Gangguan Berbahasa pada Kreator TikTok Mustofa: Kajian Psikolinguistik
DOI:
https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3144Keywords:
Gangguan Berbahasa, Psikolinguistik, Bibir Sumbing, LabioschisisAbstract
Penelitian ini berfokus pada analisis gangguan berbahasa yang dialami oleh kreator TikTok, Mustofa, seorang pengidap labioschisis (bibir sumbing), dengan perspektif psikolinguistik. Metode penelitian yang diterapkan merupakan kualitatif, pada menggunakan teknik analisis isi terhadap sebuah video TikTok karya Mustofa yang berjudul "Menyanyikan lagu Nenekku Pahlawanku - Wali". Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek mengalami berbagai bentuk perubahan fonem, meliputi substitusi (misalnya fonem /r/ menjadi "l" pada kata "jujur"), omisi (hilangnya fonem /k/ pada kata "aku" menjadi "a'u"), dan adisi. Beberapa konsonan seperti /k/, /p/, /m/, /t/, dan /r/ mengalami gangguan artikulasi, sementara konsonan lain dapat diucapkan dengan tepat. Gangguan ini menyebabkan kata-kata terdengar berbeda dari pengucapan baku, sehingga berpotensi menghambat kejelasan komunikasi, terutama dalam konteks media digital. Penelitian ini menyoroti kompleksitas gangguan artikulasi akibat faktor fisiologis serta implikasinya terhadap interaksi sosial di ruang digital.
References
Amalia, A. R., & Denafri, B. (2025). Gangguan Berbicara di penderita Bibir Sumbing Studi Kasus: Maulana Irfan Wijayakusuma. Jurnal Zeugma, 1(1), 151-160.
Alhafidz, Z. R. (2024). Analisis Linguistik Klinis: Gangguan Berbahasa Pada Penyandang Sumbing Di Media Sosial Tiktok@ Orangkampungatm2 Perspektif Bahasa Sunda. Dharma Sastra: Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Daerah, 4(2), 1-9.
Anggreani, D. B., Chudori, M. R., & Tisnasari, S. (2025). Kajian Psikolinguistik terhadap Gangguan Berbahasa pada Penderita Cadel Melalui Platform YouTube dan TikTok. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 4(1), 552-563.
Anggreni, A., Yusuf, S., Dinata, M., & Sulistianingsih, N. (2024). Speech Recognation Penderita Bibir Sumbing Di Kabupaten Sumbawa. Bakti Sekawan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sekawan Institute, 4(2), 54-58.
Anshoriningsih, T., Taboer, M. A., & Jaya, I. (2025). Intervensi Dini Berbasis Kolaboratif Terhadap Hambatan Komunikasi Anak Dengan Celah Bibir dan Langit-Langit: Pendekatan Studi Kasus Dalam Perspektif Vygotsky dan Bronfenbrenner. Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian, 4(9), 8463-8472.
Ashari. A, Ilda Safitri, Intan Camelia, Y. S. (2023). Gangguan Berbahasa Pada Penderita Labioschisis Atau Bibir Sumbing: Kajian Psikolinguistik. Jurnal Ilmiah Psikologi Insani, 8(2), 84–90.
Asmara, R., Kusumaningrum, W., & Sitangga, M. (2018). Realisasi Bahasa Indonesia Penderita Bibir Sumbing: Sebuah Studi Kasus. Litera, 17(3).
Aziz, A. (2021). Gejala Gangguan Berbahasa Lisan Pada Penderita Bibir Sumbing. Jurnal Satra Aksara, 9(2), 77-84.
Chaer, A., & Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik: perkenalan awal. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Fadhilasari, icha. (2023). Gangguan Berbahasa Pada Afasia Broca: Kajian Psikolinguistik. Jawa Barat: Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia.
Irawan, W. D., Fuad, M., Siti, S. A. N. A., Erinda, E. A., Via, V. S., Firliyana, F., & Miranda, M. S. (2024). Perubahan Fonem pada Penderita Gangguan Berbahasa Bibir Sumbing. Edukasi Lingua Sastra, 22(1), 53-59.
Madalena, F. D., & Suroso, E. (2025). Perubahan Fonem-Fonem Bahasa pada Penderita Labioschisis (Bibir Sumbing) pada Podcast Youtube Raditya Dika: Davi Siumbing Ngomongin Nopek. Ruang Kata, 5(01), 100-112.
Mariani, Y., & Siagian, I. (2023). Gangguan Berbahasa pada Penderita Bibir Celah/Sumbing melalui Prespektif Fonologi. Journal on Education, 6(1), 7022-7029.
Masitoh, M. (2019). Gangguan bahasa dalam perkembangan bicara anak. Edukasi Lingua Sastra, 17(1), 40-54.
Nadya, N. L., & Kirana, H. (2020). Kontribusi Gangguan Berbahasa Fonem/R/Dalam Pembelajaran Pemerolehan Bahasa. Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan, 18(1), 70-81.
Ningsih, W., & Meilan, A. (2024). Analisis Mendalam Terhadap Kompleksitas Komunikasi Individu Sumbing Dan Gagap Pada Kasus Mustofa Dalam Akun Youtube Tretan Universe. Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar Dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1b), 300-306.
Nurkholidha, P., Denurzah, S., & Fatmawati, F. (2023). Ganguan di cara bahasa pada Penderita Labioschisis serta Bibir Sumbing di Podcast PWK: mengkaji Psikolinguistik. JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa, 5(2), 106-112.
Pebriyani, R., Rahmah, L., & Tatang, T. (2025). Analisis Pengucapan Makharijul Huruf Penderita Bibir Sumbing Pada Kanal Tiktok. Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 31-41.
Rifdah, H., & Tisnasari, S. (2025). Gangguan Berbahasa Anak Sumbing pada Tokoh Ame dalam Film Serdadu Kumbang: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 5083-5087.
Rosidin, O. (2015). Percikan Linguistik: Pengantar Memahami Ilmu Bahasa. Serang: Untirta Press.
Siagian, I. (2023). Studi Variasi Pelafalan Fonem/R/dan Gangguan Fonologi pada Penderita Cadel. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(20), 522-527.
Suhepi, M., Mayasari, N., & Tisnasari, S. (2025). Studi Psikolinguistik: Kesulitan Berbahasa Penderita Bibir Sumbing. Multilingual: Journal of Universal Studies, 5(1), 507-515.
Sulistyowati, Y. T., & Mukminin, A. (2025). Analisis Peran Orangtua dan Guru dalam Konsep Diri Anak yang Memiliki Kelainan Fisik Bibir Sumbing. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(7), 8709-8717.
Trianingsih, E., Hasanah, U., Lestariana, S., Setyaningrum, A., & Adzkia, N. D. (2023). Gangguan Berbahasa pada Remaja Usia Delapan Belas Tahun Akibat Bibir Sumbing: Perspektif Fonologi. Jurnal Iswara, 3(1), 17-27.
Ulfa, M. (2020). Disartria Gangguan Berbicara. Kota Bengkulu: Elmarkazi Publisher
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dessy Saputry, Dyah Pramesti Istiqomah, Sri Asri Imayani, Putri Anjani, Ilham Cahyandi, Nofemi Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



