Penerapan Pedoman Pemberitaan Tindak Dan Upaya Bunuh Diri oleh Detik.com Pada Pemberitaan Bunuh Diri Kim Sae-Ron

Authors

  • Wini Nur Azizah Universitas Padjadjaran
  • Gema Nusantara Bakry Universitas Padjadjaran
  • Abie Besman Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3725

Keywords:

Pedoman Pemberitaan Tindak dan Upaya Bunuh Diri, Analisis isi, Detik.com, Kim Sae Ron, Berita bunuh diri

Abstract

Pemberitaan isu bunuh diri di media massa merupakan salah satu jenis penyajian berita yang harus diperhatikan secara hati-hati. Media memiliki potensi pelanggaran yang besar dan dapat berdampak buruk bagi pembaca apabila pelaporan berita dilakukan dengan diksi dan narasi dramatis. Cara media menggambarkan dan melaporkan isu bunuh diri di Indonesia sendiri masih harus diperhatikan. Penayangan detail-detail pada sebuah kasus bunuh diri oleh media Indonesia akan memberikan dampak negatif bagi kesehatan mental masyarakat. Pelanggaran ini tidak hanya terjadi pada kasus dalam negeri, tetapi juga pemberitaan kasus bunuh diri selebritis luar negeri, Kim Sae-Ron. Untuk mencegah penggambaran yang memprihatinkan terkait bunuh diri oleh media daring, Dewan Pers kemudian menyusun Pedoman Pemberitaan Terkait Tindak dan Upaya Bunuh Diri pada 22 Maret 2019. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat kepatuhan media Detik.com dalam mematuhi etika jurnalistik ketika menyajikan pemberitaan kasus bunuh diri Kim Sae-Ron, digunakan metode analisis isi kuantitatif oleh Krippendorff (2004) dengan 11 poin indikator pedoman yang dikeluarkan Dewan Pers. Berdasarkan hasil penelitian pada 45 berita, ditemukan bahwa Detik.com mendapatkan persentase sebesar 71,72% dengan kategori kepatuhan “Tinggi.” Tujuh poin telah memenuhi penerapan pedoman bunuh diri Dewan Pers. Akan tetapi, masih ditemukan pelanggaran yang tinggi pada empat poin lainnya sehingga perlu ditingkatkan kembali dalam penyajian berita. Detik.com dan media-media di Indonesia diharapkan terus konsisten dan lebih baik dalam menyajikan pemberitaan selanjutnya, terutama dengan memperhatikan pedoman pemberitaan pada isu-isu sensitif, seperti upaya tindakan bunuh diri dan kesehatan mental. Temuan ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada praktik jurnalisme, khususnya pemberitaan bunuh diri di masa mendatang.

References

Ahmad, J. (2018). Desain Penelitian Analisis Isi (Content Analysis). https://doi.org/10.13140/RG.2.2.12201.08804

Armstrong, G., Goyal, S., Dhar, A., Vijayakumar, L., Haregu, T., Singh, L., & Jain, S. (2023). The quality of media reporting of suicide news in a high suicide state of India against World Health Organization. Journal of Affective Disorders Reports, 14.

Asharani, P., Koh, Y., Tan, R., Tan, Y., Gunasekaran, S., Lim, B., Car, L., & Subramaniam, M. (2024). The impact of media reporting of suicides on subsequent suicides in Asia: A systematic review. ANNALS: Official Journal of The Academy of Medicine, Singapore, 53(3).

Beautrais, A., Hendin, H., Yip, P., Takahashi, Y., Chia, B. H., Schmidtke, A., & Pirkis, J. (2008). Improving Potrayal of Suicide in the Media in Asia. Suicide and Suicide Prevention in Asia.

Bohanna, I., & Wang, X. (2012). Media Guidelines for the Responsible Reporting of Suicide. Crisis: The Journal of Crisis Intervention and Suicide Prevention, 33(4).

Buac, K., Austria, J., Monsanto, C., Ponce, M., & Soriano, A. (2025). The Role and Influence of Media Coverage and Social Media on Suicides: A Scoping Review. Makara Human Behavior Studies in Asia, 29(2).

Cohen-Almagor, R. (2001). Speech, Media and Ethics. In Speech, Media and Ethics. Palgrave Macmillan UK. https://doi.org/10.1057/9780230501829

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches Fifth Edition.

