Pengembangan Hukum Perjanjian di Indonesia: Dalam Kekuatan Hukum Perjanjian Tidak Tertulis atau Perjanjian Lisan
DOI:
https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3583Keywords:
Hukum Perjanjian, Perjanjian Lisan, Perjanjian Tidak TertulisAbstract
Penelitian ini hendak memotret mengenai pengaturan perjanjian menurut hukum perjanjian di Indonesia (KUHPerdata) yang kemudian menganalisis kekuatan hukum perjanjian yang dibuat secara lisan serta pembuktiannya di pengadilan. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif yang dilakukan dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian diatur secara khusus dalam KUHPerdata, Buku III, Bab II tentang “Perikatan-perikatan yang Dilahirkan dari Kontrak atau Perjanjian” dan Bab V sampai dengan Bab XVIII yang mengatur asas asas hukum dan norma-norma hukum perjanjian pada umumnya, serta norma-norma hukum perjanjian yang mempunyai karakteristik khusus yang lebih dikenal dengan istilah perjanjian bernama. KUHPerdata sendiri tidak menyebutkan secara tegas mengenai “perjanjian secara tertulis”. Apabila suatu perjanjian lisan telah memenuhi syarat sahnya perjanjian sesuai dengan rumusan Pasal 1320 KUHPerdata, maka tetaplah sah dan memiliki kekuatan hukum untuk menyatakan seseorang melakukan wanprestasi. Namun apabila perjanjian lisan tersebut disangkal/tidak diakui oleh pihak yang diduga melakukan wanprestasi, perjanjian lisan tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum untuk menyatakan seseorang melakukan wanprestasi, karena perjanjian tersebut bisa benar adanya dan bisa juga tidak ada, tergantung dari pembuktian para pihak. Proses pembuktian di pengadilan terkait perjanjian lisan tidak dapat menggunakan alat bukti surat, sebab tidak ada dokumen tertulis dari perjanjiannya. Para pihak dapat mengajukan alat bukti saksi, yakni minimal dua orang saksi atau satu orang saksi disertai dengan alat bukti yang lain.
References
Ali, A., Fitrian, A., & Hutomo, P. (2022). KEPASTIAN HUKUM PENERAPAN ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK DALAM SEBUAH PERJANJIAN BAKU DITINJAU BERDASARKAN PASAL 1338 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 1(2), 270–278. https://doi.org/10.55681/sentri.v1i2.234
Amalia, N. (2013). Hukum Perikatan. Unimal Press.
Arif, Z. (2024). PERKEMBANGAN HUKUM PERDATA DI INDONESIA TINJAUAN HISTORIS DAN KONTEKSTUAL. ISLAMIC BUSSINESS LAW REVIEW, 6(1). https://doi.org/10.30821/iblr.v6i1.21354
Arifin, M. (2020). MEMBANGUN KONSEP IDEAL PENERAPAN ASAS IKTIKAD BAIK DALAM HUKUM PERJANJIAN. Jurnal Ius Constituendum, 5(1), 66–82. https://doi.org/10.26623/jic.v5i1.2119
Astuti, N. K. (2016). ANALISA YURIDIS TENTANG PERJANJIAN DINYATAKAN BATAL DEMI HUKUM. To-Ra, 2(1), 279–286. https://doi.org/10.33541/tora.v2i1.1130
Budiman, H. (2023). Penyelesaian Perjanjian Lisan Akibat Wanprestasi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Logika : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan, 14(02), 213–224. https://doi.org/10.25134/logika.v14i02.8856
Ghassani, D. N., Mulyati, E., & Permata, R. R. (2023). Penerapan Klausula Baku oleh Endorsee dalam Perjanjian Endorsement Dikaitkan dengan Asas Kepatutan. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 17(6), 4017–4036. https://doi.org/10.35931/aq.v17i6.2719
Ginting, J. B. (2022). KEKUATAN MENGIKAT PERJANJIAN SECARA LISAN. The Juris, 6(2), 429–436. https://doi.org/10.56301/juris.v6i2.612
Gumanti, R. (2012). SYARAT SAHNYA PERJANJIAN (Ditinjau Dari KUHPerdata). Jurnal Pelangi Ilmu, 5(01). https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JPI/article/view/900
Handriani, A., & Mulyanto, E. (2021). Kepastian Hukum Terkait Pentingnya Melakukan Perjanjian Tertulis dalam Bertransaksi. Pamulang Law Review, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.32493/palrev.v4i1.12787
Hanifah, I. Y., Khoirotunnisa, & Nugroho, L. D. (2025). Analisis Yuridis Kekuatan Pembuktian Perjanjian Lisan dalam Penyelesaian Sengketa Wanprestasi Berdasarkan Putusan Pengadilan No: 44/pdt.G/2025/PN.YYK. Justness : Jurnal Hukum Politik dan Agama, 5(2). https://doi.org/10.61974/justness.v5i2.91
Hidayah, N. (2019). ASAS KONTRAK PERJANJIAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM. Al-Huquq: Journal of Indonesian Islamic Economic Law, 1(2), 166–184. https://doi.org/10.19105/alhuquq.v1i2.3183
H.S, S. (2021). Hukum Kontrak: Teori dan Teknik Penyusunan Kontrak. Sinar Grafika.
