Strategi Gerakan Sosial Politik Masyarakat terhadap Tambang Pasir di Desa Sejagung Kabupaten Banyuasin
DOI:
https://doi.org/10.53697/iso.v5i2.3038Keywords:
Environmental activism, Community resistance, Sand mining conflict, Social movements, Sustainable resource managementAbstract
Sand mining in Sejagung Village, Rantau Bayur District, Banyuasin Regency, has caused significant social and environmental impacts, ranging from riverbank erosion, water pollution, and machine noise to the loss of community comfort. This study aims to analyze the strategies of community socio-political movements in responding to sand mining activities. Using a qualitative case study method, data were collected through interviews, observations, and documentation involving community leaders, village officials, and affected residents. The findings reveal that the community movement emerged from disappointment toward the company and the village government, both perceived as neglecting residents’ interests. Through the forum Masyarakat Sejagung Bersatu (United Sejagung Community), residents employed demonstrations, deliberations, and media as their main strategies to fight for the right to a healthy environment. An analysis using Alain Touraine’s theory shows that the movement was shaped through the dimensions of identity, opposition, and totality, signifying both ecological and political resistance against corporate dominance and the village government’s lack of transparency. This study concludes that the socio-political movement strategies of Sejagung villagers represent a collective struggle that not only addresses local issues but also connects with broader concerns of environmental sustainability, social justice, and natural resource governance.
References
Aidin, A. (2020). Gerakan Penolakan Masyarakat Terhadap Pertambangan Pasir Besi Di Kecamatan Wera Kabupaten Bima Tahaun 2018. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 4(3), 506–514. https://doi.org/10.58258/jisip.v4i3.1254
Aribowo. (2020). Peta Teori Gerakan Sosial. Airlangga University Press.
Benford, R. D., & Snow, D. A. (2000). Framing processes and social movements: An overview and assessment. Annual Review of Sociology, 26(August 2000), 611–639. https://doi.org/10.1146/annurev.soc.26.1.611
Creswell, J. W. (2021). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage Publications.
Della Porta, D., & Diani, M. (2006). Social movements: An introduction. Blackwell Publishing.
Della Porta, D., & Diani, M. (2022). Social movements: An introduction. Wiley-Blackwell.
Dewi, F., Wulandari, R., & Widiastuti, R. (2023). Konflik pertambangan pasir dan gerakan sosial masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 12(1), 45-58.
Emzir, M. (2022). Metodologi penelitian kualitatif: Analisis data. Rajawali Pers.
Eric Hiariej, K. S. (2018). Politik Kewargaaan Di Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Faisal, S. (1990). Penelitian Kualitatif: Dasar-dasar dan Aplikasi. YA3.
Hidayat, R., & Nurani, A. (2019). Dampak penambangan pasir terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar sungai. Jurnal Lingkungan Hidup, 11(3), 45–57.
Indriani, S., Wardhani, R., & Santoso, B. (2024). Analisis dampak penambangan pasir terhadap abrasi di wilayah pesisir. Jurnal Geografi Indonesia, 9(2), 112-125.
Kurniawan, A., & Fitriani, A. (2023). Analisis dampak sosial ekonomi dan lingkungan pertambangan pasir di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 8(3), 201-215.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis. SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif: Edisi revisi. PT Remaja Rosdakarya.
Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia.
Pokhrel, S. (2024). Dampak sosial dan lingkungan pada penambang. Αγαη, 15(1), 37–48.
Pratama, B., Putra, A., & Lestari, S. (2024). Peran gerakan masyarakat dalam menuntut keadilan ekologis. Jurnal Sosiologi Lingkungan, 6(1), 78-90.
Puspitasari, D., & Rahman, F. (2021). Perlawanan masyarakat terhadap tambang pasir: Studi kasus di Jawa Tengah. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 6(1), 67–82.
Sari, W., Budiarto, R., & Setyawan, D. (2023). Partisipasi masyarakat dalam tata kelola sumber daya alam. Jurnal Kebijakan Publik, 14(2), 150-165.
Sudaryono. (2023). Metodologi penelitian: Penelitian lapangan. Andi Offset.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r&d. Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulistiani, K., Alhamid, M., & Kambo, G. A. (2024). Gerakan Sosial dalam Penolakan Pertambangan di Sungai Saddang. 7, 94–108.
Tarrow, S. (2011). Power in movement: Social movements and contentious politics. Cambridge University Press.
Tilly, C. (2004). Social Movements, 1768–2004. Paradigm Publishers.
Tilly, C. (2021). Social movements, 1768-2004. Paradigm Publishers.
Touraine, A. (2002). The voice and the eye: An analysis of social movements. Cambridge University Press.
Wijayanti, L., & Pratama, R. (2018). Konflik lingkungan dan strategi gerakan masyarakat desa terhadap penambangan pasir. Jurnal Politik dan Pemerintahan, 9(1), 88–102.