Dewan Pers. (2019). Pedoman Pemberitaan Terkait Tindak dan Upaya Bunuh Diri. Into The Light Indonesia (Yayasan Insan Teman Langit)

Eriyanto. (2011). Analisis Isi: Pengantar Metodologi Untuk Penelitian Ilmu Komunikasi dan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya (1st ed.).

Eriyanto. (2025). Do reporting guidelines improve the quality of suicide coverage?: A case study of Indonesia. Mental Health & Prevention, 40.

Fong, Y. L., Rajaratnam, U. D., Ling, T. P., Gek, J., & Heng, K. (2019). Media Reporting of Suicide: A Comparative Framing Analysis of Malaysian Newspapers. https://www.researchgate.net/publication/334658245

Foriest, J. C., Mittal, S., Kim, E., Carmichael, A., Lennon, N., Sumner, S. A., & de Choudhury, M. (2024). News Media Framing of Suicide Circumstances and Gender: Mixed Methods Analysis. JMIR Mental Health, 11. https://doi.org/10.2196/49879

Fu, K., & Yip, P. (2007). Long‐term impact of celebrity suicide on suicidal ideation: results from a population‐based study. Journal of Epidemiology Community Health, 6.

Hakim, L., & Sa’idah, M. (2022). Pembingkaian Media Online tentang Korean Wave. Translitera: Jurnal Kajian Komunikasi Dan Studi Media, 11(2), 45–55. https://doi.org/10.35457/translitera.v11i2.2406

Hawton, K., & Williams, K. (2002). Influences of The Media on Suicide. BMJ, 325.

Khairunnisa, Z., Yudhapramesti, P., & Bakry, G. N. (2024). Penerapan Pedoman Pemberitaan Dewan Pers Terkait Tindak dan Upaya Bunuh Diri di Media Daring Detik.com periode Oktober 2023. JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, 5(3).

Krippendorff, K. (2004). Content analysis: an introduction to its methodology. Sage.

Krippendorff, K. (2013). Systematic disagreement Sampling errors Computing Krippendorff’s Alpha-Reliability.

Leenaars, A. A., Dieserud, G., & Wenckstern, S. (2020). The Mask of Suicide. Taylor & Francis, 26(3).

Mackenzie, N., & Knipe, S. (2006). Research dilemmas: Paradigms, methods and methodology. Issues In Educational Research, 16.

Marzi, G., Balzano, M., & Marchiori, D. (2024). K-Alpha Calculator–Krippendorff’s Alpha Calculator: A user-friendly tool for computing Krippendorff’s Alpha inter-rater reliability coefficient. Elsevier B. V. https://doi.org/10.4135/9781071878781

Murniati, R. L., & Hasfi, N. (2020). Analisis Framing Pemberitaan Tindak Dan Upaya Bunuh Diri di tribunnews.com. http://www.fisip.undip.ac.id

Nisa, N., Arifin, M., & Nur, M. (2020). Indonesian online newspaper reporting of suicidal behavior: Compliance with World Health Organization media guidelines. International Journal of Social Psychiatry.

Neuman, W. L. (2014). Social research methods: qualitative and quantitative approaches. Pearson.

Pratiwi, A. D., & Shofah, N. A. (2023). Bahasa Sensasional Dalam Membangun Wacana Copycat Suicides Pada Detikcom Daerah Edisi September-Oktober 2023. Sastranesia: Jurnal Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, 11. https://doi.org/10.32682/sastranesia.v11i4.3392

Putri, I. P., Dhiba, F., Liany, P., & Nuraeni, D. R. (2019). K-Drama dan Penyebaran Korean Wave di Indonesia, 3(1), 68–80.

Ratnasari, A. (n.d.). Analisis Pemberitaan Media Pers Terhadap Kasus Bunuh Diri. http://www.jogja.tribunnews.com

Downloads

Published

2026-01-19

How to Cite

Azizah, W., Bakry, G., & Besman, A. (2026). Penerapan Pedoman Pemberitaan Tindak Dan Upaya Bunuh Diri oleh Detik.com Pada Pemberitaan Bunuh Diri Kim Sae-Ron. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 6(1), 8. https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3725

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.