Pengendalian Sosial dalam Tradisi Omed-Omedan di Denpasar, Bali

Authors

  • Ni Wayan Karunia Wedani Universitas Pendidikan Ganesha
  • Luh Putu Sendratari Universitas Pendidikan Ganesha
  • Irwan Nur Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.53697/iso.v6i2.3864

Keywords:

Omed-Omedan, Pengendalian Sosial, Keteraturan Sosial

Abstract

Tradisi Omed-Omedan merupakan warisan budaya yang masih dilestarikan di Banjar Kaja, Desa Adat Sesetan, Bali. Meskipun terdapat nilai historis dan religius dalam pelaksanaan tradisi Omed-Omedan, aktivitas fisik dalam pelaksanaan tradisi ini sering menghadirkan berbagai stereotip negatif dari masyarakat yang kurang memahami makna filosofis dalam tradisi. Fenomena tersebut memunculkan tantangan dalam menjaga kelestarian tradisi, sehingga diperlukan upaya untuk mempertahankan tradisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk pengendalian sosial dalam tradisi Omed-Omedan untuk menjaga keteraturan sosial dalam pelaksanaan tradisi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya mempertahankan tradisi dilakukan melalui dua bentuk pengendalian sosial. Pertama, bentuk pengendalian sosial preventif dilakukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran dalam tradisi. Kedua, pengendalian sosial represif yang dilakukan untuk memulihkan keadaan ketika terjadi pelanggaran melalui pembentukan sanksi adat, melibatkan peran tokoh adat, dan menyesuaikan peraturan agar tidak terjadi pelanggaran. Simpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran masyarakat lokal diperlukan untuk mempertahankan tradisi dengan saling bersatu untuk melaksanakan tradisi sesuai peraturan. Pengendalian sosial yang terstruktur dapat memastikan tradisi tetap dipertahankan dan diterima secara positif oleh masyarakat lain sebagai identitas budaya masyarakat di Banjar Kaja, Sesetan.

References

Arendt, F. (2023). Media stereotypes, prejudice, and preference-based reinforcement: toward the dynamic of self-reinforcing effects by integrating audience selectivity. Journal of Communication, 73, 463–475.

Asmariani, A. A. R., & Mery. (2022). Nilai Estetika Tradisi Omed-Omedan di Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan. Sanjiwani: Jurnal Filsafat, 13 (2).

Bukuluki, P., Simon Ndira, Juliet Aweko, Kiwummulo, Michael, Justine, Ekirapa-Kiracho, Peter Waiswa, John, & Grace. (2025). A qualitative study on gender relations and digital payments: Healthcare workers’ experiences during polio vaccination campaigns in Uganda and Malawi. BMJ Global Health, 10.

Coliva, A. (2025). Woman: Concept, Prototype and Stereotype. Social Epistemology, 39(4), 380–389.

Dalimoenthe, I. (2021). Sosiologi Gender (Bunga Sari Fatmawati, Ed.; 1 ed.). Bumi Aksara.

Dwijayanthi, I. A. M. G., & David Hizkia Tobing. (2018). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Motivasi Partisipasi Remaja Putri pada Tradisi Omed-Omedan di Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana, 5, 173–188.

Dwiyanti, N. (2025). Stereotip dan Prasangka dalam Komunikasi Lintas Budaya : Studi Kasus Mahasiswa Suku Jawa Terhadap Etnis Madura di Universitas Trunojoyo Madura. RISOMA: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 3, 278–285.

Fatimah, S., Haya Zen, & Azmi Fitrisia. (2025). Literatur Riview dan Metodologi Ilmu Pengetahuan Khusus. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 5, 41–48.

Fitriani, I., Sekarrini Solihan, & Yohanes Bahari. (2025). Fenomena Cyberbullying di Kalangan Remaja: Analisis Adaptasi Sosial dengan Pendekatan Teori Struktural Fungsional Talcott Parsons. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 6627–6634.

Hamid, A. N., Wibisono, & Rasim. (2026). Peringkasan Otomatis Risalah Rapat DPR RI Menggunakan IndoNanoT5 dan LongT5 TGlobal. Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Informasi (JUKTISI), 4(3), 1830–1839.

Human, Nur Huda, & Ahmad Musonnif Alfi. (2025). Dinamika Moderasi Beragama di Rembang Jawa Tengah: Interaksi Nahdlatul Ulama dan LDII dalam Perspektif AGIL. Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam, 34(1), 49–78.

Isnian, S. N., Sri Peni Wastutiningsih, & Fransiskus Trisakti Haryadi. (2025). The Effectiveness of the Function of the Agricultural Extension System in Encouraging Local Food Independence in North Buton Regency, Indonesia: An Analysis of the AGIL Framework. Asian Journal of Agricultural Extension, Economics & Sociology, 43(12), 78–89.

Jamaludin, Rusdiana Yusuf, & Adi Surianto. (2024). Integrasi Nilai Tri Hita Karana dalam Pelestarian Tradisi “Belanjakan” sebagai Identitas Budaya Lokal di Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur. Journal of Mandalika Literature, 6.

Kudu, R., Bhisa V. Wilhelmus, & Ngongo Dede. (2025). Peran Tokoh Adat Dalam Menyelesaikan Konflik Keluarga Akibat Perselingkuhan Dan Penelantaran Anak Di Desa Pantae. Artemis Law Journal, 2(2).

Lubis, B., & Yoskar. (2025). Peran Petugas Pembinaan Dalam Sosialisasi Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Kota Pekanbaru. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 5(1), 1–15.

Maryati, K., Juju Suryawati, & Nina R. Suminar. (2021). IPS Sosiologi untuk SMA/MA Kelas X (M. Yulianti & R. Sitepu, Ed.). Erlangga.

