Transformasi Digital dalam Administrasi Rumah Sakit: Strategi Peningkatan Kualitas Layanan dan Pengambilan Keputusan Manajerial
DOI:
https://doi.org/10.53697/jkomitek.v4i1.3975Keywords:
Transformasi Digital, Kualitas Pelayanan, TeknologiAbstract
Era transformasi digital telah menjadi kebutuhan strategis di sektor kesehatan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan akses layanan. Transformasi digital mencakup adopsi teknologi seperti rekam medis elektronik (Electronic Health Record/EMR), telemedicine, dan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) yang memungkinkan pengambilan keputusan lebih cepat dan layanan yang lebih responsif. Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan: Apa saja tantangan dan hambatan dalam implementasi transformasi digital di rumah sakit, khususnya EMR, dan strategi apa yang dapat digunakan untuk mengatasinya? Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi literatur. Data dikumpulkan melalui telaah pustaka dari berbagai sumber ilmiah, laporan pemerintah, dan studi kasus yang relevan untuk mengidentifikasi faktor kunci, hambatan, serta praktik terbaik transformasi digital di sektor kesehatan. Analisis dilakukan secara kritis terhadap 25 publikasi yang membahas EMR, telemedicine, sistem informasi kesehatan, serta teknologi pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan EMR dan teknologi digital lainnya secara signifikan meningkatkan akurasi diagnosis, efisiensi operasional, transparansi layanan, serta perlindungan data pasien. Hambatan utama yang ditemukan meliputi kurangnya literasi digital tenaga kesehatan, resistensi terhadap perubahan, keterbatasan infrastruktur, isu privasi dan keamanan data, serta regulasi yang belum memadai. Strategi untuk mengatasinya mencakup peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan berkelanjutan, perencanaan strategis, kolaborasi lintas departemen, interoperabilitas sistem, dan investasi pada infrastruktur digital. Kesimpulannya, transformasi digital di rumah sakit terbukti dapat mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, namun keberhasilan implementasinya memerlukan dukungan manajemen, kebijakan yang jelas, serta keterlibatan semua pemangku kepentingan. Peneliti menyarankan untuk memperkuat regulasi, memperluas literasi digital, dan mendorong kolaborasi antara pemerintah, rumah sakit, dan masyarakat untuk memastikan transformasi digital yang efektif dan berkelanjutan.
References
Alamdar, A., Ali, M., & Rahman, S. (2019). Integrated medicine management system for Malaysian healthcare sector. International Journal of Research in Pharmaceutical Sciences, 10(4), 1644. https://doi.org/10.26452/ijrps.v10i4.1644
Almeman, A. (2024). The digital transformation in pharmacy: Embracing online platforms and the cosmeceutical paradigm shift. Journal of Health Population and Nutrition. https://doi.org/10.1186/s41043-024-00550-2
Alshammari, A. (2021). Electronic-health in Saudi Arabia: A review. International Journal of Advanced and Applied Sciences. https://doi.org/10.21833/ijaas.2021.06.001
Anam, S. (2022). Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan: Peran teknologi dalam meningkatkan akses layanan di daerah terpencil. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 4(2), 115–126.
Andrade, A., Smith, B., & Lee, C. (2025). A narrative review and a proposed protocol for implementing an advanced TeleStroke service. Journal of Stroke Medicine. https://doi.org/10.1177/25166085251358941
Ardhana, I. (2021). Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam transformasi digital di sektor kesehatan Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan, 6(1), 48–57.
Bungin, B. (2008). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik dan ilmu sosial. Jakarta: Kencana.
Ćwiklicki, M., Kowalski, T., & Nowak, P. (2020). Antecedents of use of e-health services in Central Eastern Europe: A qualitative comparative analysis. BMC Health Services Research. https://doi.org/10.1186/s12913-020-5034-9
Darmawan, R., & Laksono, P. (2021). The new leadership paradigm in digital health and its relations to hospital services. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(2), 89–103. https://doi.org/10.26553/jikm.2021.12.2.89-103
Eddine, A., & Zedan, A. (2021). Telehealth role during the COVID-19 pandemic: Lessons learned from health care providers in Saudi Arabia. Telemedicine and e-Health. https://doi.org/10.1089/tmj.2020.0489
ElMassah, S., & Mohieldin, M. (2020). Digital transformation and localization of the sustainable development goals (SDGs). Ecological Economics, 169, 106490. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2019.106490
Hariy, A., Putra, D., & Santoso, R. (2025). Exploring stakeholder experiences with electronic medical records in Indonesia's digital health transformation (Preprint). https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-5394530/v1
Heryawan, A., Wicaksono, R., & Lestari, P. (2025). Fast healthcare interoperability resources (FHIR)–based interoperability design in Indonesia: Content analysis of Developer Hub’s social networking service. JMIR Formative Research. https://doi.org/10.2196/51270
Hira, T., Lim, J., & Tan, K. (2024). Blockchain-based electronic health records: Revolutionizing healthcare in Malaysia. Asia Pacific Journal of Health Management, 19(1). https://doi.org/10.24083/apjhm.v19i1.2621
Khoirunisah, F., Zhafirah, N., & Handoko, T. W. (2024). Analisis layanan kesehatan digital dalam mewujudkan smart city di Indonesia. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(2), 6328–6342.
