Penegakan Hukum Terhadap Lokalisasi Prostitusi dalam Perspektif Sosiologi Hukum

Authors

  • Aqbil Hasya Universitas Suryakancana
  • Mia Amalia Universitas Suryakancana
  • Aji Mulyana Universitas Suryakancana
  • Tanti kirana Utami Universitas Suryakancana

DOI:

https://doi.org/10.53697/iso.v5i2.3142

Keywords:

Penegakan Hukum, Prostitusi, Sosiologi Hukum, Norma Budaya, Peraturan Daerah, Cianjur

Abstract

Penelitian ini mengkaji penegakan peraturan daerah terhadap praktik prostitusi di Kabupaten Cianjur, yang didasarkan pada Peraturan Daerah Nomor 21 Tahun 2000 tentang Larangan Pelacuran. Dengan pendekatan sosiolegal, penelitian ini menelaah hambatan struktural dan kultural yang menghambat efektivitas implementasi peraturan, khususnya perlawanan masyarakat yang dilatarbelakangi oleh ketergantungan ekonomi terhadap aktivitas yang berkaitan dengan prostitusi. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data lapangan dan dokumen hukum. Temuan menunjukkan bahwa lemahnya sanksi hukum, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, serta norma budaya yang permisif menjadi tantangan utama dalam proses penegakan hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penegakan hukum harus didukung oleh strategi berbasis masyarakat yang sensitif terhadap konteks budaya lokal. Efektivitas norma hukum akan meningkat jika dibangun di atas sinergi antara norma hukum dan nilai-nilai budaya masyarakat setempat dalam kerangka sosiolegal yang terpadu.

References

Alfitra (2023). Decency Norms in Law Enforcement to Online Prostitution in Indonesia: An Islamic Law Perspective. Al Istinbath Jurnal Hukum Islam, 8(1), 195-214, ISSN 2548-3374, https://doi.org/10.29240/jhi.v8i1.7044

Amran, S. (2012). Sosiologi hukum: Sebuah pengantar ringkas. Yogyakarta: Genta.

Anon. (n.d.-a). Cerita soal marak turis kawin kontrak di Cianjur: Dimanfaatkan muncikari. Kumparannews. Retrieved from https://kumparan.com/kumparannews/cerita-soal-marak-turis-kawin-kontrak-di-cianjur-dimanfaatkan-muncikari-22Z6hRnIpfg

Anon. (n.d.-b). Prostitusi di tatar santri Pemkab Cianjur siap tindak pemilik vila-turis asing. Detiknews. Retrieved from https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-4898198/prostitusi-di-tatar-santri-pemkab-cianjur-siap-tindak-pemilik-vila-turis-asing#:~:text=,13%2F2%2F2020

Barrick, K. (2021). Law enforcement identification of potential trafficking victims. Journal of Crime and Justice, 44(5), 579-594, ISSN 0735-648X, https://doi.org/10.1080/0735648X.2020.1837204

Cunningham, A., & Kendall, T. (2011). Prostitution 2.0: The changing face of sex work. Journal of Urban Economics.

Ety, L. (2009). Respon masyarakat Kota Tangerang terhadap Peraturan Daerah Kota Tangerang No. 8 Tahun 2005 tentang pelarangan pelacuran [Undergraduate thesis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta].

Indah, S. R. (n.d.). Prostitusi dan dominasi patriarki. Kumparannews. Retrieved from https://kumparan.com/indah-sarraa/prostitusi-dan-dominasi-patriarki-21LzDu9rWMJ

Katona, N. (2020). Combating trafficking of Hungarian women to Western Europe: a multi-level analysis of the international law enforcement cooperation. Trends in Organized Crime, 23(2), 115-142, ISSN 1084-4791, https://doi.org/10.1007/s12117-019-09358-7

Khoiruddin, M. S. (2019). Paradoks pengaturan hukum prostitusi di Indonesia.

Laden, M. (2008). Kejahatan terhadap kesusilaan dan masalah revensinya. Jakarta: Sinar Grafika.

Makowsky, M.D. (2019). To serve and collect: The fiscal and racial determinants of law enforcement. Journal of Legal Studies, 48(1), 189-216, ISSN 0047-2530, https://doi.org/10.1086/700589

Miller, A.J. (2020). Featured counter trafficking program: The law enforcement first responder protocol. Child Abuse and Neglect, 100, ISSN 0145-2134, https://doi.org/10.1016/j.chiabu.2019.104173

Rahardjo, S. (2000). Ilmu hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Rofiah, N. (2014). Perkawinan di bawah umur: Potret buram anak perempuan di Cianjur. Harmoni.

Sanan, S. H. (2020). Penanganan masalah prostitusi di Kalimantan Timur. Journal of Law (Jurnal Ilmu Hukum).

Sifa, I. W., Azizurrahman, S. H., & Siagian, P. (2024). Urgensi kriminalisasi pelaku pelacuran dalam pembaharuan hukum pidana di Indonesia. Tanjungpura Legal Review.

Sparks, E.P. (2020). Comparison of Financial Lucrativeness and Safety in the World of Online and Offline Prostitution: An Exploratory Study of Perceptions and Experiences of Law Enforcement. American Journal of Criminal Justice, 45(2), 332-348, ISSN 1066-2316, https://doi.org/10.1007/s12103-019-09509-0

Wisnu, K. (2019). Dampak tindak pidana perdagangan orang dengan modus prostitusi dalam upaya penanggulangannya dikaji menurut Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.

Yusuf, M., & Siregar, W. A. (2023). Perkembangan teori penegakan hukum dalam perwujudan fungsi norma di masyarakat.

Downloads

Published

2025-10-20

How to Cite

Hasya, A., Amalia, M., Mulyana, A., & Utami, T. (2025). Penegakan Hukum Terhadap Lokalisasi Prostitusi dalam Perspektif Sosiologi Hukum. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(2), 13. https://doi.org/10.53697/iso.v5i2.3142

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.