Analisis Tingkat Kesehatan Bank dengan Metode RGEC, Efisiensi, Stabilitas Keuangan, dan Prediksi Kebangkrutan Pada Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) Tahun 2020-2024

Authors

  • Umiyati Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Dinar Jauharah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Defina Thiharani Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Aditya Mirza Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.53697/emak.v7i1.3394

Keywords:

RGEC, Efisiensi, Z-Score, Kebangkrutan, Perbankan Syariah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai Tingkat Kesehatan, efisiensi opersional, stabilitas keuangan, dan potensi kebangkrutan Bank Riau Kepri Syariah periode 2020-2024. Tingkat Kesehatan dinilai menggunakan metode RGEC melalui penilaian risiko kredit dan likuiditas (NPF dan FDR), kualitas tata Kelola (GCG), profitabilitas (ROA, ROE, BOPO, NI), serta kecukupan modal menggunakan CAR. Efisiensi opersional diukur dengan pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) menggunakan CRS,VRS, dan efisiensi skala. Stabilitas keuangan dianalisis melalui dua metode Z-Score, sementara potensi kebankrutan dievaluasi dengan model Frover, Springate, Zmijewski, dan Altman Z-Score. Seluruh data merupakan data sekunder dari laporan keuangan dan laporan GCG, yang kemudian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tingkat Kesehatan bank berada pada kategori sangat sehat selama 2020-2022, tetapi menurun menjadi sehat pada 2023-2024 akibat penurunan profitabilitas, peningkatan beban operasional, dan peringkat GCG yang cenderung stagnan. Efisiensi opersional mencapai Tingkat efisien penuh pada 2020,2022, dan 2024, sementara tahun 2021 dan 2023 menunjukan inefisiensi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan proporsi input dan output. Hasil pengukuran stabilitas melalui Z-Score menunjukan nilai yang tinggi dan konsisten, menandakan kondisi bank yang stabil serta memiliki ketahanan terhadap potensi distress. Seluruh model prediksi kebangkrutan menunjukan kondisi aman, ditandai dengan nilai Grover, Springate, Zmijewski, dan Altman yang berada jauh diatas batas risiko. Secara keseluruhan, Bank Riau Kepri Syariah memiliki ketahanan keuangan yang kuat, meskipun tetap membutuhkan peningkatan profitabilitas, efisiensi, dan tata Kelola untuk menjaga keberlanjutan kinerja

Downloads

Download data is not yet available.

References

Altman, E. I. (1998). Financial ratios, discriminant analysis and the prediction of corporate bankruptcy. Journal of Finance, 23(4), 589–609.

Aprilia, W., Hapsari, N., & Karawang, S. (2021). Studi Kasus Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020. 16(2), 1–15.

Baita, A. J., Umar, U. H., & Shawai, J. S. (2024). Islamic banking and financial development: A theoretical perspective. International Journal of Islamic Economics and Finance, 7(2), 143–159.

Bank Indonesia. (2004). Peraturan Bank Indonesia Nomor 6/10/PBI/2004 tentang Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Jakarta: Bank Indonesia.

Bank Indonesia. (2007). Peraturan Bank Indonesia Nomor 9/1/PBI/2007 tentang Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Berdasarkan Prinsip Syariah. Jakarta: Bank Indonesia.

Bank Indonesia. (2011). Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/1/PBI/2011 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Jakarta: Bank Indonesia.

Bank Indonesia. (2011). Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 13/24/DPNP tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Jakarta: Bank Indonesia.

Bank Riau Kepri Syariah. (2020–2024). Laporan Keuangan Tahunan. Pekanbaru: Bank Riau Kepri Syariah.

Banker, R. D., Charnes, A., & Cooper, W. W. (1984). Some models for estimating technical and scale inefficiencies in data envelopment analysis. Management Science, 30(9), 1078–1092.

Butt, U., & Chamberlain, T. (2025). Conceptualizing asset quality and risk management in Islamic banking. Journal of Risk and Financial Management, 18(6), 308.

Charnes, A., Cooper, W. W., & Rhodes, E. (1978). Measuring the efficiency of decision-making units. European Journal of Operational Research, 2(6), 429–444.

Coelli, T., Rao, D. S. P., O’Donnell, C., & Battese, G. (2005). An Introduction to Efficiency and Productivity Analysis. Springer.

Fakhrunnas, F., Boubechtoula, Y., Nahda, K., & Hoque, M. R. (2024). Islamic bank stability and efficiency: A cross-country analysis. Economic Journal of Emerging Markets, 16(2), 114–124.

Farrell, M. J. (1957). The Measurement of Productive Efficiency. Journal of the Royal Statistical Society, Series A, 120(3), 253–290.

Fauzan, M., Hardana, A., Nasution, A. A., & Pasaribu, M. (2021). Analisis Perbandingan Metode Camels Dan Metode Rgec Dalam Menilai Tingkat Kesehatan PT . 6(30), 815–832.

Fitriano, Y., & Sofyan, R. M. (2019). Analisis tingkat kesehatan bank dengan penerapan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings dan Capital) pada PT Bank Bengkulu. Management Insight, 14(1), 73–91.

Humairah, N., et al. (2023). Profitability indicators and theoretical approaches in Islamic banking. Unisia, 45(1).

Kasmir. (2008). Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: PT. Raja Grafindo.

Kusuma, H., & Wibowo, A. (2018). Analisis efisiensi perbankan di Indonesia menggunakan pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA). Jurnal Keuangan dan Perbankan, 22(1), 45–56.

Mutia, E. (2014). Analisis Tingkat Kesehatan Bank dengan Metode CAMEL dan RGEC. Jurnal Akuntansi & Keuangan, 5(1), 45–57.

Nugrohowati, R. N. I. (2024). Is COVID-19 relevant for Islamic banking performance? A conceptual and empirical review. Etikonomi.

Nurcahyani, A., Syarifudin, E., & Nani. (2022). Efficiency of Islamic banks in Indonesia: Service coverage, business size, financing and profitability. Journal of Finance and Islamic Banking, 5(2).

Otoritas Jasa Keuangan. (2014). POJK Nomor 8/POJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Jakarta: OJK.

Safiullah, M. (2021). Stability efficiency of Islamic and conventional banks: Concepts and measurement. Journal of Banking & Finance.

Sealey, C. W., & Lindley, J. T. (1977). Inputs, outputs, and a theory of production and cost at depository financial institutions. Journal of Finance, 32(4), 1251–1266.

Sholichah, M., Jihadi, M., Widagdo, B., Mardiani, N., Nurjannah, D., & Aulia, Y. (2021). The effect of RGEC and EPS on stock prices: Evidence from commercial banks in Indonesia. Journal of Asian Finance, Economics and Business, 8(8), 67–74. https://doi.org/10.13106/jafeb.2021.vol8.no8.0067

Stella, L. A. (2020). Analysis of Bank Rating with RGEC Method. 143(Isbest 2019), 240–245.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2025-12-11

How to Cite

Umiyati, Jauharah, D., Thiharani, D., & Mirza, A. (2025). Analisis Tingkat Kesehatan Bank dengan Metode RGEC, Efisiensi, Stabilitas Keuangan, dan Prediksi Kebangkrutan Pada Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) Tahun 2020-2024. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Dan Keuangan, 7(1), 18. https://doi.org/10.53697/emak.v7i1.3394

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.