Implementasi Kebijakan Polda Lampung dalam Pencegahan Tindak Kekerasan bagi Remaja di Kota Bandar Lampung Berbasis Nilai-Nilai Akhlak
DOI:
https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3285Keywords:
Implementasi, Kebijakan, Polda Lampung, Pencegahan, Tindak Kekerasan, Remaja, Nilai AkhlakAbstract
Kekerasan remaja di Kota Bandar Lampung—meliputi tawuran, bullying, geng motor, kekerasan seksual, dan kejahatan digital terus meningkat akibat faktor keluarga, lingkungan sosial, lemahnya kontrol diri, dan tingginya penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan Polda Lampung dalam mencegah kekerasan remaja serta menawarkan pendekatan alternatif berbasis nilai akhlak. Metode yang digunakan adalah studi pustaka melalui telaah buku, jurnal, dan dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan preventif yang telah dirancang dan kondisi empiris, terutama pada aspek pembinaan karakter dan sinergi kepolisian komunitas. Integrasi nilai akhlak, penguatan literasi digital, serta kolaborasi antara Polda Lampung, sekolah, keluarga, dan masyarakat dinilai mampu meningkatkan efektivitas pencegahan. Implikasi praktisnya mencakup perlunya program pembinaan remaja berbasis komunitas dan modul edukasi moral, sementara secara teoretis penelitian ini memperkuat konsep community policing berbasis nilai sebagai model pencegahan kekerasan remaja yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
References
Amelia, M. S., Aris, M., Handayani, R. P., & Aprilia, A. A. (2024). Nilai Kearifan Lokal Nengah Nyappur dalam Pencegahan Kasus Kriminalitas Anak di Kota Bandar Lampung. Keraton: Journal of History Education and Culture, 6(1), 7-15.
Arief, B. N. (2016). Bunga rampai kebijakan kriminal. Jakarta: Kencana.
Artha, F. R., Nugroho, S. P., & Lestari, A. (2025). Deindividuasi dan perilaku agresif remaja pelaku tawuran: Sebuah studi fenomenologis. Jurnal Psikologi Sosial Indonesia, 19(2), 88–102.
Aryani, L. (2022). Pencegahan kekerasan remaja di wilayah perkotaan: Analisis faktor keluarga dan lingkungan sosial. Jurnal Sosiologi Perkotaan, 7(2), 115–130.
Atmasasmita, R. (2019). Teori dan kebijakan kriminal. Bandung: Mandar Maju.
Fauzan, R. (2021). Strategi kepolisian dalam pencegahan tawuran dan geng motor pada remaja di kota besar. Jurnal Kriminologi Indonesia, 8(1), 45–60.
Fitri, A. (2017). Pendidikan karakter dalam perspektif nilai akhlak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fitri, A., Rahmawati, N., & Zulfikar, A. (2019). Peran pendidikan karakter dalam menurunkan perilaku agresif remaja. Jurnal Pendidikan dan Perilaku, 7(3), 150–164.
Goldstein, H. (1990). Excellence in problem-oriented policing. In New York NY: Police Executive Research Forum.
Hartati, D. (2025). Strategi Pendidikan Karakter Dalam Dunia Pendidikan Di Indonesia. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 3966-3976.
Herawati, S., Pratama, Y., & Lestari, M. (2023). Model kebijakan kepolisian dalam pencegahan kenakalan remaja berbasis nilai moral. Jurnal Kebijakan Publik dan Keamanan, 9(1), 45–58.
Hidayat, R. (2021). Kriminologi kontemporer: Kejahatan remaja dalam dinamika sosial digital. Malang: Intrans Publishing.
Hidayat, R., Syafril, M., & Putri, A. (2020). Korelasi nilai moral dengan perilaku agresif siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 134–147.
Isnawan, F. (2025). Pencegahan Cyberbullying Melalui Pendidikan Karakter Dan Pendidikan Hukum Bagi Siswa Sekolah. Jurnal Civic Hukum, 10(1). 56–70.
