Strategi Politik Digital dalam Pemilihan Kepala Daerah (Studi Akun Tiktok Lucianty. Official Musi Banyuasin 2024)

Authors

  • Minal Mukromin Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Kun Budianto Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Siti Anisyah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3702

Keywords:

Pemilihan Lokal, Pencitraan Diri, Strategi Politik, Politik Pedesaan, Kampanye TikTok

Abstract

TikTok telah menjadi platform kampanye politik utama secara global, namun efektivitasnya kurang dieksplorasi bagi kandidat mantan koruptor di Pilkada kabupaten pedesaan Indonesia. Penelitian ini menganalisis strategi politik Lucianty, S.E. melalui TikTok pada Pilkada Musi Banyuasin 2024, di mana ia meraup 130.774 suara meskipun rekam jejak hukum. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis isi, purposive sampling menargetkan postingan berengagement tinggi dari @lucianty.official (13,9 ribu pengikut, 360,8 ribu likes) selama periode kampanye 22 September-23 November. Instrumen mencakup observasi partisipatif, screenshot, dan metrik engagement, dianalisis melalui model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian, penarikan kesimpulan) dengan kerangka ofensif-defensif Schoder. Hasil menunjukkan strategi ofensif memperluas basis pemilih melalui kunjungan desa (Sri Damai: 35,8 ribu views) dan program MUBA SEHATI di 57 desa/kelurahan, sementara strategi defensif mempertahankan pendukung inti via konten religius dan acara masyarakat. Kesimpulannya, keberhasilan parsial recovery personal branding terhambat akses digital pedesaan (33,8% Gen Z) dan skeptisisme pasca-korupsi, menyarankan pendekatan hybrid online-offline bagi calon pedesaan.

References

Adah, E., & Murbantoro, M. (2023). Personal branding Ganjar Pranowo dalam membangun komunikasi politik di media sosial. Sintesa, 2(1), 123–138.

Agustini, A., Budianto, K., & Fadli, N. M. (2025). Pencitraan politik Nandriani Octarina di akun Instagram @nandriani.official pada Pemilihan Wali Kota Palembang tahun 2024. Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial, dan Ilmu Politik, 2(3), 17–28.

Creswell, J. W. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Emzir. (2022). Metodologi penelitian kualitatif: Analisis isi. Rajawali Pers.

Juliantari. (2025). Evolusi komunikasi politik digital di TikTok: Simbol visual dan rebranding politik. Penerbit Akademik Indonesia.

Juliansyah. (2025). Metodologi analisis konten kualitatif dalam studi Pilkada lokal. Jurnal Ilmu Politik Indonesia.

Lim. (2024). Platform governance theory in the TikTok era. Journal of Digital Politics, 12(1), 45–67.

Machsunah. (2024). Efektivitas TikTok di daerah pedesaan: Literasi digital Gen Z. Jurnal Komunikasi Digital, 8(2), 112–130.

Marlina. (2025). Tren TikTok pada Pilkada serentak 2024: Keterbatasan infrastruktur digital. Jurnal Politik Lokal, 15(1), 78–95.

McCombs, M. E., & Shaw, D. L. (1972). The agenda-setting function of mass media. Public Opinion Quarterly, 36(2), 176–187. https://doi.org/10.1086/267990

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/risalah/article/view/6317

Novitasari. (2024). Black campaign dan citra mantan narapidana di media sosial. Jurnal Hukum dan Politik, 10(3), 200–215.

Novianti. (2025). Strategi ofensif-defensif Schroder dalam konteks Pilkada kabupaten. Jurnal Strategi Politik, 7(1), 34–52.

Nurdin, R. (2024). TROLLS, disinformasi, dan strategi kampanye: Tantangan demokrasi digital dalam Pemilu 2024. (2025). Electoral Governance: Jurnal Tata Kelola Pemilu Indonesia, 6(1), 1–26. https://journal.kpu.go.id/index.php/TKP/article/view/1350

Riadi. (2016). Indikator analisis isi pesan politik. Penerbit Universitas Indonesia.

Schroder, P. (2022). Strategi politik (Edisi revisi). Friedrich-Naumann-Stiftung für die Freiheit.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif (Edisi ke-28). Alfabeta.

Sudaryono. (2021). Teknik analisis data kualitatif: Model Miles dan Huberman. Penerbit Andi.

Winata. (2024). Black campaign di TikTok: Agitasi dan pelemahan kandidat. Jurnal Media Digital, 9(4), 150–168.

Downloads

Published

2026-01-28

How to Cite

Mukromin, M., Budianto, K., & Anisyah, S. (2026). Strategi Politik Digital dalam Pemilihan Kepala Daerah (Studi Akun Tiktok Lucianty. Official Musi Banyuasin 2024). Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 6(1), 12. https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3702

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.