Keberagaman Gender Direksi, Kompensasi Eksekutif, dan Kualitas Audit terhadap Kecurangan Laporan Keuangan
DOI:
https://doi.org/10.53697/emak.v7i1.3497Keywords:
Kualitas Audit, Skor M Beneish, Kompensasi Eksekutif, Keberagaman Gender, Kecurangan KeuanganAbstract
Kecurangan laporan keuangan mengancam stabilitas pasar modal, terutama di sektor consumer non-cyclicals BEI yang stabil namun rentan tekanan kinerja, seperti kasus Garuda Indonesia dan Indofarma. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh keberagaman gender direksi (Blau Index), kompensasi eksekutif, dan kualitas audit terhadap kecurangan laporan keuangan (M-Score Beneish). Menggunakan pendekatan kuantitatif kausal komparatif dengan data sekunder dari 55 perusahaan (165 observasi) periode 2022-2024, dipilih purposive sampling dari populasi 131 perusahaan. Instrumen mencakup proksi variabel dianalisis regresi data panel Random Effect Model (REM) via EViews 12, dengan uji asumsi klasik dan hipotesis t/F. Hasil menunjukkan kualitas audit berpengaruh negatif signifikan (koefisien -1.50, p=0.000), sementara keberagaman gender dan kompensasi eksekutif tidak signifikan secara parsial, meski simultan signifikan (Adjusted R²=0.145). Kesimpulan merekomendasikan penguatan audit Big Four dan kuota wanita di board minimal 30% bagi OJK.
Downloads
References
Aryati, T. (2023). Triangulasi data sekunder untuk reliabilitas penelitian keuangan. Jurnal Akuntansi Trisakti, 10(2), 45-60.
Association of Certified Fraud Examiners. (2024). 2024 Report to the Nations: Occupational fraud 2024. A report to the nations. https://www.acfe.com/-/media/files/acfe/pdfs/rttn/2024/2024-report-to-the-nations.pdf
Cressey, D. R. (1953). Other people's money: A study in the social psychology of embezzlement. Free Press.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Emzir. (2022). Metode penelitian kualitatif: Pendekatan kausal dalam analisis empiris. Penerbit Pendidikan Indonesia.
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305-360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X[4]
Lastanti, H. (2020). Pengaruh kesempatan terhadap kecurangan pelaporan keuangan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 17(1), 78-92. https://journal.prasetiyamulya.ac.id/journal/index.php/saki/article/download/496/426/
Lastanti, H. (2024). Purposive sampling dalam studi keuangan BEI. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 12(1), 112-128.
Malau, R., & Aryati, T. (2023). Financial stability dan perubahan auditor sebagai pemicu fraud. Jurnal Manajemen Keuangan, 8(3), 200-215.
Siregar, S. V. (2024). Efek gender diversity terhadap fraud di sektor consumer Indonesia. Jurnal Akuntansi Indonesia, 15(1), 34-50.
Sudaryono. (2022). Regresi panel untuk estimasi BLUE: Aplikasi EViews. Penerbit Ekonomi Universitas.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tantri, N. (2023). Ukuran KAP dan spesialisasi industri terhadap fraud. Jurnal Auditing Indonesia, 9(2), 150-167.
Zalata, A. M., Tauringana, V., & Tingbani, I. (2022). Gender diversity and bank misconduct. Journal of Corporate Finance, 67, Article 102278. https://doi.org/10.1016/j.jcorpfin.2020.102278
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Aprilia Herlena, Titik Aryati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



