Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Virtual

Studi Kasus pada Payungi Kampung Kreatif Kota Metro

Authors

  • Gusti Berly Bestari Universitas Bandar Lampung
  • M Denu Poyo Universitas Bandar Lampung
  • Noning Verawati Universitas Bandar Lampung

DOI:

https://doi.org/10.53697/iso.v5i2.3839

Keywords:

New Media, Social Media, Virtual Community, Instagram, Case Study

Abstract

Media sosial telah menciptakan ruang interaktif baru yang memungkinkan terbentuknya komunitas virtual yang melampaui batas geografis, dengan ikatan yang dibangun melalui kesamaan minat, nilai, dan tujuan. Dinamika komunitas virtual menunjukkan bahwa pola komunikasi dan struktur percakapan merupakan faktor penting dalam memperkuat rasa memiliki dan kohesi sosial di ranah digital. Namun demikian, kajian mengenai peran media sosial dalam membangun komunitas virtual pada konteks lokal, khususnya pada Payungi Kampung Kreatif, masih tergolong terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media sosial dalam membangun dan memperkuat komunitas virtual Payungi Kampung Kreatif di Kota Metro, sekaligus menelaah sejauh mana media sosial mampu menumbuhkan kebersamaan, memfasilitasi pertukaran gagasan, dan mendorong kolaborasi antaranggota komunitas. Media sosial, khususnya Instagram, telah menjadi salah satu platform yang paling populer karena kemudahan dan fleksibilitasnya dalam menyajikan pesan melalui teks, gambar, dan video. Saat ini, Instagram tidak hanya berfungsi sebagai platform berbagi foto, tetapi juga telah berkembang menjadi alat komunikasi visual yang membentuk pola interaksi pengguna melalui fitur-fitur seperti feed, story, reel, dan siaran langsung. Melalui fitur-fitur tersebut, pengguna dapat membangun komunikasi yang lebih personal dan emosional sehingga membentuk gaya komunikasi yang khas. Gaya komunikasi, yang merujuk pada cara individu menyampaikan pesan dan mengekspresikan diri, memiliki peran strategis dalam membangun citra diri sekaligus meningkatkan keterlibatan audiens. Gaya komunikasi yang efektif mampu menarik perhatian, memperkuat ikatan emosional, dan mendorong interaksi yang lebih intens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data diuji melalui triangulasi, member check, serta penggunaan dokumen pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

References

Ahmadin. (2022). Komunitas virtual dalam pembelajaran sosiologi. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran (JP3), 4(3), 63–68. https://doi.org/10.31970/pendidikan.v4i3.477

Armaya, A. A., Yasmin, A. S., Agustina, D., & Nurbaiti. (2023). Pemanfaatan media sosial sebagai sarana pengembangan komunitas virtual. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisipline, 1(11). https://doi.org/10.5281/zenodo.10393672

Baym, N. K., & Boyd, D. (2022). Socially mediated publicness: Rethinking digital community. Journal of Communication, 72(3), 320–339. https://doi.org/10.1093/joc/jqac006

Bennett, W. L., & Segerberg, A. (2021). The logic of connective action revisited. Information, Communication & Society, 24(9), 1245–1263. https://doi.org/10.1080/1369118X.2020.1713849

Boyd, D. (2010). Social network sites as networked publics: Affordances, dynamics, and implications. Dalam Z. Papacharissi (Ed.), A networked self: Identity, community, and culture on social network sites (hlm. 39–58). Routledge.

Bucher, T., & Helmond, A. (2021). The affordances of social media platforms. New Media & Society, 23(2), 233–253. https://doi.org/10.1177/1461444820912442

Calefato, F., Lanubile, F., & Novielli, N. (2022). Interactivity in social media and the sense of belonging in online communities. Online Information Review, 46(7), 1243–1260. https://doi.org/10.1108/OIR

Castells, M. (2011). The rise of the network society (2nd ed.). Wiley-Blackwell.

Ellison, N. B., Steinfield, C., & Lampe, C. (2020). Social capital, self-esteem, and use of online social network sites. Journal of Computer-Mediated Communication, 25(1), 1–17. https://doi.org/10.1093/jcmc/zmz015

Hampton, K. N., & Wellman, B. (2022). Lost and saved… again: The moral panic about social media. American Behavioral Scientist, 66(9), 1305–1326. https://doi.org/10.1177/00027642211003160

Hollebeek, L. D., Clark, M. K., Andreassen, T. W., Sigurdsson, V., & Smith, D. (2022). Customer engagement in digital communities. Journal of Interactive Marketing, 58, 1–16. https://doi.org/10.1016/j.intmar.2021.10.002

Kietzmann, J. H., Hermkens, K., McCarthy, I. P., & Silvestre, B. S. (2011). Social media? Get serious! Understanding the functional building blocks of social media. Business Horizons, 54(3), 241–251.

Kietzmann, J. H., Paschen, J., & Treen, E. (2021). Artificial intelligence in advertising: How marketers can leverage AI. Journal of Advertising Research, 61(3), 263–267. https://doi.org/10.2501/JAR-2021-033

Lomborg, S., & Kapsch, P. H. (2020). Decoding algorithms: Social media platforms as infrastructures of participation. Media, Culture & Society, 42(5), 745–761. https://doi.org/10.1177/0163443719895301

Miller, D., Costa, E., Haynes, N., McDonald, T., Nicolescu, R., Sinanan, J., … Wang, X. (2021). The global social media impact study. UCL Press.

Obar, J. A., & Oeldorf-Hirsch, A. (2023). Social media and civic engagement revisited. Journal of Communication, 73(1), 1–18.

Papacharissi, Z. (2021). The affective publics of digital storytelling. Information, Communication & Society, 24(2), 1–18. https://doi.org/10.1080/1369118X.2020.1736120

Pariser, E. (2011). The filter bubble: What the Internet is hiding from you. Penguin Press.

Putnam, R. D., Chen, Y., & Cohen, T. (2020). Social capital and digital participation. Social Science Quarterly, 101(5), 1802–1820. https://doi.org/10.1111/ssqu.12856

Rheingold, H. (1993). The virtual community: Homesteading on the electronic frontier. Addison-Wesley.

Scolere, L., Pruchniewska, U., & Duffy, B. E. (2021). Constructing authenticity on social media. Social Media + Society, 7(1), 1–12. https://doi.org/10.1177/2056305120984476

Tessitore, T., & Michelini, L. (2023). Visual communication and engagement on Instagram. Journal of Business Research, 154, 113351. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2022.113351

Twenge, J. M., & Campbell, W. K. (2019). Media use and psychological well-being. Journal of Adolescent Psychology, 58, 1–18.

Valenzuela, S., Halpern, D., & Katz, J. E. (2020). Social network sites and political participation. Journal of Communication, 70(2), 183–210. https://doi.org/10.1093/joc/jqz042

Wellman, B., Quan-Haase, A., Boase, J., Chen, W., Hampton, K., Díaz, I., & Miyata, K. (2021). The networked nature of community. Information, Communication & Society, 24(12), 1731–1749. https://doi.org/10.1080/1369118X.2020.1818538

Downloads

Published

2025-12-28

How to Cite

Bestari, G. B., Poyo, M. D., & Verawati, N. (2025). Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Virtual: Studi Kasus pada Payungi Kampung Kreatif Kota Metro. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(2), 8. https://doi.org/10.53697/iso.v5i2.3839

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 30 31 32 33 34 35 36 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.