Monumen Perjuangan Anjasmara di Desa Gesing, Banjar, Buleleng, Bali: Latar Belakang, Nilai-Nilai Karakter, dan Strategi Pemanfaatannya sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA

Authors

  • Andini Dian Pratiwi Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Wayan Pardi Universitas Pendidikan Ganesha
  • Desak Made Oka Purnawati Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.4161

Keywords:

Monumen Perjuangan Anjasmara, Nilai-Nilai Karakter, Sumber Belajar Sejarah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang pendirian Monumen Perjuangan Anjasmara di Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terkandung di dalamnya, serta mengkaji strategi pemanfaatannya sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan pendekatan kualitatif melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumen, dan studi pustaka dengan melibatkan tokoh masyarakat, perangkat desa, dan tenaga pendidik sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendirian Monumen Perjuangan Anjasmara di Desa Gesing dilatarbelakangi oleh faktor historis, faktor sosial, dan faktor pendidikan yang berkaitan dengan perjuangan pasukan Ciung Wanara yang dimpimpin oleh I Gusti Ngurah Rai pada tahun 1946 dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia melalui strategi perang gerilya. Monumen ini dibangun sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pejuang sekaligus sebagai sarana dalam menjaga ingatan kolektif masyarakat Desa Gesing terhadap peristiwa sejarah lokal. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa Monumen Perjuangan Anjasmara mengandung nilai-nilai karakter seperti kerja keras, semangat kebangsaan, cinta tanah air, peduli sosial, dan tanggung jawab yang relevan dalam pembentukan karakter generasi muda. Pemanfaatan monumen sebagai sumber belajar sejarah dinilai mampu menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna karena para peserta didik dapat menghubungkan materi sejarah dengan lingkungan di sekitar mereka. Dengan demikian, Monumen Perjuangan Anjasmara tidak hanya berfungsi sebagai peninggalan sejarah lokal, tetapi juga sebagai media pendidikan yang efektif dalam mendukung pembelajaran sejarah dan penguatan karakter peserta didik di SMA.

References

Aditiya, B. (2023). Yudha Mandala Tama Sang Laskar Masyarakat Game 3D Sejarah Berbasis Desktop [Universitas Pendidikan Ganesha]. http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/14342

Agung, A. A. G. P. (1992). Sejarah Revolusi Kemerdekaan Daerah Bali. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Aji, G. S. (2015). Landmark Monumen Yogya Kembali Studi Motivasi, Pengambilan Keputusan, dan Kepuasan Pengunjung. Jurnal Tata Kelola Seni, 29-49.

Antonova, N., Grunt, E., & Merenkov, A. (2017). Monuments in the Structure of an Urban Environment: The Source of Social Memory and the Marker of the Urban Space. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering. https://doi.org/10.1088/1757-899X/245/6/062029

https://doi.org/10.1088/1757-899X/245/6/062029

Arta, K. S., Yasa, I. W. P., Pageh, I. M., & Pardi, I. W. (2024). Periode Akhir Revolusi Fisik di Bali, 1946-1949. Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah Dan Pendidikan, 8(1), 1-18. https://doi.org/https://doi.org/10.29408/fhs.v8i1.22326

https://doi.org/10.29408/fhs.v8i1.22326

Artini, L. P., Sanjaya, D. B., Arta, K. S., & Sindu, I. G. P. (2020). Strategi dan Desain Pembelajaran (D. Safitri (ed.)). PT Rajagrafindo Persada.

Asrori, M. (2013). Pengertiann, Tujuan dan Ruang lingkup Strategi Pembelajarann. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 50, 163-188.

Hajaro, N., Yasa, I. W. P., & Pardi, I. W. (2025). Monumen Perjuangan Angsana Sari Desa Titab, Kecamatan Busungbiu, Buleleng (Latar Belakang dan Strategi Pemanfaatannya sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA). Jurnal Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah, 12(1), 57-72.

https://doi.org/10.23887/jjps.v13i1.85921

Herlina, N. (2020). Metode Sejarah. In Satya Historika (Revisi 2, Vol. 110, Issue 9). Satya Historika.

HISTORIS: Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33-39.

Kuntowijoyo. (1995). Pengantar Ilmu Sejarah (Edisi Baru). Penerbit Tiara Wacana.

