Persepsi Pedagang Terhadap Program Pasar SIAP QRIS di Pasar Tradisional Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman
DOI:
https://doi.org/10.53697/emak.v7i2.3887Keywords:
Persepsi Pedagang, Program Pasar SIAP QRIS, Technology Acceptance Model, Pasar Tradisional SicincinAbstract
Program Pasar SIAP (Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai) QRIS merupakan inisiatif Bank Indonesia Kementerian Perdagangan untuk mendorong adopsi pembayaran digital di pasar tradisional. Meskipun fasilitas QRIS telah diberikan kepada pedagang, tingkat penggunaan berkelanjutan di lapangan masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pedagang terhadap implementasi Program Pasar SIAP QRIS di Pasar Tradisional Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman, dengan menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert empat tingkat kepada pedagang yang telah memperoleh fasilitas QRIS. Variabel yang dianalisis meliputi Perceived Ease of Use (PEOU), Perceived Usefulness (PU), Attitude Toward Using (ATT), dan Behavioral Intention to Use (BITU). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata untuk menggambarkan kecenderungan persepsi responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel TAM berada pada kategori buruk. Persepsi kemudahan penggunaan (PEOU) dan persepsi kebermanfaatan (PU) memperoleh nilai rata-rata rendah, yang berdampak pada sikap pedagang terhadap penggunaan QRIS (ATT) serta niat penggunaan berkelanjutan (BITU) yang juga rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pedagang belum merasakan kemudahan dan manfaat QRIS secara optimal dalam aktivitas perdagangan sehari-hari. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Program Pasar SIAP QRIS tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi sangat bergantung pada tingkat penerimaan dan penggunaan aktual oleh pedagang. Oleh karena itu, diperlukan strategi implementasi yang menekankan peningkatan literasi digital, pendampingan teknis, serta komunikasi manfaat QRIS yang lebih kontekstual bagi pedagang pasar tradisional.
Downloads
References
Al Fajri, A. B., Herlambang, A. D., & Wijoyo, S. H. (2018). Evaluasi kualitas dan kesuksesan sistem informasi Batu Among Tani Teknologi (BATT) dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) dan DeLone & McLean. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 3(2), 1540–1549.
https://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/4425
Amartha. (2024). Apa itu QRIS? Berikut pengertian, tujuan, dan manfaatnya.
https://amartha.com/blog/work-smart/apa-itu-qris-pengertian-tujuan-manfaat/
Anggreani, W. P., Wolor, C. W., & Marsofiyati. (2023). Analisis penerapan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada Kantin Baru Universitas Negeri Jakarta. SANTRI: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 1(5), 58–71.
https://doi.org/10.61132/santri.v1i5.44
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.
https://doi.org/10.2307/249008
Dwipayanti, K. D., Latupeirissa, J. J. P., Antari, N. P. B. W., & Maheswari, A. A. I. A. (2025). Model penerimaan teknologi QRIS pada pedagang pasar tradisional Kumbasari: Refleksi dari e-government. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(3), 6601–6611.
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.3002
Fatmawati, E. (2015). Technology Acceptance Model (TAM) untuk menganalisis sistem informasi perpustakaan. Iqra’: Jurnal Perpustakaan dan Informasi, 9(1), 1–13.
http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/iqra/article/view/66
Hanina, A. (2021). Efektivitas penggunaan QRIS pada transaksi penjualan Potato Life di Roxy Jember (Undergraduate thesis). Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
https://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/9626/
Kristanty, D. N. (2024). Tren dan tantangan keamanan bertransaksi dengan QRIS dalam era transformasi sistem pembayaran digital. Syntax Admiration, 5(10), 3923–3933.
Mahendra, I. (2016). Penggunaan Technology Acceptance Model (TAM) dalam mengevaluasi penerimaan pengguna terhadap sistem informasi pada PT ARI Jakarta. Jurnal Sistem Informasi STMIK Antar Bangsa, 5(2), 183–191.
