Strategi Komunikasi Politik Tim Sukses Prabowo Subianto di Pesta Rakyat dalam Meraih Suara Gen Z di Pemilu 2024

Authors

  • Naura Rania Bari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
  • Nikolas Silitonga Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
  • Vionita Shakila Maharani Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
  • Zitha Yolanda Raya Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
  • Muhammad Prakoso Aji Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3237

Keywords:

Strategi Komunikasi Politik, Pesta Rakyat, Generasi Z, kampanye atau Kampanye Politik, Pesan Politik

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana tim kampanye Prabowo Subianto memanfaatkan Pesta Rakyat sebagai strategi komunikasi politik hybrid untuk menarik perhatian pemilih Generasi Z pada Pemilu Presiden Indonesia 2024. Meningkatnya dominasi Gen Z dalam komposisi pemilih serta perilaku politik mereka yang berorientasi digital menciptakan tantangan baru bagi aktor politik dalam membangun resonansi yang bermakna dengan pemilih muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pesan politik dikonstruksi, bagaimana saluran media dipilih, dan bagaimana citra kandidat dibentuk dalam format kampanye berbasis hiburan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan pengumpulan data berbasis studi literatur, penelitian ini menerapkan teori komunikasi politik McNair untuk mengeksplorasi empat dimensi analitis: pesan, media, citra, dan efektivitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Pesta Rakyat berhasil mentransformasikan komunikasi politik menjadi lebih visual, emosional, dan berbasis pengalaman melalui perpaduan antara acara offline berskala besar dan amplifikasi online melalui platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube. Model hybrid ini memperluas jangkauan pesan dan meningkatkan kedekatan kandidat dengan audiens Gen Z. Namun, strategi ini juga menghadapi keterbatasan, terutama terkait risiko keterlibatan yang dangkal dan menurunnya substansi kebijakan ketika elemen hiburan mendominasi pesan politik. Secara keseluruhan, penelitian menyimpulkan bahwa kampanye hybrid berbasis hiburan memiliki potensi besar untuk memobilisasi pemilih muda, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada konsistensi pesan, autentisitas kandidat, serta keseimbangan antara daya tarik emosional dan substansi komunikasi politik.

References

Amelia, G. (2024). Partisipasi Gen Z dalam Politik. Berita Fakultas Hukum UNIS. https://fh.unis.ac.id/node/123

Azzahra, A. N., Kuswanti, A., Sekarningrum, A. A., Ari Sulistyanto, Rahayunianto, A., Leonardi, A., Meidina, A. P., Fitrianti, A., Azmi, B. F., Bangun, C. R. A., Astari, D. W., Soelistyowati, D., Intyaswati, D., Kartikawati, D., Prasetyo, D., Dwinarko, Wirawan, F. W., Hariyati, F., Bilqis, F., … PT. (2014). Transformasi Komunikasi Digital Menuju Indonesia Berkelanjutan : Komunikasi Digital Dinamika Budaya (Jarwati (ed.)). Penerbit PT Elex Media Komputindo

Engelbert, S. M. A. (2025). Peran teknologi komunikasi dalam meningkatkan efektivitas pemasaran digital pada generasi Z. Sintesa, 4(01), 63-85.

Falah, Z. (2024). PERAN KOMUNIKASI POLITIK DALAM MEMBENTUK CITRA KANDIDAT PEMILU. Вестник Росздравнадзора, 5(9), 1868–1876. https://jurnal.syntax-idea.co.id/index.php/syntax-idea/article/view/2876

Gramcsi, P. F. B. A. (2024). Komunikasi politik kampanye pemilu di Indonesia 2024. Lingue: Jurnal Bahasa dan Sastra, 17(2), 150-170.

Hafid, H., Jannah, S. R., & Jauhari, M. (2024). Strategi Komunikasi Politik “Nyantri” Prabowo Subianto dalam Memenangkan Pilpres 2024. Jurnal Riset Komunikasi, 7(2), 262–277. https://doi.org/10.38194/jurkom.v7i2.1041

Hasan, K. (2009). Komunikasi politik dan pecitraan (analisis teoritis pencitraan politik di Indonesia). Jurnal Online Dinamika fisip Unbara Palembang, volume 2 Nomor 4.

