Memetakan Narasi Disabilitas dalam Media Daring Indonesia: Sintesis Literatur Antara Eksploitasi dan Inklusivitas

Authors

  • Hosana Solagracia Sifra Universitas Padjadjaran
  • Nunik Maharani Universitas Padjadjaran
  • Rinda Aunillah Sirait Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.53697/iso.v6i2.4069

Keywords:

Representasi Disabilitas, Media Digital, Jurnalisme Inklusif, Komodifikasi, Pedoman Pemberitaan Ramah Disabilitas, Sintesis Literatur

Abstract

Keterwakilan penyandang disabilitas dalam media daring di Indonesia masih terjebak dalam dikotomi antara kepentingan komersial dan menyediakan tanggung jawab sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pola narasi disabilitas melalui sintesis literatur untuk mengidentifikasi pembingkaian antara eksploitasi ekonomi dan praktik jurnalisme inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka deskriptif kualitatif dengan menganalisis 12 artikel ilmiah dan laporan penelitian dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir. Temuan penelitian ini mengungkapkan adanya polarisasi narasi yang signifikan, di satu sisi, media cenderung melakukan eksploitasi penderita demi mengejar trafik melalui strategi clickbait , sekaligus melakukan kekerasan simbolik melalui penggunaan eufemisme bahasa serta metafora gender yang menekankan martabat subjek. Meskipun praktik jurnalisme inklusif yang mengacu pada Pedoman Pemberitaan Ramah Disabilitas (PPRD) mulai menunjukkan perkembangan, namun fenomena disabilitas tanpa penyandang disabilitas masih mendominasi karena mengabaikan suara penyandang disabilitas dalam narasi bersifat abstrak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi paradigma dari Model Patologi Sosial menuju narasi dengan dasar hak asasi manusia, serta implementasi PPRD yang konsisten, merupakan prasyarat mutlak bagi lembaga pers dalam menjalankan fungsi edukasi masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan jurnalisme keberagaman melalui penguatan representasi penyandang disabilitas yang mandiri di ruang digital. 

References

Al Fajri, M. S., & Isti’anah, A. (2025). News media depictions of people with mental disabilities in Indonesia: A corpus-assisted discourse study. Russian Journal of Linguistics, 29(3), 492–512. https://doi.org/10.22363/2687-0088-44223

Bitman, N. (2021). Rethinking visibility, personalization and representation: Disability activism in social media. Paper presented at AoIR 2021: The 22nd Annual Conference of the Association of Internet Researchers. Virtual Event: AoIR.

Fatim, A. L. N., Hamid, M. A., & Mubasyiroh. (2024). A corpus-based cognitive analysis of metaphors of gender issues in national media. Notion: Journal of Linguistics, Literature, and Culture, 6(2), 152-170. https://doi.org/10.12928/notion.v6i2.10489

Firdaus, N. A. (2022). Analisis framing pemberitaan media massa online detiknews.com dan medan.tribunnews.com (Studi berita penganiayaan penyandang disabilitas di Sumedang). Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS) 2022, 1024-1033.

Hamidah, R. (2023). Pemenuhan bingkai pemberitaan ramah disabilitas pada difabel.tempo.co [Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta].

Kolotouchkina, O., Llorente-Barroso, C., García-Guardia, M. L., & Pavón, J. (2021). Disability, sport, and television: Media visibility and representation of Paralympic Games in news programs. Sustainability, 13(1), 256. https://doi.org/10.3390/su13010256

Kumalasari, E. D., Ardani, S. A., Nurrohmah, E., Sarwandari, A. P., Azzahra, A. A., & Pribadi, F. (2021). Empati VS Ekspolitasi: Melacak media online ramah disabilitas. Laporan Penelitian Sosiologi, Universitas Negeri Surabaya.

Melchior, C. (2024). The representation of disability in Italian media: The case of Ansa. pIJ (PuntOorg International Journal), 9(2), 172-191.

Nurhaqiqi, H. (2018). Difable literacy: Analysis of difable representation in Indonesian media. Paper presented at the 3rd International Conference on Social and Political Sciences (ICSPS 2017), Jakarta.

Raodatuljanah, Devina, K., Setiawansyah, P. S., & Maulida, A. S. (2024). Representasi isu disabilitas di media daring. Jurnal Pena Ilmiah, 6(2), 115-134. https://doi.org/10.17509/jpi.v6i2.72373

Setiana, W. A., Maifitri, H., ’Aisyi, T. R., Tiara, A. S., & Shah, R. (2025). Regulations and ethics of reporting on persons with disabilities in the media: A comparative study of Indonesia and India. Realism: Law Review, 3(1), 167-180.

Solihin, O., Rahmawati, W., Haryati, F., Mogot, Y., Nurhadi, Z. F., & Waluyo, E. A. (2022). Tinjauan tentang clickbait media. Commed: Jurnal Komunikasi dan Media, 7(1), 74-84.

World Health Organization. (2023). Disability. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/disability-and-health

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Sifra, H. S., Maharani, N., & Sirait, R. A. (2026). Memetakan Narasi Disabilitas dalam Media Daring Indonesia: Sintesis Literatur Antara Eksploitasi dan Inklusivitas. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 6(2), 10–18. https://doi.org/10.53697/iso.v6i2.4069

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.