Laksono, P. (2022). Pentingnya keterlibatan profesional kesehatan dalam proses transformasi digital. Jurnal Manajemen Rumah Sakit, 10(1), 34–45.
Lokmic-Tomkins, S., Patel, R., & Nguyen, L. (2023). Lessons learned from natural disasters around digital health technologies and delivering quality healthcare. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(5), 4542. https://doi.org/10.3390/ijerph20054542
Naili, A., Rahman, F., & Li, S. (2024). Protection of patient data privacy on IoT devices for healthcare in the era of smart cities: A health law perspective. Jurnal Hukum Novelty, 15(1). https://doi.org/10.26555/novelty.v15i1.a28457
Ndlovu, T., Moyo, L., & Dlamini, S. (2021). Interoperability frameworks linking mHealth applications to electronic record systems. BMC Health Services Research. https://doi.org/10.1186/s12913-021-06473-6
Nugroho, R., Hidayat, M., Rianti, E. D. D., Mutiarahati, N. L. A. C., & Rosyid, A. F. (2023). Pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan publik: Sebuah tinjauan. MINISTRATE, 5(2), 277.
Nugroho, R., Santoso, D., & Wirawan, A. (2024). Exploring disparities of teleconsultation readiness: A comparative analysis of healthcare facilities in Indonesia. Digital Health. https://doi.org/10.1177/20552076241278296
Pogorzelska-Maziarz, M., Chen, J., & Smith, L. (2022). Health information technology adoption at U.S. home health care agencies: Results from a multi-methods study. Home Health Care Management & Practice. https://doi.org/10.1177/10848223221141902
Roy, S., Lee, J., & Thompson, P. (2025). Digital health technology infrastructure challenges to support health equity in the United States: Scoping review. Journal of Medical Internet Research. https://doi.org/10.2196/70856
Shea, C. M., & Belden, J. (2015). What is the extent of research on the characteristics, behaviors, and impacts of health information technology champions? A scoping review. BMC Medical Informatics and Decision Making. https://doi.org/10.1186/s12911-016-0240-4
Shafi, A., Kumar, R., & Patel, S. (2021). Adoption of telemedicine: A debrief for the orthopedic practitioner. HSS Journal: The Musculoskeletal Journal of Hospital for Special Surgery. https://doi.org/10.1177/1556331620977429
Spil, J., Klein, K., & Tebeje, T. (2011). Back to the future of IT adoption and evaluation in healthcare. International Journal of Healthcare Technology and Management. https://doi.org/10.1504/ijhtm.2011.037222
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alphabet.
Suwadi, H., Prasetyo, E., & Yulianto, A. (2022). Legal comparison of the use of telemedicine between Indonesia and the United States. International Journal of Human Rights in Healthcare. https://doi.org/10.1108/ijhrh-04-2022-0032
Syahwali, A., Darmawan, R., & Renny, S. (2023). Transformasi digital dalam pengelolaan data pasien dan penguatan perlindungan data pribadi di rumah sakit. Jurnal Kesehatan Digital, 3(1), 29–40.
Tebeje, T., & Klein, K. (2021). Applications of e-health to support person-centered health care at the time of COVID-19 pandemic. Telemedicine and e-Health. https://doi.org/10.1089/tmj.2020.0201
Tinam-Isan, T., & Naga, A. (2024). Exploring the landscape of health information systems in the Philippines: A methodical analysis of features and challenges. International Journal of Computing and Digital Systems. https://doi.org/10.12785/ijcds/160118
Wibowo, A., Nugroho, R., & Santoso, D. (2025). Insights into the current and future state of AI adoption within health systems in Southeast Asia: Cross-sectional qualitative study. Journal of Medical Internet Research. https://doi.org/10.2196/71591
Wijayanti, A., Handoko, T., & Zhafirah, N. (2024). Uncovering security vulnerabilities in electronic medical record systems: A comprehensive review of threats and recommendations for enhancement. Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika, 10(1). https://doi.org/10.26555/jiteki.v10i1.28192
Zhang, Z., & Saltman, R. (2022). Impact of electronic health record interoperability on telehealth service outcomes. JMIR Medical Informatics, 10(2), e31837. https://doi.org/10.2196/31837
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Edi Suyitno, Rini Febrianti, Susan Hadiyani, Yeni Suryani, Syahrifah Aima

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