Kurniawan, T. (2015). Implementasi kebijakan publik: Konsep dan praktik. Yogyakarta: Gava Media.
Lickona, T. (2013). Character education: The cultivation of virtue. In Instructional-design theories and models (pp. 591-612). Routledge.
Mulyadi, D. (2018). Faktor penyebab kekerasan remaja di wilayah perkotaan. Jurnal Psikologi Nusantara, 3(1), 23–37.
Narvaez, D., & Bock, T. (2014). Developing ethical expertise and moral personalities. Handbook of moral and character education, 2, 140-158.
Ningsih, R., Putri, A. M., & Fadhilah, S. (2021). Pengaruh internalisasi nilai dan lingkungan sosial terhadap perilaku kekerasan remaja di perkotaan. Jurnal Psikologi Remaja, 14(2), 120–134.
Nurdiana, M., & Rahman, I. (2025). Dinamika Perilaku Sosial Remaja Akibat Kekerasan Verbal: Studi Under-Sosial dan Over-Sosial di Kebagusan Jakarta Selatan. Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik, 2(2), 111-122.
Nurlaili, N., Putra, A. R., & Hidayat, R. (2021). Pengaruh lingkungan keluarga dan pergaulan sebaya terhadap perilaku agresif remaja. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 18(2), 145–156.
Putri, S. (2020). Peran kepolisian dalam pencegahan bullying dan kekerasan antar-remaja. Jurnal Kriminologi Indonesia, 6(2), 101–115.
Ramadhan, F., Sari, D. P., & Wibowo, H. (2020). Dampak media digital dan kesehatan mental terhadap perilaku kekerasan remaja. Jurnal Sosial dan Humaniora, 12(1), 33–42.
Santrock, R. D (2018). Hallux valgus deformity and treatment: a three-dimensional approach: modified technique for lapidus procedure. Foot and ankle clinics, 23(2), 281-295.
Saputra, D., Widodo, B., & Anwar, S. (2020). Fenomena geng motor remaja di kota metropolitan: Pola identifikasi kelompok dan implikasi kriminalitas. Jurnal Sosiologi Remaja, 5(2), 77–91.
Sari, D. W., Handayani, R., & Yusuf, F. (2021). Efektivitas program kepolisian dalam pencegahan kriminalitas remaja di Indonesia: Tinjauan kebijakan. Jurnal Kriminologi Indonesia, 8(2), 89–104.
Shabrina, S., Rahmawati, D. A., Salsabilla, T., & Supriyadi, T. (2025). Faktor Psikologis Sosial Dalam Meningkatnya Tingkat Agresivitas Dan Kejahatan Tindak Kekerasan Dikalangan Remaja. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 4(2), 106-115.
Skogan, W. G. (2006). Asymmetry in the impact of encounters with police. Policing & society, 16(02), 99-126.
Steinberg, L. D. (2014). Age of opportunity: Lessons from the new science of adolescence. Houghton Mifflin Harcourt.
Sulastri, H., Wijaya, D., & Mulyani, R. (2020). Tingkat kecenderungan perilaku agresif pelajar di sekolah menengah dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 15(2), 101–115.
Sulastri, W. (2020). Internaliasi nilai akhlak (kejujuran, tanggung jawab, empati) dalam pembinaan moral remaja. Jurnal Moral & Kewarganegaraan, 5(1), 55–70.
Wahyudi, A. (2023). Integrasi nilai akhlak dalam program pembinaan karakter remaja: Pendekatan pencegahan kekerasan. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 89–104.
Yuliani, E. (2023). Model kolaboratif pencegahan kekerasan remaja berbasis kemitraan aparat– komunitas. Jurnal Kebijakan Publik, 18(3), 211–225.
Zehr, S. (2015). The sociology of global climate change. Wiley Interdisciplinary Reviews: Climate Change, 6(2), 129-150.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Davit Priatama, Siti Patimah, Andi Warisno, Nurul Hidayati Murtafiah, A. Gani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



