Childfree dalam Kacamata Media Media Alternatif: Pembingkaian Makna dalam Pemberitaan Konde.co

Authors

  • Aqeela Syahida Fatara Universitas Padjadjaran
  • Achmad Abdul Basith Universitas Padjadjaran
  • Nunik Maharani Hartoyo Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.53697/iso.v6i2.3772

Keywords:

Childfree, Pembingkaian, Artikel

Abstract

Penelitian ini menganalisis pembingkaian realitas sosial childfree dalam pemberitaan media alternatif perempuan Konde.co. Penelitian ini menggunakan metode analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang meliputi struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis teks berita childfree yang dipublikasikan Konde.co, studi literatur, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konde.co secara konsisten menempatkan perempuan sebagai subjek utama pemberitaan dengan dominasi perspektif feminisme. Pada struktur skrip, artikel menyajikan unsur 5W+1H dengan penekanan pada aspek why dan how untuk menjelaskan alasan serta permasalahan struktural di balik pilihan hidup childfree. Secara tematik, Konde.co mengkritik sistem patriarki dan norma pronatalisme, sementara secara retoris menggunakan diksi yang menentang stigma serta praktik menyalahkan perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa konstruksi realitas childfree dalam pemberitaan Konde.co tidak bersifat netral, melainkan dipengaruhi oleh ideologi media dan keberpihakannya pada isu perempuan, sehingga berpotensi menggiring pemaknaan khalayak terhadap fenomena childfree.

References

Annisa, M., Retno, D., & Ninin, H. (2024). Studi tentang Ideologi Childfree pada Perempuan Dewasa yang Belum Menikah. 8(1), 66–82. https://jurnal.unpad.ac.id/jpsp/

Creswell, J. W. . (2014). Research design : qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE.

Nasution, R. D. (2017). PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI TERHADAP EKSISTENSI BUDAYA LOKAL EFFECT OF THE DEVELOPMENT OF COMMUNICATION INFORMATION TECHNOLOGY ON LOCAL CULTURAL EXISTENCE.

Doyle, J., Pooley, J. A., & Breen, L. (2013). A phenomenological exploration of the childfree choice in a sample of Australian women. Journal of Health Psychology, 18(3), 397–407. https://doi.org/10.1177/1359105312444647

Eriyanto. (2002). Analisis framing : konstruksi, ideologi, dan politik media. LKiS.

Jenuri, Islamy, M. R. F., Komariah, K. S., Suwarma, D. M., & Fitria, A. H. N. (2022). FENOMENA CHILDFREE DI ERA MODERN: STUDI FENOMENOLOGIS GENERASI GEN Z SERTA PANDANGAN ISLAM TERHADAP CHILDFREE DI INDONESIA. Sosial Budaya, 19(2).

Nallanie, F., & Nathanto, F. (2024). Childfree di Indonesia, Fenomena atau Viral Sesaat? Syntax Idea, 6(6), 2663–2673. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v6i6.3457

Pan, Z., & Kosicki, G. M. (1993). Framing analysis: An approach to news discourse. Political Communication, 10(1), 55–75. https://doi.org/10.1080/10584609.1993.9962963

Rizka, S. M., Yeniningsih, T. K., Mutmainnah, & Yuhasriati. (2024). Childfree Phenomenon in Indonesia.

Suryakusuma, J. I. . (2021). Ibuisme Negara. Komunitas Bambu.

Yoedtadi, M. G. (2021). MEDIA ALTERNATIF DI ERA DIGITAL: MELAWAN KAPITALISME MEDIA BARU.

Yulianty, P. D., & Jufri, A. (2020). Perdebatan Empiris : Prinsip Metode Kualitatif dan Kuantitatif Untuk Penelitian Sosial Ekonomi. Value : Jurnal Manajemen Dan Akuntansi, 15(2), 164–172. https://doi.org/10.32534/jv.v15i2.1291

Yuniarti, & Panuntun, S. B. (2023). MENELUSURI JEJAK CHILDFREE DI INDONESIA. https://www.

Downloads

Published

2026-01-23

How to Cite

Fatara, A. S., Basith, A. A., & Hartoyo, N. M. (2026). Childfree dalam Kacamata Media Media Alternatif: Pembingkaian Makna dalam Pemberitaan Konde.co. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 6(2), 13. https://doi.org/10.53697/iso.v6i2.3772

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.