Konsumerisme Religius-Simbolis dalam Shampoo Khusus Hijab: Studi Kasus Mahasiswi FUHum UIN Walisongo Perspektif Baudrillard
DOI:
https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3398Keywords:
Kapitalisme , Keagamaan, Konsumsi, Simbol, SimulakraAbstract
Tren konsumsi produk berlabel religius menunjukkan bahwa spiritualitas masa kini tidak lagi hanya hadir di tempat ibadah, tetapi juga meresap ke dalam ruang ekonomi dan budaya populer. Di tengah arus kapitalisme yang cepat dan gaya hidup modern, banyak produk kini menghubungkan nilai-nilai keagamaan dengan kebutuhan sehari-hari salah satunya adalah sampo khusus hijab. Produk-produk ini tidak hanya menawarkan perawatan rambut; mereka juga menampilkan citra kesalehan, kemurnian, dan keanggunan perempuan Muslim. Pada titik ini, makna religius mulai berpadu dengan strategi pemasaran, menciptakan realitas baru yang membuat batas antara kebutuhan, keinginan, dan identitas menjadi sesuatu yang tidak jelas nilai utamanya. Berdasarkan gagasan Jean Baudrillard tentang simulakra dan masyarakat konsumen, tinjauan kritis terhadap iklan, kemasan, dan perilaku konsumen mengungkap makna tersembunyi di balik produk-produk ini. Melalui observasi, wawancara, dan refleksi dari empat mahasiswi UIN Walisongo Semarang yang menggunakan sampo hijab, terlihat bahwa konsumsi tidak lagi sekadar soal fungsi melainkan menjadi pernyataan simbolik tentang siapa diri mereka dan bagaimana mereka ingin dilihat. Citra perempuan berhijab dibentuk melalui narasi media yang memadukan kesalehan, kecantikan, dan modernitas dalam satu paket konsumsi yang menarik. Dari konstruksi ini, sampo hijab tampak sebagai sebuah simulacra yaitu dimana sebuah tanda yang tampak religius tetapi kehilangan rujukan spiritual yang sejati. Konstruksi ini menghadirkan ilusi kesalehan yang dapat dibeli, direproduksi, dan dipertontonkan. Dalam konteks ini, kapitalisme modern tidak hanya menjual produk, tetapi juga menjual makna keagamaan yang telah diubah menjadi gaya hidup. mereka para kapitalisme memanfaatkan peluang dengan melihat bahwa masyarakat memiliki jiwa religius yang tinggi terutama pada para masyarakat di negara Indonesia.
References
Adiyani, L. K., & Khusyairi, J. A. (2025). Consumption practices of thrifting: Cultural materialism analysis of consumer perspectives. 20(1).
Afendi, A., Mashilal, M., Ghofur, A., & Izza, N. B. (2024). Behavior of Halal Cosmetic Product Purchase Decision In Generation Z. Journal of Digital Marketing and Halal Industry, 6(1), 45–66. https://doi.org/10.21580/jdmhi.2024.6.1.16288
Afriliantini, I., Salam, A., & Abdurrahman. (2019). Pengaruh Label Halal Dan Celebrity Endorser Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus pada Pelanggan Kosmetik Wardah di Kota Sumbawa). Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 2(1). https://doi.org/10.37673/jmb.v2i1.300
Akmal, A., Ikhsan, Muh., Prio Utomo, A., & Muslim, A. (2022). Consumption and Piety: Raising the Curtain on the Islamization of Taste and Fashion in Kendari’s Muslim Middle Class. KnE Social Sciences, 421–428. https://doi.org/10.18502/kss.v7i8.10761
Al-Qodami, F. F., Faiza, N., Almudhia, S., Noviyanti, Y. A., & Achdiani, Y. (2025). Konsumerisme dan Alienasi: Dampak Budaya Materialistik terhadap Identitas dan Kesejahteraan Remaja. 6(1).
Bachtiar, F. R. (2022). Halal Certification of Indonesian Cosmetics Products: New Protectionism and the Rise of Islamic Populism in Indonesia. Nation State: Journal of International Studies, 5(2), 119–139. https://doi.org/10.24076/nsjis.v5i2.828
Baudrillard, J. (1981). Simulacra and Simulation. University of Michigan Press.
