut Studi Arus Informasi.
Laub, R., Miller, K. M., & Skiera, B. (2024, April 14). The Economic Value of User Tracking for Publishers. SSRN. https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=4251233
Masduki, Prastya, N. M., Yusuf, I. A., & Ningsih, I. N.D.K. (2024, July 01). Understanding Business Model of Digital Journalism in Indonesia. Kajian Jurnalisme, 08.
McQuail. (2005). Mass Communication Theory. Sage PUBLICATIONS, 5.
Musfialdy. (2019, Februari). Independensi Media: Pro-Kontra Objektivitas dan Netralitas Pemberitaan Media. Jurnal Riset Komunikasi, 2.
Riyanto, A. D. (2021, Agustus). Hootsuite (We Are Social): Indonesia Digital Report 2021. Andi.link.
Siregar, Z. (2023, Juli-Desember). EKSISTENTENSI MEDIA CETAK DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN MEDIA ONLINE (STUDI PADA HARIAN WASPADA MEDAN). Jurnal Judika, 1.
Spijker, A. v. '. (2014). The New Oil: Using Innovative Business Models to Turn Data Into Profit. Technics Publications.
Utami, P. (2017). Data Journalist, A Hope For Indonesia's Quallity Journalism in The Digital Era? Media and Mass Communication, 2.
Yusuf, A. J., & Ahmad, N. (2020). Produk Jurnalisme Data di Media Digitall pada Masa Pandemi. Jurnal Studi Komunikasi dan Media, 40-45.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahmita Adinda Rizky, Nunik Maharani, Ika Merdekawati Kusmayadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



