Efektivitas Program Nabuang Sarok dalam Pengurangan Timbulan Sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kota Solok
DOI:
https://doi.org/10.53697/iso.v5i2.2793Keywords:
Efektivitias, Program Nabuang Sarok, Kota SolokAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program Nabuang Sarok dalam mengurangi timbulan sampah di TPA, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Volume timbulan sampah yang terus meningkat setiap tahun di Kota Solok menjadi permasalahan lingkungan yang mendesak, terutama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kota Solok yang kapasitasnya semakin terbatas. Bentuk kolaborasi Dinas Lingkungan Hidup bekerja sama dengan PT Semen Padang dalam mengurangi timbulan sampah melalui program pemilahan dan penyetoran sampah anorganik oleh masyarakat yang kemudian dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program belum berjalan secara efektif. Partisipasi masyarakat masih rendah, sosialisasi belum merata, tujuan program belum tercapai, dan pemantauan belum dilakukan secara berkala. Kendala utama meliputi keterbatasan anggaran dan rendahnya kesadaran masyarakat. Meskipun demikian, adanya dukungan regulasi dan kerja sama multipihak menjadi faktor penting yang menjaga potensi keberlanjutan program di masa mendatang. penelitian menunjukan hasil yang sejalan dengan teori efektivitas program yang dikemukakan oleh subagyo dalam (Budiani, 2007) Untuk meningkatkan efektivitas program, diperlukan strategi yang lebih intensif dan penting dalam edukasi dan pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta penguatan mekanisme monitoring dan evaluasi secara berkala oleh pemerintah yang menjalankan hal ini. Selain itu, perluasan jaringan kerja sama dengan sektor swasta dan komunitas lokal juga menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan dan dampak program. Dengan komitmen yang kuat dan sinergi antar pemangku kepentingan, program Nabuang Sarok berpeluang memberikan kontribusi signifikan dalam pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan di Kota Solok.
References
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: CV Jejak.
Arkum, D., Hendro, S., & Kurniawan, T. (2023). Analisis pengelolaan sampah di TPA Pangkalpinang. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Tropis, 10(1), 55–65.
Budiani, M. (2007). Evaluasi kebijakan publik dan strategi implementasi. Yogyakarta: Gava Media.
Carolina, M., Adityasari, L., & Yusran, H. (2024). Pengelolaan sampah dan permasalahan TPA Tebedak di Kabupaten Landak. Jurnal Ilmu Sosial dan Pemerintahan, 6(2), 112–124.
Fatim, N. (2022). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Jurnal Administrasi Publik, 14(1), 22–31.
Friska, R. A. (2023). Co-processing sampah sebagai substitusi batubara pada industri semen: Studi kasus PT Semen Padang. Jurnal Ilmu Lingkungan Indonesia, 8(1), 45–58.
Maulidia, R. (2023). Studi perilaku pemilahan sampah di Kota Solok. Jurnal Ekologi Manusia, 9(2), 73–82.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1984). Qualitative data analysis: A sourcebook of new methods. California: SAGE Publications.
Mukti, D. (2022). Efektivitas bank sampah dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Jurnal Sosial Politik dan Lingkungan, 11(2), 89–102.
Mutyara, D. (2018). Mendorong partisipasi publik dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 5(2), 38–46.
PT Semen Padang. (2022). Laporan program Nabuang Sarok: Inovasi pengelolaan sampah untuk co-processing. Padang: Departemen CSR PT Semen Padang.
Putra, E., & Suryani. (2022). Pengaruh sosialisasi dan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Kelurahan Kambang Kuning Kabupaten Dharmasraya. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 45–55.
Putra, I. M. O. D., Sugiartha, I. N. G., & Suryani, L. P. (2021). Pengelolaan sampah plastik rumah tangga dalam rangka pencegahan pencemaran lingkungan (Studi di Lingkungan Kelurahan Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan Kota Denpasar). Jurnal Konstruksi Hukum, 2(1), 86–91.
Putri, A. A. (2024). Evaluasi implementasi program Nabuang Sarok di Kota Solok. Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi, 13(1), 50–60.
Rahmatul, L. (2024). Perilaku masyarakat terhadap program pengelolaan sampah. Jurnal Pengembangan Wilayah, 6(1), 90–100.
Ramadhansyah, H., Syahrul, M., & Yulinda, P. (2024). Permasalahan sampah di Pekanbaru dan upaya penanggulangannya. Jurnal Tata Kota dan Lingkungan, 15(1), 21–33.
Ratnasari, S., & Koestoer, R. H. (2022). Partisipasi komunitas masyarakat lokal pada program lingkungan hidup di Indonesia. Sosio Informa, 8(1).
Rizky, M., Santoso, R. A., Hazizah, W., & Gathari, Y. V. (2024). Efektivitas pengawasan Dinas Lingkungan Hidup terhadap program pengelolaan sampah di Jakarta Timur. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(1), 1–12.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wardani, I. (2020). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum. Jurnal Administrasi Publik, 8(3), 89-102.
Wildawati, N., Lestari, I., & Firmansyah, A. (2020). Kurangnya partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan sampah. Jurnal Dinamika Sosial, 7(2), 123–135.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Agil Kurniawan Norza, Yuliarti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