Mayan, A. P., Ketut Putra Erawan, & Gede Indra. (2025). Peran Lembaga Adat dalam Pilkada Bali: Perspektif Teori Institusionalisme Historis dan Otonomi Daerah. Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 9.

Milne, A., & Sally. (2025). Revisioning social work with older people living in a care home: promoting rights and reducing social control. Critical and Radical Social Work, 13(1), 57–75.

Muntaha, M., Fadhil Azhar Permana, Rizki Firmansyah, & Chisa Belinda Harahap. (2025). Hukum dan Ketertiban Lalu Lintas: Perspektif Sosiologi Hukum pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Gunung Djati Conference Series, 50.

Muthmainna, F. A. (2025). Strategi Sekolah Mengatasi Pelanggaran Tata Tertib Sekolah dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa di Mas At-Taqwa Beru. Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris, 3(1), 317–332.

Naradhipam, M., I Wayan Wesna, & I Made Widyantara. (2025). Penegakan Hukum terhadap Budaya Omed-omedan di Banjar Kaja Desa Sesetan. Jurnal Preferensi Hukum, 6, 116–121.

Nida, D., & Prama. (2025). Nilai-nilai Sapta Bayu sebagai Katalisator Good Governance: Analisis Persepsi Masyarakat terhadap Kinerja Pengempon Pura di Bali. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, 10(1), 76–86.

Nurmadani, Herman, M.Rama Darmawan, & Firdaus Danny. (2025). Gender dalam Perspektif Aliran Feminisme: Analisis Wacana tentang Hakikat dan Kedudukan Perempuan. Journal of Gender and Millennium Development Studies, 2(2), 53–62.

Permadi, M., Ratna Artha, & Dewa Bagus. (2026). Kedudukan Anak Luar Kawin dalam Hukum Adat Bali: Analisis Putusan Mahkamah Agung No.185/K/KR/1978). Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6.

Raho, B. (2021). Teori Sosiologi Modern (Edisi Revisi) (Edisi Revisi). Ledalero.

Rapi, I., Pawennari Hijjang, & Ansar Arifin. (2025). Empowerment of Women Fishermen through Joint Business Groups: An Analysis of AGIL and Social Constructivism in Small-Scale Fisheries, Talisayan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 4.

Ritzer, G. (2014). Teori Sosiologi Modern. PRENADAMEDIA GROUP.

Safitri, D. N., Presly Prayogo, & Herry Tuwaidan. (2025). Implementasi Perlindungan Hukum Terhadap Pasien pada Pelayanan Kesehatan Oleh Tenaga Medis Berdasarkan Undang-Undang No 36 Tahun 2014 di Rumah Sakit Tondano. Jurnal Fakultas Hukum, UNSRAT, 15(2), 642–656.

Sari, H. D., Siti Sriyati, & Widi Purwianingsih. (2025). Biology Learning Meets Local Wisdom: Exploring the Ethnopedagogical Value of Bengkulu’s Fermented Culinary Tradition “Lemea” for Biology Topics. Journal of Innovation in Educational and Cultural Research, 6(2), 396–408.

Satrio, K., Ramadhhea Fanida, Tegar Toha Putra, Wiwit tri nolya, Yosi Miskori, & Yelly Martaliza. (2025). Pengembangan pembelajaran individual di SLB 01 Sungai Pagu, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok selatan. Jurnal Inovasi Wawasan Akademik, 1(1), 57–64.

Siswadi, G. A., & Septiana Dwiputri Maharani. (2022). Tradisi Med-Medan di Banjar Kaja, Desa Adat Sesetan, Kota Denpasar Bali dalam Perspektif Filsafat Nilai Max Scheler. Jurnal Filsafat Indonesia, 5 (1).

Soekanto, S., & Budi Sulistyowati. (2013). Sosiologi Suatu Pengantar (Revisi 45). Rajawali Pers.

Soesanto, E., & Eka. (2025). Membentuk Jati Diri Remaja Yang Kuat: Cipta, Rasa, Karsa dan Pengendalian Diri. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(1), 274–286.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Sutopo, Ed.; 2 ed.). Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2009). Metode Penelitian Pendidikan. PT Remaja Rosdakarya Offset.

Suryati, Eka Sri Mulyani, & Sehat Ihsan Shadiqin. (2026). Strategies for the Transformation of Traditional Islamic Boarding Schools in Aceh Singkil: Integrating Education, Social, and Religious Aspects. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 7(1), 80–94.

Susanti, R., & Achiriah, A. (2024). Dinamika tradisi malem selikuran pada masyarakat Jawa di desa Tanjung Pasir Labuhanbatu Utara. Jurnal EDUCATIO (Jurnal Pendidikan Indonesia), 10 (1)(1), 7–12.

Utomo, W., Syarifah Nur, Risang Setyobudi, Liana Dwi, & Nunuk Candra. (2026). Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Proyek Pembangunan Gedung Bina Insan Mulya Tuban. JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN], 7.

Wildoh, & Yusmar. (2025). Pencurian Buah Kelapa Sawit di Desa Muda Setia Kecamatan Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelalawan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 265–277.

Yin, T., Lin Weng, & Caiying Wu. (2025). Construction of the digital intelligence-enabled intervention model for learning engagement. Journal of Language Teaching, 5(1), 12–22.

Downloads

Published

2026-02-12

How to Cite

Wedani, N. W. K., Luh Putu Sendratari, & Irwan Nur. (2026). Pengendalian Sosial dalam Tradisi Omed-Omedan di Denpasar, Bali. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 6(2), 14. https://doi.org/10.53697/iso.v6i2.3864

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.