Analisis Kuantitatif Persepsi Mahasiswa terhadap Fasilitas Kampus sebagai Faktor Penunjang Kenyamanan Belajar
DOI:
https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3240Keywords:
Kenyamanan Belajar, Fasilitas Kampus, Statistik Deskriptif, Persepsi Mahasiswa, Politeknik ManufakturAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tingkat kenyamanan belajar siswa berdasarkan persepsi mereka terhadap fasilitas kampus. Studi ini berfokus pada mahasiswa Otomasi dan Mekatronika di Politeknik Manufaktur Negeri Bandung yang belajar di bidang ini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Instrumen survei, kuesioner skala Likert 1-5, disebarluaskan secara online. Data dari 68 responden dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengidentifikasi variasi, tendensi sentral, dan bentuk distribusi data. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa tentang fasilitas kampus secara umum berada dalam kategori "Baik". dengan skor tertinggi pada item "Kenyamanan Kursi dan Meja" (Mean = 3,91). Namun, beberapa aspek seperti "Kebersihan dan Kelayakan Toilet" (Mean = 2,84) dan "Kualitas Kantin" (Mean = 2,91) teridentifikasi masih memerlukan peningkatan. Hasil ini menunjukkan bahwa sumber daya harus dialokasikan secara lebih terfokus untuk meningkatkan fasilitas khusus agar lebih mudah bagi siswa untuk belajar.
References
Abdullah, R., & Hamid, A. (2020). Analisis Kualitas Layanan Akademik dan Fasilitas Fisik terhadap Loyalitas Mahasiswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(1), 88–99.
Ahmad, F., Purnomo, H., & Wijaya, A. (2021). Manajemen fasilitas perguruan tinggi di Indonesia: Tantangan dan strategi. Jurnal Administrasi Pendidikan, 14(2), 112–125.
Al-Fahad, M., & Al-Amri, S. (2021). The influence of physical and technological campus facilities on student satisfaction in Saudi Arabian universities. Journal of Higher Education Policy and Management, 43(3), 298–315.
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Bernard, M., & Thomas, P. Y. (2020). Mechatronics education: The need for specialized laboratory setups. International Journal of Mechanical Engineering Education, 48(4), 301–319.
Briyantoro, M., Nugraha, A. S., & Sukanto, T. (2023). Analisis Pengaruh Fasilitas Kampus dan Pelayanan Akademik Terhadap Kepuasan Mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Trenggalek. CEMERLANG: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis, 3(1), 131-140.
Brown, A., & Miller, J. (2022). Strategic management in higher education: A framework for quality assurance. Routledge.
Chan, P. K., & Lee, H. W. (2022). Linking perceived facility quality to student engagement: A study of Hong Kong universities. Studies in Higher Education, 47(5), 1020–1033.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Dharma, S., & Susilowati, E. (2021). Peran Sarana Prasarana Laboratorium Terpadu dalam Mendukung Capaian Pembelajaran Lulusan Teknik. Jurnal Vokasi Indonesia, 9(2), 10-18.
Douglas, J., & Douglas, A. (2021). Campus aesthetics and student psychological well-being: The mediating role of perceived comfort. Journal of College Student Development, 62(2), 205–220.
Effendi, R., & Marlina, S. (2023). Model SERVQUAL untuk Mengukur Kepuasan Mahasiswa Vokasi terhadap Layanan Perpustakaan. Jurnal Pustakawan Indonesia, 22(1), 50-61.
Elliott, K. M., & Healy, M. A. (2020). The role of tangible and intangible facilities in student choice of university. Journal of Marketing for Higher Education, 30(1), 19–35.
Fernandez, J., & Rodriguez, M. (2023). Quality assurance models for vocational higher education: A European comparative study. Journal of Vocational Education & Training, 75(4), 620-638.
Gunawan, I., & Sari, D. P. (2022). Pengaruh Lingkungan Belajar Non-Akademik (Sarana Olahraga dan Ruang Kreatif) terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa. Jurnal Psikologi Terapan, 10(2), 204-215.
Gupta, S. K., & Sharma, R. (2022). Impact of laboratory equipment modernization on learning outcomes in engineering programs. IEEE Transactions on Education, 65(3), 340–348.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate Data Analysis (8th ed.). Cengage Learning.
Hakim, L., & Bachtiar, A. (2021). Kesiapan Infrastruktur Teknologi Informasi (Wi-Fi dan E-Learning) di Era Kampus Merdeka. Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan, 14(1), 33-42.
Hidayat, R., & Susanto, A. (2022). Kebutuhan fasilitas bengkel dan laboratorium di pendidikan vokasi. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 21(1), 45–53. https://doi.org/10.xxxx/jptm.v21i1.45
Indrawati, S. M. (2020). Manajemen Perguruan Tinggi: Strategi Menuju World-Class University. Gramedia Pustaka Utama.
Johnson, L. (2019). Student perceptions of learning environments: A global perspective. Springer.
Jurusan Manajemen Informatika. (t.t.). Modul 6: Ukuran Dispersi, Kemiringan & Kelancipan. Bandung: Universitas Komputer Indonesia.
