Strategi Kerja Sama Sister City Bandung-Melbourne dalam Mewujudkan Kota Layak Huni di Kota Bandung

Authors

  • Syifa Nindia Destiany Universitas Al-Ghifari
  • Dina Husaini Universitas Al-Ghifari

DOI:

https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3554

Keywords:

Sister City, Paradiplomasi, Kota Layak Huni, Bandung dan Melbourne

Abstract

Kerja sama sister city Kota Bandung dengan Kota Melbourne adalah bentuk dari paradiplomasi pemerintah daerah yang bertujuan untuk mendukung pembangunan perkotaan, khususnya dalam mewujudkan kota layak huni (liveable city). Penelitian ini memperlihatkan kondisi empiris yang menunjukkan adanya kesenjangan antara perencanaan strategis kerja sama sister city yang bersifat normatif dengan implementasinya di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kerja sama sister city Bandung–Melbourne pada bidang kota layak huni dan menjelaskan bagaimana implementasi kerja sama tersebut dapat berjalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui, studi pustaka, wawancara dengan Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kota Bandung serta studi dokumentasi yang tercantum dalam Momerandum of Understanding (MoU). Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif para ahli Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama sister city Bandung–Melbourne dalam bidang kota layak huni telah menghasilkan capaian implementatif berupa transfer pengetahuan (knowledge), transfer teknologi, peningkatan sumber daya manusia, serta adaptasi kebijakan kota pintar melalui inisiatif Bandung Smart City. Meskipun implementasi belum sepenuhnya terealisasi dan masih bersifat bertahap dan berkelanjutan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan antara perencanaan dan implementasi dijembatani melalui proses adaptasi kebijakan yang bertahap dan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas kerja sama sister city tidak hanya diukur dari hasil jangka pendek, tetapi dari kemampuan pemerintah daerah dalam mengadaptasi strategi kerja sama internasional ke dalam konteks lokal secara fleksibel. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi penguatan kebijakan paradiplomasi pemerintah daerah dalam pembangunan kota layak huni yang berkelanjutan.

References

Affandi, R. M. N., & Nugroho, G. N. (2020). The government of Bandung City’s efforts in utilizing foreign sources. Cosmogov: Jurnal Ilmu Pemerintahan.

Agustine, A. Z. D. (2025). Dari Sakura Ke Suroboyo: Sinergi Sister City Dalam Upaya Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan. Jurnal Media Akademik (JMA).

Alidoust, S. (2024). Sustained liveable cities: the interface of liveability and resiliency. CITIES & HEALTH 2024, VOL. 8, NO. 6, 1108–1119.

Anjelina R. & Naibaho, J. D. (2025). Efektivitas Aplikasi Bandung Smart City dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik: Analisis Transformasi Digital 2024. PAMARENDA : Public Administration and Government Journal.

Anne F. & Damanik, H. R. (2024). Kerja Sama Luar Negeri oleh Pemerintah Daerah (Sister City) antara Kota Medan dengan Kota Gwangju. PERSPEKTIF, 13(3) (2024): 873-881.

Ardhana, V. Y. (2024). Konsep Smart City Dalam Tata Kelola Pemerintahana Dan Pembangunan Berkelanjutan. Journal of Computer Science and Information Technology (JCSIT).

Ardianti, D. E (2022). Di Bawah Spirit Liberal-Institusionalisme: Kajian Komparatif Gagasan Dynamic equilibrium dan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific. Indonesian Perspective.

Bustomi, T., & Azhari, A. A. (2022). Partisipasi publik dalam collaborative governance pada program sister city Bandung dan Jepang dalam menanggulangi sampah di Kota Bandung. Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi.

Chao Ye, P. S. (2022). Toward Healthy and Liveable Cities: A New Framework Linking Public Health To Urbanization. IOP Publishing.

Fauzia, F. M. (2021). Kerja Sama Sister City Pemerintah Kota Surabaya dan Kitakyushu Sebagai Bagian dari Paradiplomasi. SIYAR: Mahasiswa Prodi Hubungan Internasonal. Jurnal Prodi Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Fitriana, N. M. N., & Nugroho, B. N. (2022). The impact of sister city Surabaya–Kitakyushu cooperation on environmental development in Surabaya. Journal of Paradiplomacy and City Networks.

Hisyam, M. I., & Azhar, F. A. (2023). Kajian kota layak huni di Kota Pekanbaru. RABIT: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab.

Indriyani, I. (2022). Pengantar HubunganInternasional Pertemuan 2 - 4.

Isaac Kipkemoi, G. K. (2025). Exploring the impact of sister city partnerships. Discover Cities.

Juliandi, R. S., & Mulyadi. (2021). Analisis aspek ekonomi dan sosial Kota Pekanbaru sebagai kota layak huni. Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Ekonomi Syari’ah.

Kurniawati, N. K. (2021). Implementasi kebijakan sister city Kota Bandung dengan Kota Braunschweig (Jerman). Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies (JIPAGS).

Luhukay, F. A. Z. B. (2025). Paradiplomasi multi-sektor dalam kerjasama sister city: Studi kasus Tangerang Selatan dan Daejeon. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 9(6).

Melkis, A., & Nugroho, G. N. (2025). Paradiplomasi Kota Bandung dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Ilomata International Journal of Social Science, 6(4), 512–526.

Melkis, J. C., & Nugroho, G. N. (2025). City of Bandung’s paradiplomacy in efforts to fulfill society’s needs during the COVID-19 pandemic. Ilomata International Journal of Social Science.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Noormansyah, R., & Nugroho, G. N. (2024). Paradiplomacy and the future of smart city: The case of the sister city cooperation between Magelang City and Tula City. Journal of Social Politics and Governance (JSPG).

Prasetiyo, A. A. (2023). Kewenangan Pemerintah Kota Surabaya dalam kerja sama sister city (Studi kerja sama Pemerintah Kota Surabaya dengan Kota Kitakyushu Jepang). Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP).

Prasittisopin, L., & Kanjanaporn, P. (2024). Implementing the sister city policy: Perspectives from Thailand. Nakhara: Journal of Environmental Design and Planning.

Ristadina, N. (2023). Kendala kerjasama sister city antara Kota Semarang dengan Kota Jung-gu tahun 2016–2021. Journal of International Relations Diponegoro.

Ummah, K., & Hidayat, A. H. (2022). Efektivitas hubungan kerja sama green sister city Kota Surabaya dengan Kitakyushu. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS).

Downloads

Published

2026-01-03

How to Cite

Destiany, S., & Husaini, D. (2026). Strategi Kerja Sama Sister City Bandung-Melbourne dalam Mewujudkan Kota Layak Huni di Kota Bandung. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 6(1), 6. https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3554

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.