Gerakan Masyarakat Terhadap Perbaikan Infrastruktur Jalan (Studi Kasus Jl. Lettu Karim Kadir Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus)
DOI:
https://doi.org/10.53697/iso.v6i2.3929Keywords:
Gerakan Sosial, Infrastruktur Jalan, Partisipasi Masyarakat, Studi Kasus, Teori TouraineAbstract
Kerusakan jalan yang berlarut di area urban memperburuk mobilitas dan menimbulkan protes publik, sebagaimana terjadi di Jalan Lettu Karim Kadir, Palembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika gerakan masyarakat terhadap perbaikan infrastruktur jalan menggunakan teori Identitas-Oposisi-Totalitas (I-O-T) Touraine. Studi ini menerapkan metode kualitatif dengan desain studi kasus mendalam pada periode 2020–2025. Populasi penelitian mencakup lebih dari 150 peserta gerakan, dengan 12 informan kunci yang dipilih secara purposif dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, serta dokumentasi media sosial, kemudian dianalisis secara tematik menggunakan model Miles dan Huberman melalui bantuan perangkat lunak NVivo 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan berkembang dari keluhan individu di media sosial menjadi aksi kolektif terorganisir oleh Forum Masyarakat Gandus Bersatu dan Asosiasi Driver Online yang mempengaruhi kebijakan pemerintah daerah melalui tindakan demonstratif dan audiensi resmi. Kesimpulannya, partisipasi masyarakat terbukti efektif membentuk perubahan kebijakan infrastruktur berbasis partisipatif dan memperkuat solidaritas sosial.
References
Adolph. (2016). Infrastruktur jalan dan pengembangan wilayah. Penerbit Tidak Diketahui.
Carpenter, M. (2024). From harmful practices and instrumentalisation, towards legislative protections and community-owned healthcare services: The context and goals of the intersex movement in Australia. Social Sciences, 13(4). ISSN 2076-0760. https://doi.org/10.3390/socsci13040191
Carver, J. M. (2025). Reef fish movement and community assemblages associated with a newly deployed artificial reef. Ecosphere, 16(5). ISSN 2150-8925. https://doi.org/10.1002/ecs2.70250
da Costa, et al. (2023). Teori aksi kolektif Olson. Jurnal Tidak Diketahui. (kutipan ulang Olson, 1965)
Dhaniarta, et al. (2025). Partisipasi masyarakat dalam infrastruktur: Hambatan sumber daya formal. Jurnal Ilmu Politik, Universitas Tidak Diketahui.
Efrianto, L. O., Ramalan, L. O., Harjudin, L., Dasmin, & Lusianai, W. O. (2024). Politik tutup jalan: Resistensi masyarakat Desa Laiba, Laimpi, dan Wakumoro. Jurnal Tidak Diketahui. https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/besok-jalan-desa-laiba-dan-wakumoro-bakal-diblokade/
Fatimah, et al. (2021). Kerusakan jalan dan aksi protes masyarakat. Jurnal Teknik Sipil, Universitas Tidak Diketahui.
Fuente, R. M. de la. (2025). Creating communities of urban care: The No to the Felling environmental movement in the city of Madrid. Urban Planning, 10. ISSN 2183-7635. https://doi.org/10.17645/up.10012
Jabali, O. (2024). Navigating health challenges: The interplay between occupation-imposed movement restrictions, healthcare access, and community resilience. BMC Public Health, 24(1). ISSN 1471-2458. https://doi.org/10.1186/s12889-024-18817-y
Kasmira, et al. (2020). Pembagian kewenangan pembangunan jalan di Indonesia. Jurnal Hukum Administrasi Negara. http://repository.upi.edu/30165/
Kurniawan, A. (n.d.). Strategi pemerintah daerah dalam mengatasi kerusakan infrastruktur jalan di Kecamatan Metro Utara, Kota Metro [Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Intan]. https://repository.radenintan.ac.id/34507/
Mickelsson, T. B. (2025). Sports clubs’ role in community capacity development—Illustrations from the Swedish sports movement. Community Development Journal, 60(1), 218–235. ISSN 0010-3802. https://doi.org/10.1093/cdj/bsad039
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications. https://psycnet.apa.org/record/1995-97407-000
Noviyanti, & Putra, I. M. (2023). Dampak perbaikan jalan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Universitas Darma Agung. https://jurnal.universitasdarmaagung.ac.id/jurnaluda/article/cite/3418
Osananda, G. S. (n.d.). Gerakan sosial warga dalam upaya perbaikan jalan: Studi kasus proyek pembangunan perumahan di kawasan Sei Beduk [Skripsi, Universitas Maritim Raja Ali Haji]. http://repositori.umrah.ac.id/9093/
Osananda, G. S., Suryaningsih, & Igiasi, T. S. (2023). Gerakan sosial warga dalam upaya perbaikan jalan: Studi kasus proyek pembangunan perumahan di kawasan Sei Beduk. Jurnal Multiple, Universitas Maritim Raja Ali Haji. https://journal.institercom-edu.org/index.php/multiple/article/download/918/670
Purnadi, A. S., Arlan, & Mahdalina. (2024). Partisipasi masyarakat dalam perbaikan jalan melalui proses musyawarah desa rintian Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Jurnal Tidak Diketahui.
Putra, P. (2019). Peningkatan infrastruktur jalan di Kota Palembang. Jurnal Perencanaan Wilayah. https://ejournal.appihi.or.id/index.php/Desentralisasi/article/download/152/274/929
Rahmayanti, et al. (2021). Faktor penyebab kerusakan jalan: Cuaca, beban kendaraan, dan perawatan. Jurnal Teknik Sipil.
Tarigan, L. A., et al. (2023). Dampak kerusakan jalan terhadap kenyamanan masyarakat. Jurnal Teknik, Universitas Tidak Diketahui.
Touraine, A. (2010). Gerakan sosial baru: Formula I-O-T (Identitas-Oposisi-Totalitas). Penerbit Tidak Diketahui. https://id.scribd.com/document/684195396/Makalah-Gerakan-Sosial-Perspektif-Touraine
Ummah. (2019). Gerakan sosial warga Sei Beduk. Jurnal Sosiologi.