Latief, J. A. (2015). Manusia, Filsafat, dan Sejarah. Sinar Grafika Offset. https://books.google.co.id/books?id=Y7QVEQAAQBAJ&lpg=PP1&ots=oQLYXvQ76b &dq=Manusia%2C Filsafat%2C dan Sejarah&lr&hl=id&pg=PP1#v=onepage&q=Manusia, Filsafat, dan Sejarah&f=false

Lenaini, I. (2021). Teknik Pengambilan Sampel Purposive dan Snowball Sampling.

Maryati, T., & Atmadja, N. B. (2014). Pelembagaan Toleransi melalui Pendidikan pada SMA Multiagama di Bali. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 135-144. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jppundiksha.v47i2-3.4865

Pageh, I. M. (2020). Soenda Kecil: Dinamika Menuju Indonesia Raya (I. W. P. Yasa (ed.)).

Pardi, I. W. (2022). Peninggalan Prasejarah di Sekitar di Danau Buyan-Tamblingan dan Potensinya sebagai Sumber Belajar Sejarah di Era Milenial. Jurnal Komunikasi Hukum, 8, 992-1006.

Penerbit Lakeisha.

Potensinya sebagai Sumber Belajar Sejarah Di SMA. Jurnal Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah, 13(2), 146-165.

Priyambodo, A. B. (2017). Implementasi Pendidikan Karakter Semangat Kebangsaan dan Cinta Tanah Air pada Sekolah Berlatar Belakang Islam di Kota Pasuruan. Jurnal Sains Psikologi, 6(1), 9-15.

https://doi.org/10.17977/um023v6i12017p9-15

Purwantari, T. (2012). Seni Bangunan Bersejarah Monumen. Kanak. https://doi.org/978-623-6043-31-8

Ravico, Rochmiatun, E., Sustianingsih, I. M., Susetyo, B., & Ramadhona, N. (2023). Implementasi Heuristik dalam Penelitian Sejarah bagi Mahasiswa. Chronologia, 4(3), 118-128. https://doi.org/http://dx.doi.org/ 10.22236/jhe.v4i3.11089

https://doi.org/10.22236/jhe.v4i3.11089

Siburian, P. (2012). Penanaman dan Implementasi Nilai Karakter Tanggung Jawab. Jurnal Generasi Kampus, 5(1), 85-102.

Sunitra, I. G. N. (2024). Pengembangan Aplikasi Augmented Reality Pengenalan Sejarah Pahlawan Monumen Perjuangan Tri Yudha Sakti [Universitas Pendidikan Ganesha]. http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/18623

Suryawan, I. N. (2024). Jalan ke Tanah Leluhur: Refleksi dari Bali menuju Papua (D. Armedian (ed.); Cetakan Pe). Penerbit BasaBasi.

Wahyu, L. T., Arta, K. S., & Martayana, I. P. H. M. (2025). Situs Ingatan : Tugu Penembakan Tentara (NICA) pada Masa Revolusi Fisik 1947 di Desa Banjar Asem , Seririt , Bali Serta

https://doi.org/10.23887/jjps.v13i2.100343

Widiani, N. K. Y., Arta, K. S., & Purnawati, D. M. O. (2024). Sejarah Napak Tilas Perjuangan I Gusti Ngurah Rai ke Tanah Aron Karangasem, Bali dan Potensinya sebagai Penguat Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka di SMA. Widya Wiyanata: Jurnal Pendidikan Sejarah, 12(03), 154-167. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jjps.v12i3.79883

https://doi.org/10.23887/jjps.v12i3.79883

Yasa, I. W. P. (2019). Nilai Karakter dalam Tradisi Ari-Ari Megantung di Desa Bayung Gede, Kintamani, Bangli, Bali. Jurnal Candra Sangkala, 69-79.

https://doi.org/10.23887/jcs.v1i2.28766

Yunita, I Made; Sugiantiningsih, A. A. P. (2020). Tingkat Antusias Pelajar Kota Denpasar dalam Kunjungan Ke Monumen Perjuangan Rakyat Bali. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 4(2), 966-973.

Downloads

Published

2026-06-05

How to Cite

Pratiwi, A. D., I Wayan Pardi, & Desak Made Oka Purnawati. (2026). Monumen Perjuangan Anjasmara di Desa Gesing, Banjar, Buleleng, Bali: Latar Belakang, Nilai-Nilai Karakter, dan Strategi Pemanfaatannya sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 6(1), 12. https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.4161

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.