Kemendikbud. (2023). Standar nasional pendidikan tinggi: Penjaminan mutu fasilitas pembelajaran. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kim, Y., & Lee, J. (2021). The non-academic factors: How library quietness, canteen food quality, and internet speed affect student retention. Tertiary Education and Management, 27(4), 409–425.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education Limited.
Kurniawan, B., & Pratiwi, Y. (2024). Persepsi Mahasiswa Teknik Manufaktur terhadap Relevansi Peralatan Laboratorium dengan Kebutuhan Industri 4.0. Jurnal Pendidikan Teknik Industri, 5(1), 78-89.
Lee, S. H., & Kim, J. (2020). The impact of smart campus facilities on engineering student engagement. Journal of Educational Technology & Society, 23(4), 150–162.
Lestari, F. D., & Zulkarnain, M. (2023). Evaluasi Fasilitas Bengkel (Workshop) di Politeknik Negeri: Studi Kasus di Tiga Politeknik. Jurnal Pendidikan Vokasi dan Kejuruan, 16(2), 190-201.
Liu, S., & Cheng, X. (2023). Benchmarking technical university facilities: A data envelopment analysis (DEA) approach. Research in Higher Education, 64(1), 115–134.
Maskhuliah, P., Siarkanasa, B., Lau, F. M., Irman, M. R., & Lulang, H. (2025). Peran Ukuran Pemusatan Dan Letak Data Dalam Evaluasi Statistik Pendidikan Di Sekolah (Manajemen Pendidikan: Kajian Pustaka). Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan (JIMP), 02(02), 709-717.
Müller, H., Schmidt, F., & Bauer, K. (2020). Assessing laboratory infrastructure in mechatronics engineering education. European Journal of Engineering Education, 45(5), 789–801.
Musianto, L. S. (2002). Perbedaan Pendekatan Kuantitatif dengan Pendekatan Kualitatif dalam Metode Penelitian. Jurnal Manajemen & Kewirausahaan, 4(2), 123-136.
Ningsih, R., & Arifin, Z. (2022). Pengaruh Fasilitas Belajar Terhadap Kepuasan Mahasiswa Program Studi Manajemen. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi, 11(1), 55–64.
O'Neill, M., & Palmer, A. (2022). The 'comfort factor': An exploration of classroom design and student motivation. Learning Environments Research, 25(3), 567–583.
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A Multiple-Item Scale for Measuring Consumer Perceptions of Service Quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.
Park, J., & Choi, H. (2020). Wi-Fi quality and student academic performance in the smart campus era. Computers & Education, 151, 103859.
Prasetyo, E., & Utami, H. (2022). Dampak Kualitas Fasilitas Ruang Kelas (AC, LCD, Kursi) terhadap Konsentrasi Belajar. Jurnal Kependidikan, 19(2), 112-124.
Putri, D. A., Hartono, R., & Efendi, M. (2023). Hubungan antara kenyamanan ruang kelas dan motivasi belajar mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 10(1), 30–42.
Rahardjo, S. (2021). Metodologi penelitian evaluasi program pendidikan. Graha Ilmu.
Ramirez, G. B. (2021). Beyond the classroom: The impact of recreational facilities on student stress reduction. Journal of American College Health, 69(7), 710–717.
Rini, A. S., & Wijayanto, A. (2021). Analisis Kesenjangan (Gap Analysis) antara Harapan dan Persepsi Mahasiswa terhadap Fasilitas Olahraga Kampus. Jurnal Manajemen Jasa, 11(1), 45-58.
Santoso, B. (2022). Pengaruh kualitas fasilitas kampus terhadap kepuasan mahasiswa di era pasca-pandemi. Jurnal Manajemen Pendidikan Tinggi, 8(3), 201–214.
Silva, A., & Costa, P. (2023). Assessing the "Vocation-Specific Gap" in facility management: A case study of polytechnics in Portugal. Journal of Further and Higher Education, 47(2), 200-214.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutanto, H. (2022). Statistika untuk Penelitian Pendidikan dan Bisnis. PT RajaGrafindo Persada.
Thompson, R., & Davis, L. (2021). Gaps in student satisfaction research: The need for domain-specific studies. Higher Education Research & Development, 40(7), 1435–1449.
Tjalla, A. (t.t.). Unit 1: Pengertian Statistik, Data, Skala Pengukuran, Distribusi Frekuensi, dan Grafik. Modul Statistika Pendidikan.
Tjiptono, F., & Chandra, G. (2016). Service, Quality & Satisfaction. Yogyakarta: Andi.
Umar, H. (2019). Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: Rajawali Pers.
Widyasari, G. (2023). Psikologi belajar dan lingkungan yang efektif. Pustaka Pelajar.
Yuliana, N., & Wibowo, S. (2021). Analisis Kepuasan Mahasiswa terhadap Fasilitas Pembelajaran di Lingkungan Kampus. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 8(2), 89–97.
Zeithaml, V. A., Berry, L. L., & Parasuraman, A. (1996). The behavioral consequences of service quality. Journal of Marketing, 60(2), 31–46.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yuliadi Erdani, Salim Aziz Setiawan, Syamdesta Lezar Ataullah, Rujhan Saiful Milah, Sita Wida Khoerunnisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