Nainggolan, E. G. M., Silalahi, B. T. F., & Sinaga, E. M. (2022). Analisis kepuasan Generasi Z dalam menggunakan QRIS di Kota Pematangsiantar. Manajemen: Jurnal Ekonomi, 4(1), 24–32.
https://doi.org/10.36985/manajemen.v4i1.351
Nurhapsari, R., & Sholihah, E. (2022). Analysis of the factors of intention to use QRIS for MSMEs in Semarang City’s traditional market. Jurnal Ekonomi Modernisasi, 18(2), 199–211.
https://doi.org/10.21067/jem.v18i2.7291
Paydia. (2022). Peluncuran program SIAP QRIS oleh Bank Indonesia.
https://paydia.id/-peluncuran-program-siap-qris-oleh-bank-indonesia
Pratama, J., Alexander, K., & Simanjuntak, F. (2023). QRIS acceptance comparison between Batam City and Sampit City. Jurnal TAM (Technology Acceptance Model), 14(2), 180–186.
https://jurnal.ftikomibn.ac.id/index.php/JurnalTam/article/download/1629/pdf
Putri, R. R. D., & Putri, N. E. (2024). Implementasi Program SIAP QRIS pada sektor UMKM kuliner di Pasar Raya Kota Padang. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 5(2), 1–14.
https://doi.org/10.47134/villages.v5i2.125
Rahmadaniah, H., Puspita Sari, B., Arwandi, S., & Panorama, M. (2025). Dampak penggunaan QRIS terhadap aktivitas ekonomi pedagang di Pasar 16 Ilir Palembang. SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi dan Bisnis Islam, 5(1), 61–74.
https://doi.org/10.21274/sosebi.v5i1.10855
Ramdanti, E. R., Ruslaini, R., & Abizar, A. (2023). Persepsi pedagang pasar tradisional terhadap penggunaan sistem pembayaran QRIS (studi kasus: Pasar Induk Tamin, Kota Bandar Lampung). Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 10(7), 3330–3337.
https://doi.org/10.31604/jips.v10i7.2023.3330-3337
Sartini, P., Yudharta, I. P. D., & Purnamaningsih, P. E. (2023). Efektivitas Program SIAP (Sehat, Inovatif, Aman, Pakai) QRIS untuk mendukung inklusi keuangan digital di Pasar Badung, Kota Denpasar. Jurnal Ilmiah, 1(3), 195–210.
Seputri, W., Soemitra, A., & Bi Rahmani, N. A. (2022). Pengaruh Technology Acceptance Model terhadap minat mahasiswa menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai cashless society. MES Management Journal, 2(2).
https://doi.org/10.56709/mesman.v2i2.57
SNKI. (2022). Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Standar Nasional Kebijakan Indonesia.
https://snki.go.id/quick-response-code-indonesian-standard-qris/
Sriekaningsih, Riyanto, S., & Prakasa, A. (2022). Tingkat pemahaman masyarakat terhadap penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kota Tarakan. Gemilang: Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 2(3).
https://doi.org/10.56910/gemilang.v2i3.112
Suprapto Arifin, H., Fuady Ikhsan, & Kuswarno Engkus. (2017). Analisis faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa Untirta terhadap keberadaan Perda Syariah di Kota Serang. Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik, 21, 88–101.
Tobing, G. J., Abubakar, L., & Handayani, T. (2021). Analisis peraturan penggunaan QRIS sebagai kanal pembayaran pada praktik UMKM dalam rangka mendorong perkembangan ekonomi digital. Acta Comitas: Jurnal Hukum Kenotariatan, 6(3), 491–509.
https://doi.org/10.24843/AC.2021.v06.i03.p3
Utomo, I. C., Nisaa, S. K., & Al Farisi, M. (2024). Analisis Technology Acceptance Model (TAM) pada aplikasi “MySkripsi” di kalangan mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jurnal Ilmiah Sinus (JIS), 22(2), 67–76.
https://doi.org/10.30646/sinus.v22i2.839
Venkatesh, V., & Davis, F. D. (2000). A theoretical extension of the Technology Acceptance Model. Management Science, 46(2), 186–204.
https://doi.org/10.1287/mnsc.46.2.186.11926
Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425–478.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ayu Aulia, Rahmadhona Fitri Helmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



