Mengungkap Akar Penyebab Korupsi sebagai Bentuk Fraud di Sektor Publik pada PT Pertamina Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.53697/iso.v6i2.4108Keywords:
Korupsi, Fraud, Sektor Publik, Fraud Hexagon, Pengendalian InternalAbstract
Korupsi sebagai bentuk fraud di sektor publik merupakan isu yang terus menjadi perhatian dalam tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia. Kompleksitas operasional, besarnya nilai transaksi, serta lemahnya pengawasan internal menyebabkan sektor ini memiliki risiko fraud yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab korupsi pada kasus PT Pertamina tahun 2025 dengan menggunakan perspektif fraud dalam sektor publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus. Data diperoleh melalui studi dokumentasi dan literature review yang bersumber dari laporan lembaga resmi, jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, serta media kredibel seperti ACFE, OECD, Transparency International, dan Reuters. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan mengacu pada teori Fraud Triangle dan Fraud Hexagon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korupsi dipengaruhi oleh faktor individu, organisasi, dan sistem yang saling berinteraksi. Faktor individu meliputi tekanan finansial dan rasionalisasi, sedangkan faktor organisasi berkaitan dengan lemahnya pengendalian internal, rendahnya transparansi, dan kurang efektifnya pengawasan. Pada level sistem, kompleksitas regulasi dan adanya celah kebijakan meningkatkan risiko penyalahgunaan wewenang dan kolusi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa faktor organisasi dan sistem menjadi faktor yang paling dominan dibanding faktor individu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fraud di sektor publik tidak hanya dipengaruhi oleh perilaku individu, tetapi juga oleh kelemahan tata kelola dan sistem pengawasan organisasi. Oleh karena itu, penguatan pengendalian internal, transparansi, dan budaya integritas menjadi langkah penting dalam pencegahan korupsi di sektor publik.
References
Albrecht, W. S., Albrecht, C. O., Albrecht, C. C., & Zimbelman, M. F. (2020). Fraud Examination (6th ed.). Cengage Learning.
Association of Certified Fraud Examiners. (2022). Report to the Nations: Occupational Fraud 2022.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Cressey, D. R. (1953). Other People’s Money: A Study in the Social Psychology of Embezzlement. Free Press.
Dorminey, J., Fleming, A. S., Kranacher, M. J., & Riley, R. A. (2020). Beyond the fraud triangle. CPA Journal.
Free, C., & Murphy, P. R. (2021). The ties that bind: Organizational culture and fraud. Accounting, Organizations and Society, 89.
Irma, A., & Myharto, W. S. (2026). Fraud triangle perspective on corruption in state-owned enterprises: Evidence from the PT Timah, Tbk case. Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam, 1–13.
Kassem, R., & Higson, A. (2020). The new fraud triangle model. Journal of Emerging Trends in Economics.
Kohar, Y. P. (2024). Overview of fraud dynamics in government: Trends, causes, and mitigation strategies.
Kurniawan, D., & Sari, N. (2025). Digitalisasi pengelolaan keuangan publik dan pencegahan fraud pada sektor pemerintahan. Jurnal Akuntansi dan Governance, 7(1), 45–58.
Lee, M. (2026). The role of internal control systems in preventing financial fraud in SMEs. https://www.researchgate.net/publication/401471174
Lokanan, M. (2022). Challenges in fraud detection in public sector organizations. Journal of Financial Crime.
Mardiasmo. (2018). Akuntansi Sektor Publik. Andi Offset.
Nailufar, A. (2026). Effectiveness of internal control systems and governance on fraud prevention.
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2024). Conflict of interest and corruption risk management in public institutions.
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2025). Government at a Glance 2025: Corruption Risk Management and Internal Audit.
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2026). Anti-Corruption and Integrity Outlook 2026.
Prasetyo, H., & Wulandari, R. (2023). Pengaruh pengendalian internal terhadap pencegahan fraud pada BUMN di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, 8(2), 120–133.
Reuters. (2025). Indonesia corruption case linked to state energy firm.
Rizaya, A., & Nurhazana. (2025). The influence of fraud triangle elements on indications of financial statement fraud in SOEs.
Said, J., Alam, M. M., & Aziz, M. A. (2022). Internal control and fraud prevention. Journal of Financial Crime.
Saikhu, S., Suhardjanto, D., Probohudono, A. N., & Widarjo, W. (2025). A systematic review of fraud: An overview of state-owned enterprises. Cogent Business & Management, 12(1), 2518493.
Setiawan, A., & Putri, D. (2024). Budaya organisasi dan risiko fraud pada sektor publik Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 33–47.
Transparency International. (2023). Corruption Perceptions Index 2023.
Vousinas, G. L. (2019). Advancing theory of fraud: The SCORE model. Journal of Financial Crime, 26(1), 372–381.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications. Sage Publications.
Zamzami, F., Faiz, I. A., & Mukhlis. (2021). Audit Internal: Konsep dan Praktik. Gadjah Mada University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Faaiqotun Nikmah Irsyani, Tiffany Shahnaz Wati, Maslina Samosir, Abigaiel Chrislovelan Lesbasa, Tries Ellia Sandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