Edastami, M., -, M., & Mahfudz, A. A. (2019). An Analysis of The Effect of Fashion Consciousness as A Mediating Factor on Hijab Fashion Consumption in Indonesia. Tazkia Islamic Finance and Business Review, 13(1). https://doi.org/10.30993/tifbr.v13i1.200
Eine. B. & Charoensukmongkol, P. (2021). A Cross-Cultural Perspective on Factors that Influence the Intention to Repurchase in Online Marketplaces: A Comparison Between Thailand and Germany. Asian Journal of Business Research, 11(1). https://doi.org/10.14707/ajbr.210097
El-Rumi, U. (2020). Kristalisasi Nilai Materialisme dalam Pembentukan Perilaku Konsumeristik di Kalangan Masyarakat Perkotaan Banda Aceh. Kontekstualita, 34(1), 60. https://doi.org/10.30631/kontekstualita.v34i1.166
Farhan, F., Indriani, I., & Gustina, A. (t.t.). Determinants of fashion consciousness in Indonesian Muslim women’s hijab consumption.
Gollnhofer, J. F., Bhatnagar, K., & Manke, B. (2025). The Discomfort of Things! Tidying-up and Decluttering in Consumers’ Homes. Journal of Consumer Research, 52(2), 393–415. https://doi.org/10.1093/jcr/ucae034
Hanik, U., Zahid, A., & Sholikhah, R. A. (2022). Commodification Of Religious Symbols Through The Practice Of Islamic Lifestyle On Hijabers In Kediri. SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 5(1), 1–16. https://doi.org/10.20414/sangkep.v5i1.5531
Hariyanti, R., & Hapsari, D. E. (2024). The Commodification of Religious Values in Indonesian Hijab Shampoo Advertisements. The Journal of Society and Media, 8(2), 510–536. https://doi.org/10.26740/jsm.v8n2.p510-536
Hermawan, H., & Falahi, Y. Konsumerisme Pada Batik Dalam Perspektif Identitas, Komoditas, Dan Gaya Hidup.
Kamaruddin, S. A., Adam, A., & Chakti, A. G. R. (2024). Komodifikasi Media Sosial Dalam Perspektif Teori Jean Baudrillard: Studi Kasus Tiktok Indonesia. Bosowa Journal of Education, 5(1), 177–180. https://doi.org/10.35965/bje.v5i1.5462
Kusumaningtyas, I. T, & Effendi, M. R. (2023). Women with Hijab in the Advertisement: Between Identity Politics, Religious Commodification and the Deconstruction on the Meaning of Beauty. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 2(1), 01–12. https://doi.org/10.55606/concept.v2i1.191
Maghfirah, M. (2020). Representation of Muslim Women as Seen in American Advertisements: Ability, Egalitarianism, and Resistance. Afkaruna, 16(1). https://doi.org/10.18196/AIIJIS.2020.0110.1-21
Najib, M. F., Fauziah, T., Purwihartuti, K., & Razli, I. A. (2024). Analyzing Hijab Fashion Purchase Intentions Using The Stimulus-Organism-Response (S-O-R) Model. International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC), 8(1), 100–115. https://doi.org/10.28918/ijibec.v8i1.7203
Nindi Aulia. (t.t.). Konsumerisme Sebagai Bentuk Identitas Sosial Remaja Urban Di Era Media Sosial. 1, 26.
Pavlyuchenko, R., & Dion, D. (2025). How the Materials of Objects Shape Consumption: An Affordance Theory Perspective. Journal of Consumer Research, 52(3), 459–479. https://doi.org/10.1093/jcr/ucae064
Prakasita, T. A., & Wardana, A. (2022). Safety, Quality, and Religion on the Consumption of Halal Cosmetic Products: Views of Female Muslim University-Students. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 11(2), 191–203. https://doi.org/10.23887/jish.v11i2.39251
Rafa’al, M. (2017). Identitas Gaya Hidup dan Budaya Konsumen dalam Mengkonsumsi Brand The Executive. Jurnal Komunikasi Profesional, 1(1). https://doi.org/10.25139/jkp.v1i1.173
Susilawati, N., Yarmunida, M., & Elwardah, K. (2021). The halal fashion trends for hijabi community: Ideology and consumption. Dinar : Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam, 8(2), 35–46. https://doi.org/10.21107/dinar.v8i2.9683
Tannady, H. & Alvita, M. (2023). Factors of Halal Awareness in Cosmetic Products Among Milenial Muslimah in Indonesia. Jurnal Multidisiplin Madani, 3(6), 1233–1247. https://doi.org/10.55927/mudima.v3i6.3199
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alif Balya Mustofa, Muhammad Ali Fahruddin, Luthfi Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



