Merayakan Perbedaan sebagai Praktik Pendidikan Demokrasi: Studi Kualitatif tentang Toleransi Beragama di Sekolah dan Masyarakat

Authors

  • Devi Hidayat Universitas Pendidikan Indonesia
  • Dadang Sundawa Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3727

Keywords:

Toleransi Beragama, Pendidikan Demokrasi, Pembelajaran IPS, Masyarakat Multicultural

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik toleransi beragama sebagai bentuk nyata pendidikan demokrasi dalam kehidupan sekolah dan masyarakat multikultural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang berlokasi di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, wilayah dengan karakter masyarakat multireligius yang relatif harmonis. Subjek penelitian meliputi siswa sekolah menengah pertama dari latar belakang agama yang berbeda serta guru dari sekolah dengan karakter keagamaan yang beragam. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, narasi pengalaman siswa, wawancara dan dialog informal dengan guru, serta dokumentasi pendukung, kemudian dianalisis secara deskriptif-tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toleransi beragama terwujud dalam praktik sosial sehari-hari, terutama melalui sikap saling menghormati dan partisipasi lintas agama dalam perayaan hari besar keagamaan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Praktik tersebut mencerminkan toleransi sebagai pengalaman hidup bersama yang demokratis, bukan sekadar nilai normatif. Temuan penelitian juga menegaskan peran strategis sekolah dan guru dalam menanamkan nilai toleransi melalui pembelajaran yang dialogis, partisipatif, dan kontekstual, khususnya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Integrasi nilai toleransi dalam pembelajaran IPS berimplikasi pada penguatan pendidikan demokrasi melalui pengembangan empati, penghargaan terhadap perbedaan, dan kecerdasan kewargaan peserta didik. Penelitian ini menegaskan bahwa merayakan perbedaan dapat dipahami sebagai praktik pendidikan demokrasi yang substansial dalam masyarakat multikultural.

References

Amalia, A., & Nanuru, R. F. (2018). Toleransi beragama masyarakat Bali, Papua, Maluku. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam, 10(1), 154.

Anam, M. S. (2023). The conflicts surrounding establishment of places of worship in Indonesia: A sociological analysis. MJS: Journal of Multicultural Studies, 27(2), 1–12. https://scholarhub.ui.ac.id/mjs/vol27/iss2/22/

Athifa, E., Fahira, D. J., & Gusmaneli. (2025). Peran sekolah dalam membangun karakter toleransi pada siswa multikultural. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(11), 737–744. https://doi.org/10.5281/zenodo.15756165

Banks, J. A. (2008). An introduction to multicultural education (4th ed.). Pearson.

Dewey, J. (1916). Democracy and education: An introduction to the philosophy of education. Macmillan.

Faizin. (2025). Penanaman nilai-nilai toleransi, demokrasi, kesetaraan, dan keadilan melalui pendidikan multikultural. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(2), 3918–3926. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i2.44292

Fitriani, S. (2020). Keberagaman dan toleransi antar umat beragama. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 20(1).

Hengki, F., Muhammad, M. I., & Abi, S. N. (2023). Melacak jejak konflik keagamaan: Membangun peta keragaman agama di Indonesia (2019–2022). Tashwirul Afkar, 42(1).

Jamrah, S. A. (2015). Toleransi antar umat beragama: Perspektif Islam. Jurnal Ushuluddin, 23(2), 186.

Locke, J. (1689). A letter concerning toleration. A. & J. Churchill.

Malia, H., & Soni, A. N. (2020). Analisis konflik antar umat beragama di Aceh Singkil. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 2(2), 93–99.

McLoughlin, C., & Lee, M. J. W. (2008). Future learning landscapes: Transforming pedagogy through social software. Innovate, 4(5).

Normalita, A., Wahab, A., & Kafid, N. (2025). Praktik toleransi dan harmonisasi antar pemeluk agama (Studi fenomenologi Desa Bondo, Jepara). Ri’ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 10(1). http://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/riayah

Rahmawati, C. A., Sa’adah, F., Nawawi, M. F., Azzahra, N. R., Mubarok, S., Nugraha, D. M., & Ruyadi, Y. (2023). Toleransi beragama di perguruan tinggi. Toleransi: Media Komunikasi Umat Beragama, 15(1), 29–. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/toleransi/article/download/24507/9313

Saparwadi. (2016). Agama dan konflik sosial: Studi kasus tentang konflik komunal antar umat beragama di Dusun Ganjar Desa Mareje Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat (Tesis tidak dipublikasikan). IAIN Mataram.

Seo, M. R., Pairikas, F., & Saingo, Y. A. (2025). Potret diskriminasi agama di Indonesia: Studi kasus implementasi nilai keadilan sosial bagi kelompok minoritas. Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah, 3(1), 319–338. https://doi.org/10.59059/mutiara.v3i1.2139

Sukmawati, K. K., Komalasari, K., & Sundawa, D. (2018). The implementation of character education on Civics Education subject at junior high school of UPI. International Journal of Educational Science and Research, 8(1), 45–54.

Sundawa, D. (2016). Fostering democratic intelligence of young citizens through the implementation of civic education classroom as democratic laboratory. In Proceedings of the 1st UPI International Conference on Sociology Education (pp. 55–62). Atlantis Press.

Sundawa, D., & Dahliyana, A. (2022). Strengthening civic education through project citizen as an incubator for democracy education. Kasetsart Journal of Social Sciences, 43(3), 763–768. https://so04.tci-thaijo.org/index.php/kjss/article/view/260344

Supriatna, N., & Malidah, N. (2020). Pedagogi kreatif: Menumbuhkan kreativitas dalam pembelajaran IPS dan sejarah. Rosda.

Syaibani, I. A., & Salik, M. (2021). Pendidikan toleransi antar umat beragama melalui pendidikan agama Islam (Menelusuri pemikiran Gus Dur). Al-Fikrah: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman, 4(2), 1–15. https://jurnal.alhamidiyah.ac.id/index.php/al-fikrah/article/download/115/140

Taylor, C. (2007). A secular age. Harvard University Press.

UNESCO. (2022). Guidelines on intercultural education.

Wahyono, S. B., Budiningsih, A., & Rahmadonna, S. R. (2022). Multicultural education and religious tolerance: Elementary school teachers’ understanding of multicultural education in Yogyakarta. Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, 60(2), 467–508. https://doi.org/10.14421/ajis.2022.602.467-508

Wende, A. A., Bura, B. A. D., & Dermawan, F. (2025). Analisis toleransi beragama di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere. Merkurius: Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika, 3(2), 87–102. https://doi.org/10.61132/merkurius.v3i2.718

Downloads

Published

2026-01-17

How to Cite

Hidayat, D., & Sundawa, D. (2026). Merayakan Perbedaan sebagai Praktik Pendidikan Demokrasi: Studi Kualitatif tentang Toleransi Beragama di Sekolah dan Masyarakat. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 6(1), 14. https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3727

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.