Kim, E., & Patterson Jr, S. H. A. W. N. (2025). The American viewer: Political consequences of entertainment media. American Political Science Review, 119(2), 917-931.

Klüser, K. J. (2025). From Entertainment to Engagement? Entertainment Figures’ Political Messaging and Audience Responses in the Digital Age. Political Communication, 00(00), 1–24. https://doi.org/10.1080/10584609.2025.2498526

Komisi Pemilihan Umum. (2024). Data Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2024. Jakarta: KPU

Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif (S. Fitratun Annisya & S. Sukarno, S.IP. (eds.); 1st ed., Vol. 6). Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP).

Livingstone, S. (2018). iGen: why today’s super-connected kids are growing up less rebellious, more tolerant, less happy – and completely unprepared for adulthood. Journal of Children and Media, 12(1), 118–123. https://doi.org/10.1080/17482798.2017.1417091

Loader, B. D., Vromen, A., & Xenos, M. A. (2014). The networked young citizen: Social media, political participation and civic engagement. Information, Communication & Society, 17(2), 143–150.

McNair, B. (2018). An Introduction to Political Communication (6th ed.). London: Routledge.

Medina Serrano, J. C., Papakyriakopoulos, O., & Hegelich, S. (2020). Dancing to the partisan beat: A first analysis of political communication on TikTok. arXiv preprint arXiv:2004.05478.

Pickard, S. (2019). Politics, protest and young people: Political participation and dissent in the 21st century. Palgrave Macmillan.

Prabowo Subianto. (2024, February 10). LIVE | Pesta Rakyat untuk Indonesia Maju [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/live/etcP44Y4KAU?si=B05-3jzdTnNq1PlU

Pratama, M. H. P., & Efendi, E. (2024). Strategi Komunikasi Digitalisasi Ganjar Pranowo Menuju Pilpres 2024. Medium, 12(1), 1-18.

Quail, D. (2010). McQuail’s Mass Communication Theory (6th ed.). London: Sage Publications.

Rahman, A. (2020). Komunikasi Politik dalam Era Digital: Strategi dan Tantangan. Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(2), 45–60.

Rajab, M., Lestari, D. T., Taya, L., & Ridwan, H. (2025). Mengoptimalkan Kampanye Sosial Digital Melalui Media Online Untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Di Kalangan Milenial Desa Tapulaga. Journal of Community Dedication, 5(1), 184-201.

Ramaniya, J., Nurrohmah, K., Nuruzzahroh, M., Kushardiansyah, A., & Nisa, P. K. (2025). Strategi Kampanye Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 pada Program “Desak Anies” di Channel Youtube Anies Baswedan. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 216-224.

SINHA, P. (2025) The Role Of Emotional Marketing In Digital Ad Campaigns. Ile Multidisciplinary Journa, 4(1), 497-512.

Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. In Penerbit Alfabeta (Cetakan Ke). https://elibrary.stikesghsby.ac.id/index.php?p=show_detail&id=1879&keywords=

Suwahyono, N. (2004). Pedoman Penampilan Majalah Ilmiah Indonesia. Jakarta: Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah, LIPI.

Wahyuningroem, S. L., Heryadi, D., Sirait, R., & Uljanatunnisa, U. (2025). Youth political participation and digital movement in Indonesia : the case of # ReformasiDikorupsi and # TolakOmnibusLaw Sri Lestari Wahyuningroem. F1000Research, 12(543), 1–26.

Wibowo, S. K. A., & Adiprasetio, J. (2019). Performativitas Debat Calon Presiden. Dalam Seminar Nasional MACOM III: Communication and Information Beyond Boundaries (hlm. 155–164). Aksel Media Akselerasi.

Winata, M. D. (2024). Generasi Z Sebagai Penentu Pemilu 2024 di Indonesia. Jurnal Politik dan Komunikasi, 10(1), 22-38.

Downloads

Published

2025-11-26

How to Cite

Bari, N. R., Silitonga, N., Maharani, V. S., Raya, Z. Y., & Prakoso Aji, M. (2025). Strategi Komunikasi Politik Tim Sukses Prabowo Subianto di Pesta Rakyat dalam Meraih Suara Gen Z di Pemilu 2024. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 6(1), 11. https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3237

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.