Ishak, V. D. (2016). AKIBAT HUKUM TIDAK DIPENUHINYA SYARAT SUBYEKTIF DALAM SUATU PERJANJIAN. LEX ET SOCIETATIS, 4(7). https://doi.org/10.35796/les.v4i7.12618
Jabalnur, Ruliah, Haris, O. K., Yuningsih, D., Zahrowati, & Aci, M. H. L. (2024). Perjanjian di Bawah Tangan Ditinjau dari Asas Pacta Sunt Servanda. Halu Oleo Legal Research, 6(2), 247–257. https://doi.org/10.33772/holresch.v6i2.848
Kusumaatmadja, M. (2006). Konsep-Konsep Hukum dalam Pembangunan. Alumni.
Mahliyanti, A. W. (2017). Penerapan Asas Itikad Baik dalam PErjanjian Hutang Piutang (Studi Kasus Perkara Perdata Nomor: 16/PDT.G/2014/PN.PRM) [Tesis, Universitas Andalas]. http://scholar.unand.ac.id/30120/
Nugroho, L. D. (2016). ITIKAD BAIK SEBAGAI TOLAK UKUR PERBUATAN DEBITOR DALAM KEPAILITAN. Era Hukum - Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum, 14(2). https://doi.org/10.24912/era
Panggabean, R. M. (2010). Keabsahan Perjanjian dengan Klausul Baku. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 17(4), 651–667. https://doi.org/10.20885/iustum.vol17.iss4.art8
Politon, R. (2017). PEMENUHAN HAK DAN KEWAJIBAN SESUAI KESEPAKATAN PARA PIHAK DALAM KONTRAK DITINJAU DARI KITAB UNDANG UNDANG HUKUM PERDATA. LEX CRIMEN, 6(3). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/lexcrimen/article/view/15609
Rusli, T. (2015). Asas Kebebasan Berkontrak sebagai Dasar Perkembangan Perjanjian di Indonesia. Pranata Hukum, 10(1), 26780.
Saputra, F., & Gultom, E. (2025). Asas Itikad Baik Dalam Penggantian Ongkos Pasca Perbuatan Sukarela | Media of Law and Sharia. https://mls.umy.ac.id/index.php/mlsj/article/view/198
Sihotang, E. L. (2024). KEABSAHAN PERJANJIAN JUAL BELI SECARA TIDAK TERTULIS BERDASARKAN HUKUM PERDATA SKRIPSI [Skripsi, Universitas HKBP Nommensen]. https://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/9945
Sinaga, N. A. (2015). KESELARASAN ASAS-ASAS HUKUM PERJANJIAN UNTUK MEWUJUDKAN KEADILAN BAGI PARA PIHAK DALAM SUATU PERJANJIAN. JURNAL MITRA MANAJEMEN, 7(1). https://doi.org/10.35968/jmm.v7i1.529
Sinaga, N. A. (2018a). PERANAN ASAS ITIKAD BAIK DALAM MEWUJUDKAN KEADILAN PARA PIHAK DALAM PERJANJIAN. JURNAL ILMIAH M-PROGRESS, 8(1). https://doi.org/10.35968/m-pu.v8i1.186
Sinaga, N. A. (2018b). Peranan Asas-Asas Hukum Perjanjian Dalam Mewujudkan Tujuan Perjanjian. Binamulia Hukum, 7(2), 107–120. https://doi.org/10.37893/jbh.v7i2.318
Sinaga, N. A. (2019). IMPLEMENTASI HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK DALAM HUKUM PERJANJIAN. JURNAL ILMIAH HUKUM DIRGANTARA, 10(1). https://doi.org/10.35968/jh.v10i1.400
Sopiani, S., Senda, V. N., Muzzamil, M. F., & Anugrah, D. (2024). IMPLIKASI HUKUM KETIDAKTERPENUHAN SYARAT SUBJEKTIF DALAM PASAL 1320 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA TERHADAP KEABSAHAN PERJANJIAN. Letterlijk, 1(2), 169–182.
Syaifuddin, M. (2012). Hukum Kontrak: Memahami Kontrak Dalam Perspektif Filsafat, Teori, Dogmatik, dan Praktik Hukum. Mandar Maju.
Syamsiah, D. (2021). Kajian Terkait Keabsahan Perjanjian E-commerce Bila Ditinjau dari Pasal 1320 Kuhperdata Tentang Syarat Sah Perjanjian. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(1), 327–332. https://doi.org/10.47492/jip.v2i1.1443
Tampanguma, C. I. (2021). KEKUATAN HUKUM PEMBUKTIAN DALAM PERJANJIAN AKTA DIBAWAH TANGAN. LEX PRIVATUM, 9(11). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/lexprivatum/article/view/38368
Tiodor, P. C., Tjahyani, M., & Asmaniar. (2023). Pembuktian Wanprestasi Perjanjian Utang Piutang Secara Lisan. Krisna Law : Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana, 5(1), 27–39. https://doi.org/10.37893/krisnalaw.v5i1.208
Umami, A. M., & Dudy, A. A. (2023). Realiasi Hukum Perjanjian Dalam Dinamika Hukum Di Indonesia. Parhesia, 1(2), 136–141. https://doi.org/10.29303/parhesia.v1i2.3649
Vijayantera, I. W. A. (2020). KAJIAN HUKUM PERDATA TERHADAP PENGGUNAAN PERJANJIAN TIDAK TERTULIS DALAM KEGIATAN BISNIS. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 6(1), 115–125. https://doi.org/10.23887/jkh.v6i1.23445
Yuanitasari, D., & Kusmayanti, H. (2020). PENGEMBANGAN HUKUM PERJANJIAN DALAM PELAKSANAAN ASAS ITIKAD BAIK PADA TAHAP PRA KONTRAKTUAL. ACTA DIURNAL Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, 3(2), 292–304.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arwin Ardianto Sunardi, Fendi Setyawan, Firman Floranta Adorana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



